Curug Kembar Baladewa dan Pesona Alam Pegunungan Banyubiru

Curug Kembar Baladewa dan Pesona Alam Pegunungan Banyubiru
5 (100%) 1 vote

 

20160723_curug-kembar-baladewa07

Libur Lebaran adalah agenda piknik massal dan serentak bagi orang Jawa. Betul tidak? namanya juga memaksimalkan waktu liburan, namun jika piknik di tempat yang sudah terkenal atau yang sedang hits seperti Museum 3D di Kota Lama, sudah pasti ramai dan sesak. Jika kamu ingin mencari tempat wisata yang lumayan sepi dan bernuansa alami, mari kita ke Kabupaten Semarang. Ternyata masih ada tempat tersembunyi yang eksotis dan belum banyak diketahui halayak ramai. Saya ajak blusukan ke sisi utara lereng Gunung Telomoyo, ada Curug Kembar Baladewa yang masih belum banyak dijamah orang.

Kenapa disebut Curug Kembar Baladewa? Konon nama tersebut diambil dari tokoh pewayangan, yaitu Baladewa saudara dari Krisna. Kemudian dinamakan kembar karena ada curug lain yang berjejeran dan tak kalah menariknya. Kurangnya informasi dan promosi membuat Curug Kembar Baladewa seakan mumpet, keberadaannya lepas dari perhatian orang. Namun ada bagusnya juga, membuat keindahan alamnya tetap terjaga, bersih dari sampah, dan minim vandalisme.

Lokasinya dekat dengan Museum Kereta Api Ambarawa dan Bukit Cinta Rawa Pening. Tepatnya berada di Dusun Krajan Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Bila kamu dari Semarang, langsung saja menuju pertigaan pertemuan antara Jl. Wijayakusuma dan Jl. Durian (dekat dengan Polsek Banyubiru), di sini sudah ada papan petunjuk menuju curug. Ambil jalan lurus menuju Jalan Blimbing Kuring. Kemudian masuk gang ke-4 di sebelah kanan jalan. Lurus terus nanti saat ada persimpangan belok kanan. Dari sini ikuti jalan saja, bila kurang yakin bisa tanya ke penduduk. Warga dusun disekitar curug sangat ramah,  jadi jangan malu untuk bertanya jika masih bingung.

Keindahan tak melulu di lokasi wisata lho. Jangan sampai terlewat pemandangan indah sepanjang jalan yang kamu lalui. Di sisi timur ada Gunung Gili Petung yang memanjang dan Gunung Kendil. Di sisi utara terlihat hamparan air Rawa Pening yang indah mirip kaca raksasa yang memantulkan warna langit. Dijamin, mata kamu akan jelalatan menikmati pesona alam. Dijamin, mata kamu bakal jelalatan. Bila ingin lebih menikmati pemandangan secara maksimal, saya sarankan untuk jalan kaki bagi yang mempunyai dengkul sakti. Bila belum kuat, bisa naik kendaraan pelan pelan.

20160723_curug-kembar-baladewa04

Medan yang akan kita lalui berupa jalanan beraspal halus, tanjakan, serta tikungan tajam. Jadi, harap berhati-hati. Setelah sampai di pintu gerbang dan memarkirkan kendaraan, kita lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri saluran irigasi. Dari sini lokasi curug sudah dekat, jarak tempuh ke lokasi sekitar 500m.

20160723_curug-kembar-baladewa01

Gemuruh suara air yang terlontar dari ketinggian 50m seketika mengobati rasa lelah. Bulir bulir kecil percikan air terjun melunturkan tetesan keringat dan rasa lelah selama perjalanan. Tepat di sisi kiri air terjun pertama terdapat air terjun kedua dengan tinggi sekitar 70m, tetapi debit airnya lebih kecil. Datanglah pagi-pagi, sekitar pukul 08:00 hingga 09:00, bila langit sedang cerah ceria, bakal ada kejutan atraksi alam di sekitar curug. Kejutan!
20160723_curug-kembar-baladewa02
 20160723_curug-kembar-baladewa03

Pengunjung diperbolehkan untuk mandi dan bermain di sekitar curug ini. Kalau saya lebih memilih mandi tanpa sabun, supaya tidak mengotori air. Karena airnya disalurkan sampai ke desa desa di bawahnya. Bebas sebebas bebasnya, namun harus tetap waspada terhadap kondisi alam yang abu-abu. Pandai-pandailah membaca kondisi alam. Bila cuaca sedang hujan atau mendung, sepertinya lebih bijak bila tidak bermain di bawah air terjun secara langsung. Bahaya.

Rasanya ingin berlama-lama di sekitar curug. Mandi dalam guyuran air terjun yang sejuk membasahi seluruh tubuh. Bila kedinginan, bisa menyeduh teh hangat yang wangi bersama teman-teman seperjalanan dalam suasana alam. Hmmm… indahnya alam dan suasana pegunungan Banyubiru.

Di sekitar Curug Kembar Baladewa tidak ada warung yang berjualan, Jadi bawalah air minum dan perbekalan secukupnya dari rumah. Jangan lupa, Budayakan kebiasaan bersih tanpa meninggalkan sampah atau kotoran apapun di alam dan lokasi wisata. Ketika ingin pulang, pastikan tidak ada sampah yang tertinggal. Simpan dan bawa pulang sampahmu.

(Visited 406 times, 1 visits today)


About

Holiday Runner yang lagi rajin renang, Tertarik dengan street photography dengan kamera handphone Owner www.slamsr.com


'Curug Kembar Baladewa dan Pesona Alam Pegunungan Banyubiru' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool