festival demak

10 Priceless Moment Di Demak

10 Priceless Moment Di Demak
5 (100%) 1 vote

Rutinitas  seringkali membuat kita tak ubahnya seperti mesin. Untuk itulah mengejar momen-momen yang menggetarkan hati semestinya menjadi bagian dari agenda dalam kehidupan kita. So, wisata ke Semarang dan kemudian berlanjut ke Demak bisa menjadi pilihan. Karena ada banyak momen berwarna dan spiritful yang bisa menggugah dan menghidupkan kembali hati  serta jiwa.

  1. Syuro-nan

Di setiap awal tahun Hijriyah yakni bulan Muharram, peringatan tahun baru ini pun dirayakan sebagaimana di banyak tempat lain. Festival Muharam biasanya berlangsung seminggu. Puncak acaranya adalah kirab atau arak-arakan yang diikuti semua komponen dan perwakilan warga, sekolah, juga komunitas di Demak.

suronan

  1. Maulid-an

Memang sebenarnya tanggal 12 Maulid-lah hari kelahiran Rasulullah Muhammad SAW. Namun gaung perayaannya sudah terdengar dari sejak tanggal 1 Maulid. Berupa pembacaan burdah mauled, dziba, sholawat yang diiringi dengan rebana serta marawis. Puncaknya pada tanggal 12 Maulid, pengajian digelar sampai tengah malam. Festival Maulid diramaikan dengan banyak lomba yang melibatkan anak, remaja hingga dewasa.

hadrah maulid

  1. Ruwah-an (Haul Akbar Demak)

Menjelang bulan Ramadlan, di banyak  tempat lain dikenal tradisi tilik kubur atau nyadran. Kegiatan di bulan ruwah ini bertujuan mengirim doa pada keluarga yang sudah wafat. Di Demak pun diselenggarakan doa bersama ini. Dulu diadakan di kampung masing-masing saja, dengan tumpeng dan makanan yang dibuat bersama seluruh warga. Sejak beberapa tahun  terakhir diselenggarakan dalam bentuk Haul  Akbar di alun-alun depan masjid agung Demak. Biasanya panggung besar berisi para habaib, kyai dan tetua didekor indah berada di sisi utara. Mereka memimpin para jamaah yang duduk lesehan memenuhi alun-alun,melantunkan ayat-ayat suci dan sholawat.

haul akbar ruwahan

  1. Dugderan

Menyambut datangnya bulan Ramadlan, di sekitaran masjid Agung Demak banyak penjual dan pedagang tiban memenuhi pinggir jalan dan juga alun-alun. Para warga dari dekat maupun jauh berduyun-duyun datang bersama keluarga menyerbu jualan ini. Semua ceria dan menikmati sore. Mungkin sebuah representasi bagaimana berbahagia dan bersuka menyambut bulan Puasa.

dugderan1

  1. Likuran

Disebut likuran karena berlangsung di  tanggal selikur(21), rolikur(22), telulikur dan seterusnya sampai songolikur(29) Ramadan.  Utamanya pada  tanggal ganjil, banyak orang datang ke  Masjid Agung Demak untuk sholat tasbih dan sholat hajat berjamaah pada jam 1 malam demi menyongsong Lailatul Qodar. Malam yang lebih mulia dari seribu malam.

likuran

  1. Syawal-an

Berpusat di pantai Moro Demak, sedekah laut dan perlombaan perahu dayung menjadi tontonan  yang menarik. Banyak warga dari berbagai daerah pun datang untuk menikmati. Sebagai simbol  puncak perayaan setelah puasa sunnah seminggu di bulan  Syawal.

syawalan2

  1. Besaran

Berlangsung dalam bulan Dzulhijjah berupa pasar malam (yang juga ramai pada siang harinya). Berpuncak pada tanggal 9  Dzulhijjah dengan arak-arakan tumpeng songo. Dan pada  10 Dzulhijjah berupa kirab prajurit patang puluhan  yang mengiringi para penggedhe menuju Kadilangu untuk penjamasan pusaka peninggalan kerajaan Demak.

grebeg

  1. Jum’at Kliwon-an

Pada malam Jumat Kliwonan, masjid Agung dan alun-alun Demak lebih ramai daripada malam-malam lainnya. Banyak orang datang dari berbagai penjuru bahkan luar kota. Ada yang meyakini bahwa ada sesuatu yang lebih di malam tersebut. Sehingga mereka beramai-ramai ziarah dan memanjatkan doa kepadaNya.

jumat kliwon

  1. Selapanan (Minggu Awal)

Pada hari Minggu di setiap awal bulan hijriyah, diselenggarakan pengajian Minggu Awal di masjid Agung Demak. Berduyun-duyun orang-orang datang dari berbagai tempat. Seluruh pelosok desa di kota Demak. Sebagian juga dari kota yang berdekatan.

Pengajiannya diisi guru-guru senior di kota Wali ini. Yang dibahas biasanya seputaran amalan ibadah juga hal-hal terkait permasalahan yang dialami umat sehari-hari.  Mungkin karena dekat dengan kehidupan merekalah pengajian yang telah berlangsung dan menjadi tradisi puluhan tahun ini terus diminati. Terutama tentu saja oleh orang-orang yang berusia paruh baya ke atas.

minggu awal

  1. Haul Raden Fatah

Tahun ini adalah haul Raden Fatah yang ke-512. Selain pengajian akbar di hari H-nya, juga diadakan serangkaian  acara yang berlangsung selama seminggu. Ada Haflah Simakan Alquran sampai beberapa kali khataman, Khitanan Tabarukan, Ziarah, dan Kirab budaya. Bahkan juga Festival Mahrajan Wali Jawi.

haul raden fatah

Nah! Sudah tahu kan momen-momen berharga yang sayang kalau dilewatkan di Demak? So, plan to go grab it! ^_^

(Visited 610 times, 1 visits today)


About

penikmat hujan, pecinta purnama.


'10 Priceless Moment Di Demak' have 2 comments

  1. May 16, 2015 @ 11:09 am Johanis Adityawan

    ternyata dugderan gak di semarang aja yah…

    Reply

    • June 11, 2015 @ 12:03 pm dian

      iya, dugderan juga ada di kota Demak 🙂

      Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool