Nasi Ayam

Bu Wido, Maestronya Nasi Ayam Semarang

Bu Wido, Maestronya Nasi Ayam Semarang
5 (100%) 1 vote

Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki sajian khas berupa nasi. Yogyakarta terkenal dengan nasi gudeg, Pati terkenal dengan nasi gandul, Solo mempunyai nasi liwet. Dan jika teman-teman sedang liburan di Semarang, jangan lupa ngicipi nasi ayam khas Semarang yang enak dan gurih. Salah satu nasi ayam yang sangat terkenal adalah nasi ayam racikan Bu Wido.

Nasi ayam Semarangan mempunyai kemiripan dengan nasi liwet Solo. Keduanya sama-sama dimasak menggunakan santan dihidangkan dengan suwiran ayam dan sayur labu. Salah satu perbedaan yang mencolok, nasi liwet Solo menggunakan areh (sari santan kelapa) berwarna putih yang dituangkan di atas nasi, sedangkan nasi ayam khas Semarang menggunakan kuah opor berwarna kuning.

Nasi Ayam Bu Wido polosan tanpa lauk tambahan

Nasi Ayam Bu Wido polosan tanpa lauk tambahan

Di warung Bu Wido, kelapa mempunyai peran yang sangat penting. Kelapa yang digunakan harus yang sudah tua agar menghasilkan santan yang pas dan gurih. Santan diolah menjadi dua, yaiutu santan kental dan santan cair. Santan kental dihasilkan dari perebusan air santan selama lebih dari 3 jam hingga menghasilkan saus santan yang kental dan gurih.

Ayam yang digunakan di warung ini dipilih yang mempunyai daging padat. Daging ayam kemudian direbus bersama santan dan bumbu-bumbu lainnya selama kurang lebih enam jam untuk menghasilkan daging yang empuk dan gurih

Nasi Ayam Bu Wiod dengan sate telur puyuh dan telur pindang

Nasi Ayam Bu Wiod dengan sate telur puyuh dan telur pindang

Di warung ini, nasi ayam disajikan cukup unik. Nasi disajikan diatas pincuk yang disangga oleh mangkuk. Kemudian campuran sayur labu dan rambak dengan berbagai pilihan tingkat kepedasan disiram diatasnya. Suwiran daging ayam ditaburkan di atas nasi dan siraman kuah opor makin menambah rasa gurih.

Bagi orang yang tidak biasa makan dengan pincuk, tidak perlu khawatir. Pincuk daun pisang yang disangga oleh mangkuk akan menjaga nasi dan kuah tidak tumpah. Bahkan anak kecil pun bisa menyangganya dengan satu tangan. Sebagai pelengkap nasi ayam, di atas meja tersedia berbagai lauk tambahan seperti sate telur puyuh, sate usus, krupuk karak, gorengan dan lain-lain.

Beberapa lauk tambahan yang bisa dipilih. Disajikan di atas meja

Beberapa lauk tambahan yang bisa dipilih. Disajikan di atas meja

TIKET MEDAN KE SEMARANG

Satu porsi nasi ayam beserta lauk tambahan bisa ditebus dengan harga kurang lebih Rp 10.000 hingga Rp 15.000. Porsi nasi tidak terlalu besar, namun cukup untuk makan malam. Nasi ayam Bu Wido mulai buka menjelang maghrib hingga jam 22:30. Warung ini bisa melayani tak kurang dari dua ratu pengunjung tiap malam

Bu Wido mulai berjualan nasi ayam sejak tahun 1958. Setelah berpindah-pindah selama puluhan tahun, baru awal tahun 90an Bu Wido membunyai tempat permanen untuk berjualan nasi ayam dikediamannya JL Kemuning. Beberapa tahun kemudian, Bu Wido membuka warung kecil di JL Melati Selatan. Dengan pengalaman lebih dari setengah abad membuat Bu Wido dikenal sebagai salah satu maestro dalam meracik ayam Semarang

Nasi Bu Wido di Jl Mlati Selatan

Nasi Bu Wido di Jl Mlati Selatan

Untuk menemukan warung Bu Wido tidak terlalu sulit. Dari Simpang 5 silakan menuju kearah Jl Gajah Mada hingga menemukan pertigaan JL Melati Selatan. Lokasi Warung Bu Wido kurang lebih berjarak sekitar 50 meter dari pertigaan.

Rasanya tidak lengkap jika berkunjung ke Semarang tidak mencicipi nasi ayam Bu Wido yang sudah melegenda.

activate javascript

(Visited 9,742 times, 1 visits today)



'Bu Wido, Maestronya Nasi Ayam Semarang' have 1 comment

  1. June 26, 2016 @ 11:25 am Ludfie Windrawan

    Di mana persisnya jl. Melati Selatan ini bro..?

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool