makanan khas Purworejo

10 Makanan Khas Purworejo Yang Wajib Dicoba

Ezytravelers, meski hanya sebuah kota kecil, Kabupaten Purworejo memiliki banyak potensi yang layak diperhitungkan. Siapa sangka di kota yang berjuluk kota pensiun itu banyak tokoh-tokoh Nasional yang lahir di sana. Sebut saja WR. Supratman, Jenderal Ahmad Yani, Sarwo Edhie Wibowo dan banyak lagi. Tak hanya itu, Purworejo juga memiliki potensi lain di bidang pertanian hingga peternakan yang tak bisa dipandang sebelah mata. Potensi lainnya adalah kuliner khas nya yang masih bertahan hingga kini. Nah, ada 10 makanan khas Purworejo yang wajib kalian coba apabila berkunjung ke Kabupaten Purworejo.

Apa saja?

1. Clorot

Makanan khas Purworejo
Clorot adalah sejenis jajanan yang terbuat dari campuran tepung beras, santan dan gula jawa. Makanan ini dibungkus menggunakan janur yang dibentuk melilit berbentuk mirip terompet dan panjang. Cara memakannya cukup unik yaitu dengan mendorong bagian bawah clorot hingga clorot muncul di ujung atas. Jadi kalian tidak perlu membuka lilitannya ya. Oh iya, Clorot ini berasal dari Kecamatan Grabag, sebuah kecamatan yang terletak di sebelah barat daya kota Purworejo. Kalian musti mencobanya, Ezytravelers.

2.Dawet Ireng

Makanan khas Purworejo
Kalian pernah melintas daerah selatan dan melihat penjual dawet ireng di sepanjang jalan? Kalau iya, artinya kalian sudah memasuki wilayah Kabupaten Purworejo. Dawet ireng kini tak hanya dikenal di Kota Purworejo saja, tetapi telah merambah ke berbagai kota. Dawet ireng yang berasal dari Kecamatan Butuh ini memiliki ciri khas berupa cendol (dawet) yang berwarna hitam dengan santan dan sirup gula jawa. Warna hitam dawet berasal dari abu jerami yang dibakar. Jangan khawatir, pewarna alami itu aman dikonsumsi kok. Rasanya? Sungguh menyegarkan.

3.Gebleg Bumbu

Makanan khas Purworejo
Gebleg adalah penganan yang terbuat dari tepung singkong (pati singkong) yang dibumbui bawang putih kemudian dibentuk seperti gelang rantai. Rasanya mirip dengan aci goreng dari Bandung. Penganan ini biasanya dijual di pedagang gorengan. Rasanya gurih, apalagi dengan tambahan bumbu kacang (bumbu pecel) sebagai pelengkapnya. Penganan ini menjadi kuliner yang wajib ada ketika saya pulang kampung ke Purworejo.

4.Lanting

Makanan khas Purworejo
Salah satu makanan ringan yang hampir selalu ada di meja warga Purworejo adalah lanting. Cemilan gurih dan renyah yang terbuat dari pati singkong ini juga menjadi salah satu oleh-oleh khas Kabupaten Purworejo. Kalau dulu lanting hanya memiliki satu rasa, seiring perkembangan jaman kini lanting memiliki banyak varian rasa. Ada rasa pedas manis, jagung bakar dan balado. Kalau favorit saya sih, tetap rasa bawang. Karena awet dan bisa disimpan dalam waktu lama, lanting ini sering dijadikan buah tangan warga Purworejo yang akan kembali ke perantauan. Saya dan keluarga juga termasuk sering membawa lanting sebagai oleh-oleh. Semacam pengobat rindu pada kampung halaman.

5.Cenil

Makanan khas Purworejo
Saat saya kecil, setiap hari Minggu saya diajak ke pasar tradisional dekat rumah oleh Ibu. Selain belanja kebutuhan dapur, Ibu tak pernah lupa membelikan cenil untuk saya dan adik-adik. Bahkan pedagang cenil langganan Ibu masih berjualan hingga sekarang, loh. Cenil ini terbuat dari pati singkong yang dibentuk, diberi warna, direbus kemudian diberi parutan kelapa dan saus gula jawa (kinca). Hingga kini, cenil tetap menjadi favorit saya.

6. Kue Lompong

makanan khas Purworejo
Biarpun warnanya hitam, tapi kue yang satu ini rasanya legit banget lho, Ezytravelers. Kue lompong merupakan kue basah yang berbahan dasar lompong atau batang daun talas yang dilumatkan. Lompong inilah yang memberikan warna hitam pada kue lompong. Lompong kemudian dicampur dengan tepung ketan, tepung merang (untuk lebih memekatkan warna hitamnya), dan gula. Sedangkan untuk isi kue lompong, adalah kacang tanah yang ditumbuk dan rasanya manis. Kue lompong ini memiliki ciri khas dibungkus dengan daun pisang yang sudah kering (klaras). Kue lompong ini juga wajib kalian coba, Ezytravelers.

Mau jalan-jalan? Temukan berbagai pilihannya di sini: hotel murah di Semarang, paket wisata murah, dan tiket pesawat Jakarta Semarang

7. Kue Satu

makanan khas Purworejo
Kue satu. Mungkin kalian bertanya-tanya mengapa kue tersebut dinamakan kue satu. Belum diketahui secara pasti sih, kenapa kue yang terbuat dari kacang hijau yang disangrai dn ditumbuk ini dinamakan kue satu. Kue yang memiliki nama lain Kue Kroya ini bisa dijumpai sebagai sajian saat hari besar seperti lebaran. Kue ini hanya menggunakan tepung kacang hijau sebagai bahan utamanya dan hanya ditambah gula pasir, air, dan perasa vanila sebagai campurannya. Kue satu ini bisa juga sebagai teman minum teh, loh.

8. Jenang Krasikan

makanan khas Purworejo
Jenang krasikan merupakan salah satu makanan khas Purworejo yang bisa kalian pilih untuk dijadikan oleh-oleh. Jenang ini terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan santan dan gula merah. Jenang krasikan ini berbeda dengan jenang lain yang cenderung lembut. Tekstur jenang krasikan khas Purworejo ini sedikit kasar. Tekstur dari beras ketan yang disangrai dan ditumbuk kasar inilah yang membuat citarasa jenang krasikan menjadi berbeda dengan yang lainnya. Kalian akan menemukan jenang krasikan ini di pusat oleh-oleh. Biasanya jenang ini dibungkus dengan plastik berukuran sedang.

9. Sate Winong

makanan khas Purworejo
Sate kambing khas Winong ini sepintas sama dengan sate kambing pada umumnya yang menggunakan daging kambing muda. Yang membedakan sate Winong dengan sate kambing lain adalah bumbunya. Bila di tempat lain sate dibumbui kecap manis dengan irisan bawang merah dan cabai rawit, sate Winong dibumbui dengan kecap buatan sendiri. Bumbu sate itu dibuat dari rebusan gula jawa dengan perpaduan rempah-rempah yang memiliki rasa khas kemudian ditambah cabai rawit yang diuleg, irisan bawang merah dan daun jeruk nipis. Rasanya? Khas banget. Tak lengkap rasanya bila berkunjung ke Purworejo tanpa mencicipi sate Winong ini, Ezytravelers.

10. Kupat Tahu

Makanan khas Purworejo
Mungkin kalian bisa menjumpai kupat tahu di daerah Magelang, tetapi kupat tahu Purworejo memiliki rasa berbeda. Perbedaannya terletak pada bumbunya. Bila ditempat lain kupat tahu berbumbu kacang, lain hal nya dengan kupat tahu Purworejo. Kupat tahu Purworejo berbumbu kecap atau kuah yang terbuat dari rebusan gula jawa dan rempah-rempah. Mirip dengan bumbu sate Winong. Rasanya? Istimewa.

Bagaimana Ezytravelers, tertarik untuk mencoba makanan khas Purworejo?

10 Makanan Khas Purworejo Yang Wajib Dicoba
5 (100%) 1 vote
(Visited 5,130 times, 1 visits today)


About

Blogger yang pengen jadi "traveller". Suka baca, musik dan kopi.


'10 Makanan Khas Purworejo Yang Wajib Dicoba' have 2 comments

  1. January 26, 2017 @ 4:15 pm ana merya

    Ntar deh kalau pas main ke Purworejo cobain semua makanannya. 😀

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool