Ayam Goreng

Ayam Goreng Bu Toha, Gurihnya Sampai Ke Tulang

Ayam Goreng Bu Toha, Gurihnya Sampai Ke Tulang
4.2 (84%) 5 votes

“Ayam’e wis metu!” (re: ayamnya sudah keluar), itulah suara pertama yang saya dengar ketika memasuki warung ayam goreng di Tuntang ini, sekitar 45 kilometer di Selatan Semarang. Kalimat pendek yang sedikit diteriakkan oleh mbak-mbak yang bertugas di warung tersebut. Sekilas, warung ini nampak biasa saja. Tapi rasanya sungguh spesial. Jika Anda sedang menikmati liburan di Semarang dan akan melanjutkan perjalanan ke Solo, jangan lupa mampir untuk meniyicip gurihnya ayam goreng Bu Toha.

Jpeg

Biasanya ayam goreng yang dijual di pasaran adalah ayam boiler, tetapi tidak di rumah makan Bu Toha. Ayam goreng yang dijual di sini adalah ayam kampung. Rasanya lebih gurih, walaupun dagingnya memang agak alot. Namun di sini, ayam kampungnya terasa empuk dan bumbunya gurih, terasa sampai tulang.

Di sini, Anda bisa memilih menu makanan sendiri. Mulai bagian dada, paha, kepala juga rempelo ati. Selain ayam, Bu Toha juga menyediakan bebek, tahu, tempe, botok, serta urap. Makin spesial karena menu-menu tersebut disajikan bersama nasi hangat dan sambel bawang yang ditempatkan dalam satu cobek persegi dengan aroma yang menggugah selera dan rasa yang sangat nendang. Yang juga unik, lalapan yang disajikan tidak biasa yaitu dengan daun kenikir mentah, juga kol dan timun.

Jpeg

Setelah memilih menu, jangan lupa serahkan menu pilihan Anda pada pegawai di sini, lalu pesanan Anda akan digoreng dan diantar di meja makan. Ada lagi yang unik, Anda tidak akan mendapatkan penanda nomor meja atau kertas pesanan Anda. Cukup mencengangkan dan membuat saya takjub karena mbak-mbak di sini dapat menghafal pesanan pelanggan dengan baik dan memberikan di meja yang tepat, padahal tanpa nomor meja.

Ada satu cerita, suatu ketika, teman saya pernah iseng memberikan tanda pada ayam pesanannya dengan memberi ikatan yang berbeda karena penasaran apa pesanannya akan sampai sesuai yang ia pilih. Dan ternyata tepat dengan apa yang dia pesan! Mungkin Anda juga ingin mencoba sendiri? Hehehe..

Makan di warung Bu Toha serasa makan di rumah sendiri karena suasananya sederhana. Mulai dari model pintu, kursi dan meja kayu sederhana serta lampu gantung yang simple. Saat membayar, nota yang digunakan pun juga sesederhana tempatnya, hanya sebuah buku lusuh yang digunakan untuk menjumlahkan semua yang dipesan. Ayam goreng, nasi hangat dan lalapan hanya sekitar Rp 20.000, tergantung bagian mana yang Anda pesan. Namun Anda perlu bersabar, karena warung ini selalu ramai. Bersabar untuk memesan dan menantikan tempat duduk yang kosong.

Jpeg

Ayam goreng Bu Toha cocok untuk sarapan, makan siang juga makan malam. Tapi jangan terlalu larut, nanti Anda bisa kehabisan. So, jangan lupa, setelah menikmati wisata Semarang dan ingin lanjut berwisata di kota tetangga, luangkan waktu sejenak untuk mampir di warung ini.

(Visited 4,736 times, 5 visits today)


About

Sleep well. Eat more. Travel often.


'Ayam Goreng Bu Toha, Gurihnya Sampai Ke Tulang' have 8 comments

  1. April 23, 2015 @ 9:06 pm Hidayah Sulistyowati

    Ini warung makan langganan keluargaku jugaak… Tapi pernah kecewa karena kagak dapat tempat parkir saking banyaknya pembeli yang datang.

    Reply

    • April 24, 2015 @ 8:37 am Soviana

      Wahahaha.. Iya, mbak.. Butuh kesabaran satu lagi ya ternyata: cari tempat parkir hehehehe.. Juga harus siap-siap ketika plat nomornya dipanggil buat mindahin kendaraannya. Ramainya memang luar biasa..

      Reply

  2. April 25, 2015 @ 1:26 pm Annisa Salma

    waini, dr depok 3x ke semarang saya selalu ga tau harus ke mana yg ujung2nya ke cafe daerah gajahmungkur. recomend bgt, apalagi sambelnya kayayknya juarak.. musti nyoba :))

    Reply

    • April 25, 2015 @ 2:58 pm Soviana

      Yap! Memang recommended. Tapi kalo dari Semarang kota masih sekitar satu jam. Banyak juga sih yang tetap bela-belain makan di sini demi ayam yang nagih ini :))

      Reply

  3. April 25, 2015 @ 7:23 pm Meyrina

    Sering lewat tapi belum pernah nyobain. Warungnya rame banget.. Kayaknya enak banget yak itu..

    Reply

    • April 26, 2015 @ 10:57 am Soviana

      Enak, mbak..Kaoan-kapan kalau lewat, mampirlah :))

      Reply

  4. May 16, 2015 @ 11:24 am Johanis Adityawan

    sering denger cuman belum pernah kesini. liatin fotonya hawane pengen mberakot sov. 🙁

    Reply

    • May 16, 2015 @ 9:29 pm Soviana

      Jangan cuma ngeliatin, kalau berani datengin :p

      Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool