Berani Menerima Tantangan dengan Arung Jeram di Sungai Elo Magelang – II

Berani Menerima Tantangan dengan Arung Jeram di Sungai Elo Magelang – II
5 (100%) 1 vote

Masih ingat kan dengan cerita saya minggu lalu? Yes, saya pengen jadi Gail Hartman. Seperti Meryl Streep dalam film yang berjudul The River Wild. Perjuangan Gail mengarungi arus sungai yang memiliki jeram dengan grade bertingkat-tingkat, bikin saya penasaran berat.

Nah, cerita ini merupakan lanjutan pengalaman menguji adrenalin dengan Arung Jeram di Sungai Elo Magelang minggu lalu. Kalau artikel yang pertama saya lebih banyak menuturkan tentang lokasi arung jeram dan tips dari pemandu. Sementara saat arung jeram hanya sedikit yang saya ceritakan, kali ini lanjutannya bakal lebih seru. Kalau teman-teman juga ingin menikmati jantung berdebar lebih kencang, bisa berteriak tanpa takut bikin bising tetangga, coba deh ikuti saya berarung jeram. Tentu saja teman-teman bisa memilih liburan ke Semarang terlebih dulu.

Baca Cerita Part 1 Dulu Nih : Berani Nerima Tantangan Arung Jeram Part 1

Oke, saya lanjutkan cerita di lokasi Sungai Elo Magelang yang saat itu arusnya cukup aman. Kebetulan cuaca sangat mendukung, agak mendung namun tak sampai turun hujan. Kami malah senang karena selama dalam perjalanan, matahari terhalang sinarnya dan bikin suasana makin syahdu, hahaha.

eloI4

Teriakan demi teriakan mengiringi perjalanan ketika bertemu jeram. Terus terang saat terlihat dari jauh, jeram di Sungai Elo Magelang ini tampak menyeramkan. Namun begitu kami mendekat, mau tak mau kami mesti menerjangnya. Masa iya mau minggir ke sungai dan jalan kaki gitu? Nggak asyik lah. Jadi meski agak cemas, kami tetap memberanikan diri menerjang jeram. Mengikuti gerakan perahu sambil tetap berpegangan pada tali pengaman yang ada di sekeliling bodi perahu.

Saat pemandu di perahu bilang, pindah posisi depan, kami semua harus berjuang memindahkan tubuh ke bagian depan perahu. Kadang perahu tersangkut dan tinggal menunggu perahu berikutnya yang bakal mendorong perahu kita. Tapi kalo menunggu terlalu lama, mending pindah posisi duduk saja. Jadi arung jeram itu tidak mungkin duduk manis di perahu. Karena beberapa kali kami mesti mengangkat tubuh yang rasanya makin berat karena basah kena cipratan air sungai.

eloI5

Tapi keceriaan digoyang arus air dan kebut-kebutan di sungai itu amazing banget rasanya. Energi yang kita curahkan dengan mendayung sekuat tenaga, karena enggak mau kalah tiba di garis finish, sungguh menjadi dorongan tersendiri. Apalagi pemandu kami sangat pintar menyemangati.

“Ayo dayung ke depan!”
“Pindah posisi ke depan semuaaaa…”
Atau saat perahu karet kita membentur tebing di pinggir sungai, dan akibatnya air bercipratan ke dalam perahu.

“Dayung ke belakaaang…”

Nah, ini tanda bodi perahu bagian depan atau samping membentur tebing. Jadi dayungnya ke belakang. Gampang kok, tinggal gerakkan saja dayung dengan kuat. Dijamin deh, otot lengan bakal kencang dan seksi. Kalau tiap hari olah raga arung jeram seperti ini, Ade Ray bakal kalah berotot dibanding kami, hahaha.

Ternyata meski sering bertemu jeram, diayun ombak sungai dan nyaris terjungkal satu perahu, kami sangat menikmati rafting. Kerja sama tim memang penting. Apalagi saat otot lengan mulai menjerit ingin istirahat. Enggak mungkin lah berhenti mendayung dan memanfaatkan teman saja.

eloI6

Jalan satu-satunya, kami mesti pindah posisi tempat duduk. Yang tadinya di kanan, pindah di kiri. Begitu pula sebaliknya. Tentu saja pindahnya saat tiba di arus sungai yang tenang. Padahal kalau air sungai tenang itu tanda sungai sangat dalam. Jadi harus hati-hati dan memperhatikan posisi aman saat memindahkan tubuh ke sisi lain.

Arung jeram selama kurang lebih tiga jam tersebut, ada jeda istirahat di shelter. Di tempat tersebut sudah disiapkan jajan pasar berupa Semar Mendem, Serabi dan Sosis Solo untuk memulihkan tenaga. Minumannya adalah satu buah kelapa muda yang sudah dibuka dan tersaji dengan sendok. Air kelapanya murni, tanpa pemanis tambahan karena manfaatnya memang untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat mendayung.

eloI7

Begitu air kelapa mengguyur tenggorokan yang kering karena kebanyakan berteriak, mampu menghapus haus dan memulihkan kembali tenaga yang lelah kepayahan.

elo4

Nah, sudah cukup lama istirahatnya, sekitar 20 menit saat pemandu mengajak kami melanjutkan perjalanan. Sebelum lanjut mendayung, kami sempatkan foto bersama di pinggir sungai.

elo5

Rute selanjutnya nyaris sama, hanya lebih pendek. Namun tetap ada beberapa kali perahu kami bertemu jeram dengan grade II dan III. Bahkan saat start dari tempat singgah, perahu sudah bertemu jeram pertama yang bikin adrenalin meningkat. Namun kami sudah mengalami perjalanan mengarungi sungai Elo Magelang yang cukup panjang sebelumnya, jadi yang berikutnya ini tidak bikin kami cemas lagi. Pengalaman mendayung sebelumnya, sudah menumbuhkan sikap percaya diri kami. Intinya adalah kerja sama dan percaya dengan teman satu kelompok di dalam perahu.

eloI5

Dan akhirnya perahu kami tiba juga di titik finish. Angkot yang sama siap menyambut kami dan mengantarkan ke lokasi Kampung Ulu Resort. Kami giliran mandi dan berganti pakaian. Dan di restoran telah menanti makan siang dan minuman hangat untuk menggantikan kalori yang terbakar karena gerakan mendayung sebelumnya.

Menu sederhana namun mengundang selera, seperti Sop Sawi, Tahu dan Tempe goreng, Ayam Goreng, Krupuk serta Sambel. Untuk minumannya ada dua pilihan Teh Panas dan Es teh. Asyiiiik, perut sudah meminta jatahnya, nih.

Pesat Tiket Pesawat Ke Semarang, dan Coba Sendiri Arung Jeram Di Sini

Begitu perut kenyang rasanya mata jadi ngantuk. Saatnya pulang menuju Semarang dan beristirahat di rumah masing-masing. Ah, senangnya dan saya jadi pengen rafting lagi suatu hari nanti. Pengalaman arung jeram yang pertama kali ini sukses bikin saya ketagihan mengulangnya suatu hari nanti.

(Visited 91 times, 1 visits today)


About

Ibu dua remaja cowok yang suka jalan dan gila baca


'Berani Menerima Tantangan dengan Arung Jeram di Sungai Elo Magelang – II' have 1 comment

  1. August 12, 2016 @ 3:41 pm Uniek Kaswarganti

    Aiiihh jadi kangen ke Elo lagi nih mba.

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool