8 Kuliner Khas Semarang yang Harus Kamu Coba

Tidak salah jika kota ini menjadi salah satu dari 5 destinasi wisata kuliner unggulan Indonesia yang diluncurkan oleh Menteri Pariwisata tahun 2015 lalu. Ada banyak menu khas yang berasal dari Semarang. Karena itu tidak lengkatp witasa ke Semarang jika tidak mencoba kuliner khas kota ini. Berikut 8 kuliner khas Semarang yang harus kamu coba:

Lumpia Semarang
Menu ini berisi tumisan rebung dicampur adonan telur yang dibungkus dengan gelaran kulit yang terbuat dari tepung beras. Ada dua pilihan lumpia yang bisa kita pesan, yaitu lumpia goreng dan lumpia basah. Sebagai penambah citarasa lumpia dipadu dengan saus gula, bawang putih, acar mentimun, daun bawang merah, dan lombok. Untuk mendapatkan lumpia di Semarang sangat mudah, ada di Jalan Pandanaran, Jalan Mataram, Jalan Gajah Mada, Gang Lombok atau di Jalan Pemuda.

 

mie-kopyok
Mie Kopyok
Menu ini merupakan campuran mie, irisan lontong dan tahu pong, serta taoge, yang diseduh dengan air panas. Untuk menambah gurih, mie kopyok biasanya ditaburi kerupuk gendar dan bumbu lainnya. Kemudian kaldu bawang putih yang ditempatkan di sebuah botol dikocok dan dituangkan ke dalam menu. Sedangkan nama mie kopyok berasal dari cara memasak mienya. Mie yang masih mentah dimasukkan ke dalam air mendidih dan dikopyok-kopyok, begitu pula dengan taogenya. Banyak penjual mie kopyok yang berkeliling menawarkan dagangannya, untuk penjual mie kopyok yang menetap, salah satunya di mie kopyok Pak Dhuwur di Jalan Tanjung.

Tahu Gimbal
Tahu gimbal sesuai dengan namanya memiliki bahan utama tahu goreng dan gimbal, dilengkapi dengan rajangan kol mentah, lontong, tauge, dan telur goreng. Kenikmatannya menjadi sempurna dengan disiram sambal kacang. Sedang gimbal adalah semacam bakwan goreng yang berisi udang. Gimbal inilah yang membuat tahu gimbal menjadi khas. Untuk mendapatkan tahu gimbal di Semarang cukup mudah, menu ini banyak ditawarkan di berbagai tempat, baik di kaki lima, maupun di rumah makan.

 

nasi-ayam
Nasi Ayam Semarang
Nasi ayam Semarang sekilas hampir sama dengan nasi liwet khas Solo. Kedua menu khas ini cara memasaknya pun hampir sama dengan dimasak menggunakan santan. Begitu pula dengan penyajiannya yang dihidangkan dengan suwiran ayam dan sayur labu. Salah satu perbedaannya adalah jika nasi liwet Solo menggunakan areh atau sari santan kelapa yang berwarna putih dan dituangkan di atas nasi, sedangkan nasi ayam khas Semarang menggunakan kuah opor berwarna kuning.  Untuk mendapatkan nasi ayam tidak sulit karena banyak yang menawarkan, terutama di pusat Kota Semarang, seperti di kawasan Simpang Lima dan di Jalan MT Haryono, saat malam hari.

Soto Semarang
Soto Semarang terkenal akan kesegarannya kuahnya yang bening. Dengan bahan utama nasi, soun, tauge, kol, dan beberapa sayuran lainnya, ditambah suwiran daging ayam serta taburan bawang goreng. Banyak tempat yang menawarkan soto khas Semarang, seperti di Soto Bangkong, Soto Neon, Soto Pak Man, Soto Pak Darno, Soto Pak To, Soto Bu Wid, Soto Pak Mul, dan berbagai tempat lainnya.

 

babat-gongso
Babat Gongso
Menu ini juga merupakan salah satu menu kuliner legendaris di Semarang dengan ramuan bumbu yang telah lintas generasi. Sesuai namanya menu ini berupa babat yang digongso, namun biasanya penjual menawarkan pilihan, yaitu babat sapi saja atau dengan jeroan. Untuk menikmati menu ini ada dua tempat yang biasanya jadi rujukan yaitu di warung Pak Karmin dekat jembatan Mberok atau di Pak Taman dekat Stadion Diponegoro.

 

gulai-bustaman

Gulai Kambing Bustaman
Tidak seperti gulai kambing lain yang biasanya menggunakan santan, Gulai Kambing Bustaman ini khas karena tanpa santan. Rasanya pun lebih segar dan lebih menonjolkan rasa gurih daging kambingnya. Nama Bustaman sendiri merupakan salah satu daerah di Semarang yang dulu merupakan tempat penyembelihan kambing. Untuk mendapatkan Gulai Kambing ini bisa ke beberapa tempat yang menawarkannya, biasanya tidak jauh dari daerah Bustaman. Salah satu yang paling mudah dijangkau adalah Gulai Kambing Pak Sabar yang terletak di dekat Gereja Blenduk, kawasan Kota Lama.

 

bandeng-kropok

Bandeng Kropok
Ada beberapa menu bandeng khas Semarang, salah satunya adalah Bandeng Kropok. Menu ini merupakan perpaduan gurihnya daging bandeng dan pedasnya sambel. Menu bandeng kropok memang tidak semudah menu khas Semarang lainnya untuk mendapatkannya. Menu ini biasanya ditawarkan di resto yang menawarkan menu seafood, salah satunya di pemancingan Baron yang berada di daerah Anjasmoro.

Delapan kuliner khas Semarang tersebut kini semakin dikenal secara luas, karena gaya hidup masyarakat yang semakin suka berburu kuliner. Ditambah dengan diluncurkannya Semarang sebagai salah satu kota wisata kuliner di Indonesia, tentu akan semakin membuat berbagai menu khas Semarang semakin menggoda.

8 Kuliner Khas Semarang yang Harus Kamu Coba
5 (100%) 3 votes
(Visited 693 times, 1 visits today)


About

Aktif mengenalkan Wisata Semarang melalui berbagai media


'8 Kuliner Khas Semarang yang Harus Kamu Coba' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool