Gunung Andong, Gunung Ramah Bagi Pemula

Gunung Andong, Gunung Ramah Bagi Pemula
5 (100%) 2 votes

Gunung Andong, kini menjelma menjadi primadona bagi para pendaki pemula dan pemburu matahari yang ada di Semarang dan Jawa Tengah.  Terlebih lagi, dengan dibangunnya basecamp, fasilitas umum dan jalur pendakian yang semakin nyaman, sangatlah memanjakan kaki-kaki muda yang penuh rasa ingin tahu dan baru saja menggemari aktivitas mendaki gunung.

Jauh berbeda dengan kisah Zafran dan kawan-kawannya di film 5 CM, mereka harus berjam-jam menyeret kaki, berlumur debu, terhempas batu, dan bersusah payah untuk sampai ke puncak Mahameru. Namun kebalikannya jika mendaki di Gunung Andong, dengan tinggi 1.726MDPL, Gunung berpunuk sapi ini ringan untuk didaki, tidak membutuhkan waktu lama untuk sampai di puncak, dan sangat cocok bagi kamu yang belum lama berkecimpung di dunia pendakian.

gunung andong Semarang

Bagaikan gardu pandang di tengah lembah, dari puncak Gunung Andong kita bisa melihat gunung Merbabu yang menjulang tinggi, gunung Merapi, gunung Ungaran yang bersembunyi di pundak gunung Telomoyo dan si kembar dampit Sindoro Sumbing dari kejauhan. Jadi, sudah bisa membayangkan seberapa menariknya pemandangan ketika matahari terbit di ujung timur dan matahari terbenam di sisi Barat? Satu kata, WOW.

 

Perjalanan Ke Gunung Andong

Gunung Andong terletak di Kecamatan Ngablak, Magelang. Jika kamu dari Semarang dan Ungaran, langsung saja menuju Pasar Sapi Salatiga, belok kanan ke arah Magelang (jalan raya Salatiga – Kopeng) menuju ke Pasar Ngablak, dari sini sudah banyak penunjuk jalan menuju basecamp, ikuti saja papan petunjuknya. Setelah sampai di pertigaan makam Dusun Kenteng, jika belok kiri akan menuju Basecamp Sawit, sedangkan lurus kanan akan menuju ke Basecamp Dusun Pendem, terserah kamu mau lewat jalur mana. Setelah itu tinggal ikuti saja jalan tersebut hingga kamu sampai di basecamp. Kita akan mulai pendakian dari basecamp ini.

“Ngeri! Sepagi ini, sudah ada 75 orang yang naik puncak Andong!” komentar saya pagi itu, ketika menulis data diri di buku registrasi pendakian gunung Andong via Basecamp Sawit. Padahal bukan hari libur.

Gunung ramah pendaki ini memiliki dua jalur pendakian yang cukup populer, yaitu via Basecamp Sawit dan Basecamp Dusun Pendem, dari kedua jalur pendakian tersebut, Basecamp Sawit merupakan jalur paling populer dikalangan pendaki. Tempat parkir, toilet, warung, tempat istirahat dan fasilitas umum lainnya mudah ditemukan di sini. Untuk tiket pendakian dan rute pendakian dari Perhutani sebesar Rp4.000,- (sudah termasuk asuransi), ditambah Rp1.000 untuk kas Dusun Sawit, kemudian Rp5.000 untuk biaya parkir sepeda motor.

POS I, Watu Pocong, gunung andongPOS I, Watu Pocong, Gunung Andong
POS II, Watu gambir, gunung andongPOS 2, Watu Gambir

“Bhahaha karena mendaki adalah hak segala bangsa!” kata teman traveler yang sudah khatam jalur pendakian Gunung Andong

Benar juga, semua orang berhak untuk mendaki gunung mungil yang mulai booming 2 tahun belakangan ini. Tua, muda, pria, wanita, bahkan anak balita yang berumur 4 tahun pun nampak senang bermain-main dan jalan kaki sampai ke puncak. Kebanyakan orang yang berpapasan dengan saya mengaku baru pertama kali ke Andong dan ada pula yang belum berpangalaman mendaki gunung. Saking populernya di kalangan pendaki, setiap akhir pekan dan hari libur gunung ini sangat ramai oleh pendaki bahkan hingga penuh sesak layaknya pasar. Jadi bila ingin suasana yang lebih sepi, saran saya, mendakilah di hari biasa.

Mata Air, Gunung AndongMata Air, Gunung Andong

Gunung ini memiliki empat puncak, yaitu Puncak Makam yang berada di sisi paling Barat,  dimana terdapat sebuah makam bernama Makam Joko Pekik. Belok kanan ke arah timur terdapat Puncak Jiwa, yang digunakan sebagai tempat camping ground terluas di Gunung Andong, sebuah helikopter pun bisa mendarat di sini. Puncak Andong, adalah puncak tertingginya 1726 MDPL. Kemudian untuk menuju Puncak Alap-alap di sisi paling timur, kita harus menuruni Jembatan Setan dengan jalur yang curam dan sempit, lebarnya tidak sampai 1 meter dengan jurang di kanan dan kiri.

gunung-andong Puncak Makam, Gunung Andong
dua puncak gunung-andong Puncak Jiwa (kiri) dan Puncak Makam (kanan)
puncak andong 1726MDPL Puncak Andong 1726 MDPL
Puncak Alap-alap gunung andong Foto dari Puncak Alap-alap
Yuk Pesan Tiket Pesawat dan Hotel Murah di Semarang, dan Bersiaplah Explore G.Andong

 

Uniknya Gunung Andong, di Puncak Jiwa terdapat dua warung yang bisa kita gunakan untuk makan bagi yang tidak membawa bekal, dan bisa jadi tempat istirahat sekaligus tidur bagi yang tidak membawa tenda. Kemudian jika kamu kehabisan air, kamu bisa menemukan mata air di tengah perjalanan antara POS 2 Watu Gambir dan Watu Wayang, kamu bisa mengisi penuh botol botol penyimpanan air kamu. Waktu pendakian pun cukup singkat, hanya dibutuhkan waktu sekitar 50 menit saja, sedangkan untuk turun sekitar 40 menit. Tergantung kemampuan fisik masing-masing.

Gunung Andong memang terhitung pendek, medan yang dilalui sangat ringan bagi pendaki pemula, bahkan bagi yang bukan pendaki sekalipun. Namun jangan salah, pemandangan dan suasana yang ditawarkan tidak kalah menariknya dari gunung dengan ketinggian di atas 2.000 mdpl.

(Visited 1,616 times, 1 visits today)


About

Holiday Runner yang lagi rajin renang, Tertarik dengan street photography dengan kamera handphone Owner www.slamsr.com


'Gunung Andong, Gunung Ramah Bagi Pemula' have 2 comments

  1. August 22, 2016 @ 1:03 pm slamsr

    sepertinya nyaman buat anak kecil… atau ajak anak balitanya. tapi tetap harus ekstra hati hati

    Reply

  2. September 18, 2016 @ 2:48 pm BENNY

    SALAM LESTARI

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool