Brown Canyon

Brown Canyon, Tempat Keren Untuk Pehobi Foto Traveller di Semarang

Jika Amerika memiliki Grand Canyon, dan Pangandaran juga terdapat Green Canyon, di daerah Semarang tak mau kalah, terdapat juga area yang mirip dengan ngarai yang ada di negeri Paman Sam itu. Tempat ini menjadi salah satu favorit para hobi foto traveller. Namanya keren dari area ini adalah Brown Canyon. Lokasinya berada pada jarak 2 KM selatan Stasiun TVRI Jawa Tengah Pucang Gading Mranggen. Area ini bisa menjadi alternatif tempat liburan di Semarang.

Brown Canyon Semarang

Bertanyalah ke warga sekitar di mana lokasi Brown Canyon, kemungkinan mereka tidak tahu. Karena tempat ini sebenarnya adalah area tambang atau proyek galian C. Pasir, tanah urug, dan juga batu padas ditambah dari area yang sudah lebih dari 10 tahun beroperasi ini. Tempat ini sebelumnya adalah berupa bukit sebelum ditambang dan setelah sekian tahun diambil materialnya membentuk tebing tebing ngarai yang unik mirip Grand Canyon yang ada di Amerika itu.

Brown Canyon Semarang

Wisata Semarang

Wisata Semarang

TIKET MAKASSAR KE SEMARANG

Pagi atau sore hari adalah waktu yang paling baik berkunjung ke area ini, karena selain pemandangannya lebih bagus ditangkap kamera, kalau siang juga panas sekali karena tidak ada pepohonan dan juga penuh debu yang beterbangan. Juga sebaiknya disiapkan masker. Kendaraannya yang dipakai sebaiknya kendaraan yang memiliki ground clearance tinggi, jadi sangat tidak direkomendasikan menggunakan mobil jenis sedan karena jalannya bergelombang dan banyak batu batuan serta tidak rata.

Ada beberapa rute menuju brown canyon ini. Rute yang paling mudah diingat merupakan rute dengan jalan paling bergelombang dan banyak batu batunya. Ambil rute dari Jalan Majapahit (Pedurungan – Semarang Timur) kemudian belok jalan fatmawati. Di jalan ini terus saja hingga sampai RSUD Ketileng, lalu belok kiri begitu ada jalan pertigaan ke kiri menuju area perumahan klipang. Setelah sampai di Klipang ini, terus saja jalan hingga bertemu 2 jembatan besi. Sampai di sini jalan masih mulus beraspas. Lalu setelah menyeberang jembatan, maju sedikit dan ambil kanan. Di sini jalan mulai bergelombang dan banyak lubang dan batu. Terus saja sekitar 2 KM ke arah selatan atau ikuti saja truk truk pengangkut tanah urug yang lewat jalur ini, karena jumlahnya relatif banyak.

Wisata Semarang

Mengapa ada beberapa area yang dibiarkan menjulang tinggi dan tidak diambil tanahnya? Jangan berpikir bahwa pekerja tambang memiliki selera seni yang membiarkan beberapa bagian tanah tinggi menjulang dengan beberapa pohon dibiarkan hidup diatasnya. Beberapa tanah memiliki tingkat kekerasan yang berbeda dan ada yang sangat keras sehingga tidak sanggup back hoe (begu) / hidraulic excavator yang dimiliki oleh pengelola tambang pada waktu itu untuk mengambil tanahnya, sehingga dibiarkan saja dan mengambil tanah yang memang bisa dikeruk. Variasi struktur dan kekerasan tanah mengakibatkan bekas galian tambang ini membentuk area seperti ngarai yang menarik sebagai obyek fotografi.

Brown Canyon Semarang

Saat ini proses galian atau pertambangan masih berlangsung dan pengelola tambang memiliki alat baru yang mampu menembus tanah yang paling keras sekalipun, jadi untuk area bekas galian baru tidak akan ada lagi area tanah yang dibiarkan tinggi menjulang, dan menjadi area yang datar. Namun meski begitu tanah tanah yang posisinya tinggi tidak akan diambil dengan alat baru tersebut karena cukup berbahaya untuk dilakukan penggalian, jadi area ini akan tetap memiliki puing puing yang artistik untuk difoto dan menjadi satu tempat tujuan wisata di Semarang.

Brown Canyon, Tempat Keren Untuk Pehobi Foto Traveller di Semarang
3.5 (70%) 2 votes
(Visited 2,059 times, 1 visits today)



'Brown Canyon, Tempat Keren Untuk Pehobi Foto Traveller di Semarang' have 6 comments

  1. April 6, 2015 @ 2:36 pm slamet riyadi

    aku sesok diajak kesana ya don

    Reply

  2. April 6, 2015 @ 3:51 pm Djoko Soehardijarko

    Sangat bagus untuk ambil foto , besok kalau ke semarang aku akan ambil fotonya in syaa Allaah
    Makasih infonya

    Reply

  3. April 7, 2015 @ 8:35 am Dewi Rieka

    sampai abis gitu bukitnya..hiks manusia….

    Reply

  4. April 9, 2015 @ 4:49 pm munif

    sebaiknya ke sini waktu hari libur, lebih bagus karena tidak ada truk lalu lalang… ๐Ÿ™‚

    Reply

  5. April 9, 2015 @ 7:52 pm Hidayah Sulistyowati

    Dulu tempat ini hijau pepohonan, sekarang ๐Ÿ™

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

ยฉ2017ย HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool