Pasar Tradisional di Semarang

10 Pasar Tradisional Unik di Semarang

10 Pasar Tradisional Unik di Semarang
5 (100%) 1 vote

Halo Sobat Traveler, sudah tahu kan, kota Semarang memiliki beragam wisata yang patut diulik. Kalo biasanya sobat traveler bisa memilih jalan-jalan ke Lawang Sewu, atau mengelilingi kota lama dengan menaiki bus Semarjawi. Jalan-jalan selanjutnya, sempatkan mampir dan mengulik serunya belanja di pasar tradisional. Ada apa aja sih di pasar tradisional? Simak yuk :

1. Pasar Johar

Pasar terbesar dan tertua di kota Semarang ini termasuk cagar budaya yang masih dipertahankan keasliannya oleh Pemkot Semarang. Ada banyak jenis dagangan yang ditawarkan di dalam pasar. Dari jajanan, kebutuhan rumah tangga, alat shalat, pakaian, hingga jamu tradisional. Pasar ini juga menyediakan alat olah raga, alat music hingga kacamata. Terdiri dari dua lantai, dan memiliki tempat parkir di lantai 2, namun lebih banyak lagi pemakai motor dan mobil yang memilih lahan parkir di bawah.

2. Pasar Peterongan

Seperti pasar umumnya yang menyediakan kebutuhan rumah tangga serta beragam jenis barang konsumsi masyarakat. Pasar ini memiliki keunikan karena menyediakan kebutuhan masyarakat Semarang yang masih kental dengan adat budaya leluhur. Yaitu perlengkapan untuk upacara perkawinan, tujuh bulanan, hingga kematian. Lokasinya ada di Semarang Timur, dekat dengan beberapaΒ hotel murah di Semarang.

Cengkir Gading (kelapa kuning)

Ada Cengkir Gading (kelapa kuning) untuk tujuh bulanan

3. Pasar Gang Baru

Kalo pasar yang satu ini udah pernah saya kupas pada postingan pertama di website ini. Pasar yang identik dengan kawasan pecinan dan pecinta kuliner asli Semarang ini, sering menjadi destinasi wisatawan lokal dan mancanegara. Ada beragam kuliner dan bahan masakan yang bisa diulik di pasar ini. Belanja di sini juga berasa sedang di negeri tirai bambu. Kadang telinga kita bakal mendengar percakapan dengan bahasa mandarin.

Segala rupa kue dan permen

Segala rupa kue dan permen

4. Pasar Prembaen

Bagi warga Semarang asli, pasar ini menjadi alternative belanja sayur dan buah dengan kwalitas bagus selain pasar Gang Baru. Teman saya Uniek, sesama kontributor pernah pula menulis tentang pasar ini. Lengkap dengan kuliner unik yang hanya ada di pasar Prembaen, yaitu Nasi Kebuli.

5. Pasar Karang Kembang

Sebenarnya ini pasar krempyeng a.k.a hanya buka dari pagi sampai siang. Namun pasar yang berada di daerah pecinan (kelurahan Jagalan), dan dekat dengan pasar Gang Baru ini menyimpan beberapa kuliner unik. Sobat traveler bisa menikmati nasi ayam atau nasi langgi di sini dengan harga murah meriah. Atau pengen makan sate lontong plus gudeg? Nah, kuliner yang satu ini sekarang makin susah dicari di kota Semarang. Setahu saya hanya ada di tiga tempat. Yang dua lainnya ada di kampung Bustaman dan jalan Mt. Haryono, dekat jalan Sidareja. Warga Semarang menyebutnya Bon Cina.

Yang ingin menikmati serabi Solo dengan uap masih mengepul, ada juga loh di pasar ini. Harganya sangat murah, cuma IDR 600. Ibu Erni menjual serabi ini dari resep warisan leluhurnya. Tidak semua orang bisa membuat adonan serabi yang susah-susah gampang ini. Takarannya berbeda sedikit dari ukuran, adonan bisa saja gagal.

Ibu Erni tengah menuang adonan ke wajan khusus serabi

Ibu Erni tengah menuang adonan ke wajan khusus serabi

6. Pasar Bangetayu

Bagi warga Semarang, pasar ini identik dengan beberapa harga komoditi agak murah. Datang aja menjelang shubuh, biasanya banyak orang yang membawa ayam kampung, bertandan-tandan pisang, atau sayuran dari kebun mereka. Dua jam usai transaksi, barang telah berpindah pembeli, yang telah beralih peran menjadi penjual. Tentu saja mereka menjual dengan harga lebih mahal dari harga pertama.

7. Pasar Tambak Lorok

Yang membuat pasar ini menjadi istimewa adalah lokasinya yang berdekatan dengan Tempat Pelelangan Ikan. Juga dekat dengan dermaga nelayan, tempat mereka membongkar hasil tangkapan ikannya. Tentu saja ini membuat harga ikan di sini lebih murah dibanding pasar lain yang ada di kota Semarang. Bahkan jenis ikannya pun lebih beragam. Tapi berhati-hatilah dengan jalan becek saat musim penghujan, serta motor yang lalu lalang di sekitar pasar.

TIKET KE SEMARANG MURAH

8. Pasar Randusari

Nah, kalo pasar yang satu ini identik dengan pusat penjualan bunga untuk pengantin, bunga untuk ziarah makam serta perlengkapan untuk orang yang meninggal. Lokasinya dekat dengan tempat pemakaman terluas di Semarang. Juga dekat dengan hotel murah yang ada di Semarang. Warga Semarang yang tengah berduka, tinggal datang ke pasar ini untuk mendapatkan seluruh keperluan anggota keluarganya yang meninggal. Dari kain kafan, bunga, perlengkapan memandikan jenazah, hingga peti jenazah. Area pasar bagian belakang masih tetap digunakan untuk penjual sayur, buah, daging, serta keperluan dapur lainnya.

Seorang ibu tengah meronce bunga untuk hiasan pengantin

Seorang ibu tengah meronce bunga untuk hiasan pengantin

9. Pasar Dargo

Pasar ini sekarang tengah happening menjadi pusat penjualan batu akik. Menempati lantai 1 yang dulunya merupakan tempat bongkar barang dagangan berupa beras, gula dan lain-lain, milik pedagang grosir yang ada di pasar ini.

Penjual dan penikmat batu akik berbaur

Penjual dan penikmat batu akik berbaur

10. Pasar Suryokusumo

Salah satu pasar yang ada di perumahan Tlogosari ini juga menyediakan beragam jenis dagangan. Dari kebutuhan pokok sehari-hari, hingga barang rumah tangga. Ada juga penggilingan daging untuk dibuat aneka masakan, seperti bakso, tahu bakso, atau galantine. Juga masih ada jajanan pasar seperti putu mayang, cenil, getuk, dan lainnya.

Wisata kuliner jajan pasar

Wisata kuliner jajan pasar

Nah, mau mencari kuliner, atau batu akik? Silahkan pilih pasar yang mana yang bakal menjadi destinasi sobat semua. Tentu saja sobat traveler mesti terbang ke Semarang terlebih dulu. Selamat jalan-jalan yaaa.

(Visited 15,163 times, 2 visits today)


About

Ibu dua remaja cowok yang suka jalan dan gila baca


'10 Pasar Tradisional Unik di Semarang' have 33 comments

  1. May 9, 2015 @ 6:00 am Inung Djuwari

    Bisa tambah nulis lagi mbak, pasar Bulu, karangayu, sampangan, wonodri, gang yusup, jatingaleh, mana lagi yaa?
    Akeh juga yaa ternyata pasar neng Semarang

    Reply

    • May 9, 2015 @ 7:48 am Hidayah Sulistyowati

      Iyaaa, banyak dan yang aku tulis itu yang bisa foto secepatnya, hihiii
      Kayaknya banyak juga yang bisa diulas dari tiap-tiap pasar sebenarnya ya

      Reply

    • August 7, 2015 @ 3:57 pm sumarni

      Maaf numpang tanya kalau mencari pisang raja yang bagus di semarang adanya di pasar mana ya, tks

      Reply

  2. May 9, 2015 @ 7:30 am makarame

    Taunya cuma pasar johar. Xixi

    Reply

  3. May 9, 2015 @ 8:04 am dani

    kalau ikan lebih murah di pasar kobong drpd tambak lorok, tp belinya minimal 1 kg

    Reply

    • May 9, 2015 @ 12:48 pm Hidayah Sulistyowati

      Iyaaa, di pasar Kobong murah juga, tapi harus malam hari, hihii

      Reply

      • May 12, 2015 @ 9:37 am Sriyono Suke

        Selain harus malam hari, mesti pakek baju yang jelek saja, soalnya klo ke sana pake baju yang terlihat bagus, harga suka dinaikkan πŸ˜€

        Reply

      • February 6, 2017 @ 2:53 pm anis

        maaf mau nanya pasar kobong tersendiri apakah pasar yang besar dalam menjual aneka daging seperti ikan, ayam,dsb. terimakasih.

        Reply

  4. May 9, 2015 @ 8:26 am Vhoy Syazwana

    Wah, murah banget serabinya, cuma 600 rupiah??

    Reply

    • May 9, 2015 @ 12:51 pm Hidayah Sulistyowati

      Ho’oh murah banget, termurah malah. Ayo ke Semarang, ntar aku antar beli serabi murah ini, Vhoy πŸ˜€

      Reply

      • May 16, 2015 @ 10:47 am N.H. Aluih Sasandra

        serabi nya beneran masih harga segitu ituh mba..??jadi pengin nyobain… :3

        Reply

        • May 18, 2015 @ 2:08 pm Hidayah Sulistyowati

          Masih, ini info terakhir yang aku dapatkan dari pembelinya, kan aku beli serabinyaa πŸ™‚

          Reply

  5. May 9, 2015 @ 9:37 am Uniek Kaswarganti

    Wuih, aq yg wong Semarang asli aja belum ke semua pasar itu Mba Wati heheheee… Mari kita #blusukanPasar πŸ˜‰

    Reply

    • May 9, 2015 @ 1:00 pm Hidayah Sulistyowati

      Halahhh… trus kemana aja kalo minggu pagiii?

      Ayo lah kita kopdar blusukan pasar, tak kancani wes πŸ˜€

      Reply

  6. May 9, 2015 @ 9:38 am turiscantik

    jadi kangen ke semarang lagi neh πŸ˜‰

    Reply

  7. May 9, 2015 @ 12:39 pm Efi

    Aku tertarik sama Pasar Gang Baru & Pasar Karang Kembang. Moga kesampean.

    Reply

  8. May 9, 2015 @ 2:05 pm Dyah Prameswarie

    Selama ini kalau ke Surabaya, hanya mampir beli lunpia aja di Semarang. Lain kali harus mampir ke beberapa pasar, buat hunting foto dan cerita.

    Trims infonya, mbak ^^

    Reply

    • May 12, 2015 @ 10:38 am Hidayah Sulistyowati

      Monggo mampir Semarang yang agak lama, banyak wiskul dan wisata lain yang asik plus seru utk soul in, mbak Dyah πŸ™‚

      Reply

  9. May 11, 2015 @ 2:25 pm slamet riyadi

    pasar gunungpati gak masuk nih yak…

    Reply

  10. May 12, 2015 @ 4:40 pm Rolly

    Pingin balik lagi ke Semarang, ke rumah sodara…selatan kota. Khas citra rasa makanan Jawa Tengah, beda dengan di daerahku Jawa Timur

    Reply

    • May 17, 2015 @ 6:02 pm Hidayah Sulistyowati

      Kalo pernah merasakan kuliner setempat, pasti suka kangen pengen datang lagi dan kulineran πŸ™‚

      Reply

  11. May 15, 2015 @ 6:00 pm Delyanet Karmoni

    Saya belum pernah mampir ke Semarang…. Seru juga ya banyak pasarnya. πŸ˜€

    Reply

  12. May 16, 2015 @ 11:12 am Johanis Adityawan

    sebenernya ada keseruan tersendiri waktu jelajah di pasar tradisional.. apalagi yang punya nilai sejarah. πŸ™‚

    Reply

    • May 17, 2015 @ 6:07 pm Hidayah Sulistyowati

      Seru karena bisa nawar, itu yang bikin jelajah pasar tradisional selalu menyenangkan πŸ™‚

      Reply

      • June 17, 2016 @ 7:22 am qosim

        Mf mbk mau mnta infoY. Disemarang pasar sayur yg buka pgi sblm subuh ada gx y?
        Lg pngin nyoba berdgang dsemarang.

        Reply

        • June 17, 2016 @ 7:38 am Slamet Riyadi

          kalau pasar pagi, banyak yang mengambil dari Pasar Johar
          kalau sayur juga bisa di Pasar Bandungan dan Pasar Jimbaran bandungan

          Reply

  13. March 1, 2016 @ 11:21 am Dani

    kalo pasar yang deket pleburan yang mana ya mbaq?? maklum aku baru di semarang hhehe

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

Β©2017Β HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool