Ayam Goreng Kalasan Semaran

Berburu Ayam Goreng Kalasan Semarang di Malam Hari

Kalau mau ditelusuri, wisata kuliner Semarang di malam hari sangatlah beragam. Belum lagi dengan tempat-tempat favorit untuk jenis makanan tertentu yang awalnya berada di salah satu lokasi, kemudian berpindah tempat dan dicari-cari oleh para pelanggan loyalnya.

Seperti halnya dengan spesialis Ayam Goreng dan Rebus Kalasan, yang awalnya berada di pojokan kawasan kuliner Simpanglima, tepat di samping STM Pembangunan atau Posko Polisi Simpanglima Semarang, sekarang berpindah di suatu tempat di pojokan berdekatan dengan perempatan daerah Kampung Kali Semarang, yang bisa dilalui dari Simpanglima ke arah jalan Gajah Mada, dan di perempatan pertama kiri jalan akan kita temukan lokasi dari spesialis Ayam Goreng atau Rebus Kalasan yang cukup popular tersebut.

Ayam Goreng Kalasan Semaran

Tempat yang baru tersebut lumayan lebih besar dari tempat sebelumnya, hanya saja di tempat baru ini terbatas untuk parkir mobilnya, mengingat lokasi ini di pinggir jalan raya, selain itu ada toiletnya, karena ditempat yang lama, kebanyakan para pelanggannya agak keribetan kalau mencari toilet, dan harus berjalan puluhan meter atau menyeberang ke pinggiran lapangan simpanglima yang terdapat toilet umum.

Ayam Goreng Kalasan Semaran

Menu yang disajikan sangat beragam, dari pemesanan ayam untuk satu ekor atau potongan pun ada, mau itu digoreng atau direbus juga ada, dan special dari tempat ini memang ada di ayam rebusnya. Jarang sekali rumah makan sejenis ini yang menyediakan ayam rebusan, sehingga tempat ini pun menjadi salah satu rujukan oleh para pelanggan-pelanggannya. Untuk memesan ayam goreng atau rebus potongan, harganya tidak terlalu mahal untuk level rumah makan, perpotong ayam untuk paha atau dada ini, kita hanya merogoh kocek sebesar Rp. 15.000 saja, dan untuk 1 ekornya sebesar Rp. 60.000. Penggorengannya pun bisa menyesuaikan rikues dari para pelanggan, biasa atau kering. Untuk penggemar ayam goreng kering, biasanya dagingnya akan menjadi lebih krispi dibandingkan dengan ayam dengan penggorengan biasa.

Selain itu ada menu lain seperti jantung, rempelo ati, kepala ayam, dan ada 2 jenis sambal yang menarik untuk dicoba, yaitu sambal trasi dan sambal bawang. Untuk penggemar pedas level menengah bisa mencoba dengan sambal trasi, dan untuk penggemar pedas silakan coba dengan sambal bawang. Untuk penggemar pete, tempat ini juga menyediakan pete hanya dengan menambahkan Rp. 6000 per porsinya.

Pemilik rumah makan ini bisa dibilang sangat ramah sekali. Para pelanggan setianya sering memanggil sebutan Koh/Kong, panggilan akrab untuk orang lebih tua sebagai kebiasaan orang-orang Tiongkok. Jadi masih kurang apa coba, kita makan di rumah makan dengan menu yang sangat lezat dan ditambah dengan keramahan pemiliknya sebagai nilai tambah.

Sudah cukup menggoda untuk jadi target wisata kuliner di Semarang belum ?

Ayok mampir ke kota Semarang sambil berburu wisata kuliner yang ada di berbagai sudut kota Semarang.

Berburu Ayam Goreng Kalasan Semarang di Malam Hari
4.8 (95%) 4 votes
(Visited 2,892 times, 1 visits today)


About

cowok tampan yang punya nickname @hyudee yang suka nulis dan kuliner serta hobi foto. salam manis, :)


'Berburu Ayam Goreng Kalasan Semarang di Malam Hari' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool