Gereja Blenduk

10 Bangunan Kuno di Kota Lama Semarang (Bagian 1)

10 Bangunan Kuno di Kota Lama Semarang (Bagian 1)
5 (100%) 2 votes

Menjelang long weekend lagi di bulan Mei ini, apakah Anda sudah mendapatkan  tiket pesawat murah menuju ke Semarang ? Ada apa Si Semarang? Banyak sekali destinasi wisata Semarang yang bisa Anda kunjungi. Salah satunya Kawasan Kota Lama Semarang.

Berwisata di Kota Semarang tidak afdol rasanya kalau belum jalan-jalan di Kawasan Kota Lama. Kota Lama Semarang mulai dikembangkan sejak tahun 1677. Kawasan ini dulu merupakan pusat tata niaga Kota Semarang. Disebut sebagai Kota Lama karena di kawasan ini terdapat gedung-gedung yang telah berusia hampir 2 abad. Kawasan Kota Lama telah direvitalisasi dan dijadikan kawasan cagar budaya.

Beberapa Gedung tua di Kawasan Kota Lama yang perlu Anda ketahui adalah sebagai berikut :

1. H. Spiegel

Dulu bernama N.V. Winkel Maatschappij H. Spiegel, toko serba ada yang menjual aneka barang model terbaru. Pendiri /pemilik semula adalah Addler (1895) dan kemudian berganti kepemilikan kepada H. Spiegel. Gedung yang terletak di Jalan Suprapto ini beberapa kali digunakan untuk pameran, seperti pada saat Pameran Semarang Kuno, Kini, Nanti.

Gedung H Spiegel

Gedung H Spiegel tampak dari luar sebelum direnovasi (foto: Akhyar Fikri/Lopen Semarang) – metrosemarang[dot]com

2. Gedung Marba

Marba adalah akronim dari pemilik gedung lama yaitu Marta Bajdunet, seorang pedagang kaya asal Yaman. Gedung ini dulu dimanfaatkan sebagai kantor ekspedisi dan pernah juga menjadi toko modern de Ziekel.

3. Gereja Immanuel

Terkenal dengan sebutan Gereja Blenduk. Gereja ini merupakan Gereja Kristen tertua di Jawa Tengah, dibangun oleh masyarakat Belanda pada tahun 1753. Gereja Blenduk masih aktif digunakan untuk peribadatan dan acara-acara gereja lainnya.

4. Galeri Semarang

Ruang pamer ini menempati bangunan berusia hampir satu abad. Bangunan aslinya merupakan kantor perusahaan asuransi Indische Llyod. Semarang Contemporary Art Gallery ini perlu Anda kunjungi. Di Galeri seni ini terdapat banyak koleksi lukisan, patung dan benda-benda seni yang selalu berganti sesuai dengan tema yang dipamerkan.

5. Gedung Jiwasraya

Terletak persis didepan Gereja Blenduk. Gedung ini merupakan bekas kantor Nederlandsch-Indische Levensverzekering en Lijfrente Maatschappij. Gedung yang dirancang oleh arsitek H. Thomas Karsten pada tahun 1916 terdapat lift atau elevator yang pertama di Semarang.

6. Eks Pengadilan Negeri Semarang

Bangunan tertua di Kota Lama dan masih tampak asli sebagai rumah Belanda kuno. Dibangun kira-kira tahun 1760. Awalnya dibangun untuk rumah pendeta dan beberapa kali beralih fungsi. Seperti menjadi gudang mesiu, kantor pengadilan golongan Timur Asing dan kantor Pengadilan Negeri Semarang. Kini gedung tersebut dijadikan sebagai rumah makan.

7. Eks Kantor Borsumij

Terletak di sisi kanan Gereja Blenduk. Borsumij atau Borneo Sumatra Maatschappij adalah karya arsitek J. F. L. Blankenberg. Bangunan ini dibangun pada tahun 1938 dan dirancang untuk mendapatkan penerangan serta sirkulasi udara secara alami.

Eks Kantor Borsumij

Eks Kantor Borsumij

8. Eks Toko Perhiasan

Bangunan dua lantai berbalkon ini dulu merupakan toko perhiasan yang terkenal hingga tahun 1950-an.

eks Toko Perhiasan pada jamannya

eks Toko Perhiasan pada jamannya

BOOKING HOTEL DI SEMARANG

9. Kantor Telkom

Kantor ini masih dimanfaatkan sebagai kantor Telkom dan dulu merupakan Kantor Telegraf.

Gedung Telkom Kota Lama

Gedung Telkom Kota Lama

10. Eks Penerbit dan Toko Buku Van Drop

Penerbit dan percetakan G.C.T van Drop & Co, dan toko buku van Drop & Koff pada tahun 1870 sudah menajdi ikon Semarang. Percetakan ini telah mencetak brosur pada masa pemerintah Belanda dan sejumlah buku pergerakan, kamus, buku referensi dan sastra Melayu-Tionghoa.

Sumber : disadur dari berbagai macam sumber.

English Version :

https://translate.google.com/translate?sl=indonesian&tl=en&js=y&prev=_t&hl=en&ie=UTF-8&u=http://hellosemarang.com/10-bangunan-kuno-di-kota-lama-semarang-bagian-1/
(Visited 10,142 times, 1 visits today)



'10 Bangunan Kuno di Kota Lama Semarang (Bagian 1)' have 10 comments

  1. May 8, 2015 @ 11:56 am Sriyono Suke

    Restorasi gedung Spiegel nya sudah hampir selesai, bulan ini bukak kok 😀

    Reply

  2. May 8, 2015 @ 2:21 pm dian

    wah! ini semua obyek yang jadi tempat ekskursi kami semasa kuliah di arsitektur. obyek yang keren banget untuk dipotret buat tugas teknik presentasi dan pas buat riset studi perancangan/desain 🙂

    Reply

  3. May 9, 2015 @ 6:33 am Dewi Rieka

    Gedungnya cakep-cakepp

    Reply

    • May 13, 2015 @ 10:03 pm Inung Djuwari

      Iya makdew banyak gedung peninggalan Belanda yg keren2, tapi kadang kita tidak bisa merawatnya ato dibongkar gitu aja, tanpa melihat sejarah dibuatnya

      Reply

  4. May 9, 2015 @ 1:08 pm Hidayah Sulistyowati

    Semarang tuh punya banyak gedung tua, sayang banyak pula yang tidak dirawat oleh pemiliknya atau pemkot. Padahal tempat itu sering jadi lokasi narsis, hihiii

    Reply

    • May 13, 2015 @ 10:05 pm Inung Djuwari

      Bener mbak Wati, banyak gedung tua yg terbengkalai atau main bongkar paksa aja tanpa melihat konstruksi bangunan, padahal banyak gedung lama yg lebih kuat dibandingkan gedung baru

      Reply

  5. May 16, 2015 @ 11:13 am Johanis Adityawan

    lihat gedung spiegel jadi inget waktu pertama kali acara rembug socmed semarang di sana.

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool