Bodjong Straat Semarang

Bodjong Straat – Semarang

Bodjong Straat – Semarang
5 (100%) 3 votes

Sobat Ezytravelers,

Banyaknya gedung heritage di Kota Semarang sebagai warisan budaya, memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan sebagai wisata nostalgia dan wisata sejarah, sebagaimana kota-kota besar dunia yang merawat warisan budaya berupa bangunan-bangunan kuno dengan baik. Tentu patut disayangkan juga, selain yang masih terjaga, cukup banyak pula warisan bangunan bersejarah yang saat ini sudah tidak dapat kita lihat bekas-bekasnya atau berubah dari bentuk aslinya.

Lokasi yang sangat dikenal sebagai lokasi wisata sejarah di Semarang adalah Kawasan Kota Lama, meskipun sebenarnya banyak lokasi lain yang sangat potensial untuk dikunjungi, diantaranya ruas Jalan Pemuda yang dulu dikenal dengan nama Bodjong StraatBodjong Straat yang sekarang disebut Jalan Pemuda adalah ruas jalan nyaris lurus sepanjang 2,6 kilometer dari Jembatan Mberok di kawasan Kota Lama Semarang hingga Gedung Lawang Sewu di Kawasan Tugu Muda. Sejak jaman kolonial Belanda ruas jalan ini sudah ramai digunakan untuk kantor pemerintahan, sekolah, pusat perdagangan, dan hotel. Beberapa gedung sudah tidak ada lagi, beralih fungsi, dan sebagian yang masih terjaga dengan baik. Saat ini sepanjang Jalan Pemuda telah dilengkapi dengan jalur pejalan kaki (pedestrian) selebar 3-4 meter yang memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata nostalgia di Semarang.

Dalam tulisan ini, sobat Ezytravelers diajak untuk berwisata visual mengenal beberapa gedung heritage yang masih terawat hingga saat ini meskipun sebagian di antaranya sudah berubah fungsi. Ada belasan gedung yang bisa disebut, mulai dari Lawangsewu, Makodim, SMA 3, SMA 5, Den POM, Toko Oen, dan seterusnya di Jalan Pemuda yang memiliki sejarah panjang dan masih ada hingga saat ini, namun foto-foto yang dipilih di sini mungkin relatif jarang diekspose. Penyajiannya pun sengaja dibuat old vs new untuk mengajak pembaca memasuki “mesin waktu.”

images

Jembatan Mberok

Jembatan Mberok yang memisahkan Jalan Pemuda dengan Kawasan Kota Lama

Jembatan mBerok ini merupakan awal Bodjong Straat atau Jalan Pemuda, dipotret dari arah Kawasan Kota Lama. Pada jaman Belanda sungai yang dilewati jembatan tersebut masih bisa dilayari perahu besar. Gedung besar di foto atas dulunya adalah Het Groote Huis (balai ota) dan disebut “Gedung Papak” karena bentuknya kotak. Tanggal 30 Nopember 1954 Gedung papak ini terbakar habis dan setelah dibangun kembali, saat ini digunakan sebagai Gedung Keuangan Negara.

images

Mandiri

Bank Mandiri

Terletak di Jalan Pemuda 73, gedung ini dulu pernah digunakan sebagai Woningbureau (agen properti/perumahan). Hingga sekitar tahun 1990-an digunakan sebagai kantor pemasaran dealer motor/mobil, Pacific Motor Company. Setelah sempat terbengkalai beberapa lama, sekitar tahun 2010 direnovasi oleh Bank Mandiri untuk e-banking (di dalamnya terdapat belasan mesin tarik dan setor tunai). Renovasi dilakukan tanpa mengubah fasad gedung, bentuk atap juga tetap dipertahankan namun diganti menggunakan konstruksi baja ringan.

images

Toko Ratna

Dulu Toko Ratna sekarang Ace Hardware

Lokasi gedung ini di sudut persimpangan Jalan Pemuda dan Jalan Gajahmada, dipotret dari arah Jalan Gendingan. Nampaknya karena lokasinya yang sangat strategis sejak dulu gedung ini difungsikan sebagai toko (terbaca “Ratna” pada foto di atas, mungkin nama tokonya). Sebelum menjadi salah satu cabang Ace Hardware di Semarang, gedung ini juga pernah dikenal sebagai toko batik.

images

Pertamina

Pertamina

Gedung Pertamina (dulu Gedung BP Migas) ini terletak di Jalan Pemuda 114 Semarang. Bangunan ini nampak terawat keaslian maupun pemeliharaannya. Meskipun di sebelah kirinya sudah dibangun Mall Paragon dan Hotel Crowne Plaza, sebagai bangunan kuno nampak harmonis berdampingan dengan bangunan modern.

images

Bank Jateng

Bank Jateng

Asalnya bangunan ini adalah Semarang Javasche Bank dan saat ini digunakan sebagai salah satu kantor Bank Jateng. Lokasinya di Jalan Pemuda no. 3 tepat di persimpangan Jalan Pemuda dengan Jalan Imam Bonjol dan berseberangan dengan Kantor Pos Besar Semarang. Jaraknya yang hanya sekitar 100 meter dari Jembatan Mberok dan kawasan Kota Lama, menjadi pilihan lokasi yang strategis dalam melayani jasa perbankan pemerintahan dan bisnis di daerah itu baik di masa lalu maupun saat ini.

Masih ada belasan koleksi foto “old and new” dari bangunan warisan jaman dahulu di Semarang yang belum ditayangkan… Nantikan pada posting berikutnya. 🙂

Salam traveler!

(Visited 1,032 times, 1 visits today)



'Bodjong Straat – Semarang' have 4 comments

  1. May 24, 2015 @ 11:27 am Hidayah Sulistyowati

    Jalan-jalan di jalan Bojong a.k.a jalan Pemudah berasa di luar negeri, trotoarnya luas dan ramah pejalan kaki 😀

    Reply

  2. May 25, 2015 @ 8:01 am Mulyono

    Wah keren , pak (y)

    Reply

  3. May 26, 2015 @ 10:12 am Slamet riyadi

    saya selalu antusias kalau soal sejarah pak.
    bangunan banguna peninggalan belanda di semarang sampai ungaran banyak banget…
    salah beberapanya ini di jalan pemuda ini yang masih terawat hingga sekarang.
    di gajah mungkur itu ada juga lho yang bagus, deket taman juga

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool