Mie Kopyok

4 Kuliner Khas yang Bikin Kangen Semarang

4 Kuliner Khas yang Bikin Kangen Semarang
5 (100%) 2 votes

Berbagai suku dan budaya yang telah lama hidup berdampingan di Semarang, membuat kota ini kaya akan beragam budaya, termasuk di dalamnya kaya akan berbagai menu khas yang telah turun temurun ada di kota yang terkenal dengan sebutan kota Lumpia ini. Jika pernah liburan di Semarang dan mencoba 5 menu ini pasti suatu saat akan merindukan kenikmatannya.

Tahu Gimbal
Menu khas Semarang ini bahan utamanya adalah tahu goreng dan gimbal, dengan rajangan kol, lontong, tauge, dan telur goreng. Siraman sambal kacang membuat menu ini makin sempurna rasanya. Bagi yang belum tahu, gimbal adalah semacam bakwan goreng yang berisi udang, tambahan gimbal inilah yang bikin menu ini jadi khas.

Tahu Gimbal

Tidak sulit untuk mencari tahu gimbal di Semarang, menu ini banyak dijumpai di berbagai tempat. Yang paling gampang tentunya di Taman Menteri Supeno, letaknya sangat dekat dengan Kawasan Simpang Lima, sekitar 5 menit berjalan kaki. Tempat inilah pusat pedagan Tahu Gimbal yang buka dari sore hingga malam hari. Harga yang ditawarkan untuk sepiring tahu gimbal berkisar 15 ribu.

Soto Semarang
Banyak daerah yang memiliki makanan khas bernama soto, untuk Soto Semarang sendiri ciri khasnya adalah memiliki kuah yang bening. Soto Semarang juga terkenal akan kesegarannya karena selain berisi nasi dan kuah yang bening juga irisan kol, serta beberapa pedagang ada yang menambahkan irisan tomat di dalamnya. Sate kerang menambah ciri khas soto ini, tentu dengan menu pendamping lain seperti sate ayam, tempe goreng, dan perkedel.

Soto Semarang

Sangat mudah untuk mendapatkan menu ini di Semarang. Di berbagai tempat di Semarang, kita bisa menjumpai berbagai warung Soto Semarang, seperti di Soto Pak No, Soto Bangkong, Soto Pak Man, Soto Neon, Soto Pak Darno, Soto Pak To, Soto Bu Wid, Soto Pak Mul, dan lainnya. Harga semangkuk soto Semarang biasanya ditawarkan mulai Rp 5 ribu – Rp 10 ribu.

Mie Kopyok
Menu yang terkenal dengan kesegaran rasanya ini isinya berupa campuran mi, irisan lontong dan tahu pong, serta taoge, yang diseduh dengan air panas. Taburan kerupuk gendar dan bumbu lainnya menambah gurih menu ini. Ditambah kaldu bawang putih yang dikocok dari botol dan dituangkan, membuat menu ini gurih dan segarnya bikin ketagihan. Proses memasak mi yang dikopyok-kopyok membuat menu ini disebut mie kopyok.

Mie Kopyok

Mie kopyok kebanyakan ditawarkan pedagangnya dengan cara berkeliling. Salah satu tempat yang menyidakan menu ini secara menetap adalah di Pak Dhuwur yang berlokasi di Jalan Tanjung. Menu ini ditawarakan dengan harga berkisar Rp 10 ribu.

Babat Gongso
Masakan ala gongso tentu bisa dijumpai di berbagai tempat, namun untuk menu Babat Gongso, di Semarang lah tempatnya. Sesuai namanya menu ini berupa babat yang diiris-iris kemudian dimasak dengan bumbu gongso. Bagi yang suka jeroan juga ada pilhan untuk menambahkannya bersama babat.

Babat Gongso

Untuk mencoba cita rasa babat gongso, ada dua tempat yang biasanya menjadi tujuan para pecinta kuliner. Yaitu di Pak Karmin dekat Jembatan Berok, tidak jauh dari Pasar Johar, dan di Pak Taman di daerah Stadion Diponegoro, tidak jauh dari Simpanglima. Setiap porsi babat gongso ditawarkan sekitar Rp 20 ribu.

Tentu selain menu di atas, masih banyak menu khas Semarang lainnya, seperti Mangut Kepala Manyung, Mangut Belut, Nasi Ayam Kemuning, Bandeng Kropok, dan lainnya. Jadi tidak heran jika banyak wisatawan yang kembali berkunjung ke Semarang karena menu khasnya yang bikin ketagihan.

(Visited 2,512 times, 1 visits today)


About

Aktif mengenalkan Wisata Semarang melalui berbagai media


'4 Kuliner Khas yang Bikin Kangen Semarang' have 3 comments

  1. September 26, 2015 @ 9:54 am Hilda Ikka

    Cuma pernah nyobain yang Soto Semarang. Duh, kek nya enak-enak semua jadi pengeeen.

    Reply

  2. March 29, 2016 @ 11:08 am SekitarUnnes.Com

    Pengen nyobain kuliner yang ada di sekitar unnes. Kunjungi info tentang unnes dan sekitarnya hanya di http://www.sekitarunnes.com – Portal informasi sekitar unnes

    Reply

  3. April 3, 2016 @ 3:37 pm The stress Lawyer

    Paling juara tetap Tahu Gimbalnya mas. Paling cocok di lidah saya yang orang Sumatera. Jadi kangen Semarang. Udah kayak kampung halaman kedua buat ku..

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool