Garage Sale Ala Pasar Klithikan Notoharjo Solo

Vote Us

Setiap kali nonton tayangan TV kabel, saya selalu mencari channel yang menayangkan TV Movie. Namun film seri ini ceritanya lepas, sehingga menarik untuk dijadikan hiburan. Film seri Garage Sale Mystery merupakan film lepas dengan judul dan cerita berbeda tiap episode. Garage Sale Mystery mengangkat cerita bergenre kriminal & drama.

Tokoh utamanya adalah Jennifer Shannon yang diperankan aktris Lori Loughlin. Ibu Rumah Tangga yang memiliki toko kecil ini memiliki otak yang cerdas dan selalu ingin tahu. Toko kecil yang terletak di pojok jalan, menawarkan barang-barang antik yang langka.

Pasokan barang antik untuk toko miliknya, Jennifer peroleh dari beberapa garage sale. Di negeri Paman Sam, penduduk lokal sering mengadakan garage sale. Biasanya pada hari tertentu akan ada warga lokal yang membuka garage sale di halaman depan rumah. Kadang ruang pamer mencapai seluruh bagian rumah.

Nah, kejadian menarik di garage sale ini kadang memunculkan sesuatu yang misteri. Bisa aja Jennifer menemukan satu benda antik yang memiliki nilai sejarah. Ada cinta, kesedihan, bahkan misteri pembunuhan yang melibatkan benda di garage sale. Dan itu yang memunculkan rasa penasaran Jennifer hingga ia pun berlagak seperti detektif.

Terinspirasi dengan tayangan tersebut, saya pun suka berjalan-jalan di tempat yang mirip dengan setting lokasi TV Movie garage sale. Dulu saya pernah menceritakannya di sini, yaitu Pasar Klithikan di Semarang. Lokasinya ada di bagian kota lama, yang dekat dengan Gereja Blenduk.

Nah, minggu lalu saya sempat jalan-jalan ke kota Solo. Saya kan hobi ngintil pak suami yang lagi kerja. Dia kerja, saya jalan-jalan dong. Curang ya saya, hahaha.

Ahhh, saya beruntung hari itu ada si sulung yang menemani jalan-jalan. Karena sudah lama saya penasaran dengan Pasar Klitikan Solo, mulai lah saya mencarinya bersama si sulung.

Lokasi Pasar Klithikan Notohargo sangat mudah dijangkau. Menempati lahan bekas lokalisasi, semula pedagang enggan berjualan di sana. Namun Walikota saat itu, Bapak Joko Widodo mengajak berdialog para pedagang, agar bersedia menempati kios yang jumlahnya mencapai 1.400an lebih.

Pasar Klithikan Notoharjo ini menampung pedagang kaki lima yang semula jualan di kawasan Taman Monumen 45 Banjarsari. Memindahkan para pedagang kaki lima ke pasar yang baru ini, merupakan tugas berat. Pasar ini sempat ditolak juga karena dekat dengan pasar ayam. Aroma khas yang sungguh tak sedap dari pasar ayam, tercium hingga pasar klitikan Solo ini.

Saat ini Pasar Klithikan Notoharjo menjadi tujuan masyarakat Solo dan sekitarnya yang ingin mencari barang bekas namun masih layak pakai. Jangan berpikiran barang bekas itu nggak menarik loh. Karena saat saya blusukan di pasar ini, ada banyak sekali barang bekas yang unik dan bikin penasaran.

klsolo pasar klitikan solo

Seperti mesin jahit tua yang ukurannya besar ini. Semula saya mengira benda antik itu adalah mesin kasir. Namun setelah saya mendekat dan melihat lebih teliti, baru deh terlihat bekas tempat benang. Waaah, andaikan rumah saya memadai luasnya, pengen juga memajang mesin jahit yang sudah antik ini.

Banyak barang bekas yang tidak memiliki nilai guna diperbaiki oleh para pedagang, hingga jadi bagus dan bisa digunakan lagi. Seperti barang elektronik, ponsel, peralatan rumah tangga, serta yang lainnya.

klsolo1

Namun ada juga bagian yang menjual spare part kendaraan yang menempati kios di lantai 1, dan terlihat baru. Ada siiih, velk mobil bekas juga komplit dari segala jenis mobil dan merk produksi. Spare part motor dan sepeda juga ada, bisa deh blusukan sambil menawar kalau ada barang yang memang dibutuhkan.

Kalo saya dan si sulung sih lebih suka naik ke lantai 2 yang memajang barang bekas dari segala tipe dan jenis barang. Ada setrikaan zaman dulu yang menggunakan arang agar bisa digunakan. Kalau dipakai untuk menyetrika bakal bikin tangan lelah saking beratnya. Ada juga pesawat telpon kuni, ceret (teko) kuningan yang nampak antik, toples kaca, hingga cetakan kue Carabikang atau pukis.

klsolo jual barang di pasar klitikan solo

Saya bergaya ala Jennifer di TV movie garage sale mistery. Mengamati satu demi satu benda yang sepintas tak berguna. Namun saya salah karena ada beberapa pembeli yang terlihat tengah menawar sebuah lampu gantung model kuno.

watu-simbar-pendopo2

Rupanya lampu gantung dengan model klasik seperti itu masih memiliki penggemar. Biasanya mereka adalah pemilik rumah yang ingin memberikan sentuhan klasik di ruang tamu, ruang keluarga, teras bahkan kamar tidur. Memang cantik sih lampu-lampu yang terlihat kuno itu. Namun bila pembelinya mampu mempercantik lampu tersebut, tentunya bakal menjadi pajangan yang multifungsi. Akan lahir kembali lampu cantik dengan nilai artistik tinggi namun bisa menjadi penerangan untuk salah satu ruangan di rumah. Karena tak semua rumah modern saat ini memasang lampu antik yang cantik dan unik.

Sayang siang itu saya menjumpai beberapa kios yang tutup. Padahal saya pengen banget bisa melihat-lihat duit kuno yang katanya ada di pasar Klithikan ini. Pasar Klitikan Solo ini memang beda dengan pasar klithikan yang ada di Semarang. Di sini kiosnya permanen di satu lokasi. Sementara di Semarang, ada beberapa tempat yang menawarkan barang bekas nan unik. Nah, pengen meniru jejak saya blusukan di pasar Klitikan Solo Notoharjo, buruan yaaa. Siapa tahu bisa menemukan benda antik dari masa lalu yang memiliki nilai histori dan misterius.

Mau Berkunjung ke Pasar ini ? Dapatkan Kemudahan Akomodasi : hotel semarang, Tiket Pesawat ke Semarang, dan paket wisata

 

(Visited 159 times, 1 visits today)


About

Ibu dua remaja cowok yang suka jalan dan gila baca


'Garage Sale Ala Pasar Klithikan Notoharjo Solo' have 1 comment

  1. September 14, 2016 @ 9:20 am Ipeh Alena

    Barang-barang antik semua ya. Harganya ramah di kantong ga Mba? Itu ad cetakan kue ya ampun, jadi inget jajanan pasar.

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool