mangut manyung bu fat

Ini Dua Menu Mangut Legendaris di Semarang

Ini Dua Menu Mangut Legendaris di Semarang
5 (100%) 2 votes

Sebagai kota yang berbatasan langsung dengan pantai, Semarang memiliki berbagai menu kuliner hasil laut. Di kota ini sangat mudah dijumpai warung atau rumah makan yang menawarkan seafood sebagai menu unggulan yaitu mangut Semarang. Salah satu yang khas dan banyak digemari adalah menu mangut Semarang. Jika Anda liburan ke Semarang dan ingin berburu kuliner, jangan lupa untuk berburu menu mangut. Rasa pedas dan gurihnya mangut Semarang yang khas membuat banyak orang ketagihan menu tersebut.

Di Semarang ada dua tempat legendaris untuk menikmati menu mangut. Legendaris karena sudah lama berdiri dan masih digemari hingga saat ini, bahkan telah membuka cabang di beberapa tempat. Berikut dua tempat legendaris untuk menikmati lezatnya menu mangut di Semarang.

Mangut Ndas Manyung Bu Fat

Warung Bu Fat yang terletak di Jalan Ariloka Raya, daerah dekat sungai Banjir Kanal Barat merupakan salah satu pelopor menu Ndas atau Kepala Manyung di Semarang. Berawal dari sebuah warung kecil yang didirikan pada tahun 1960, dan pada tahun 1997 menemukan resep Kepala Mangung, kini warung Kepala Manyung Bu Fat sudah cukup besar. Bahkan Mangut Ndas Manyung selera Bu Fat juga hadir di tengah Kota Semarang, tepatnya di Jl. Erlangga Timur No. 3 Semarang.

Mangut Semarang

Olahan menu kepala manyung di warung Bu Fat memang spesial. Kepala manyung yang disajikan dipilih yang berukuran besar, dengan berat sekitar 1 Kg. Rasa gurih kepala manyung dan rempahnya yang pedas, serta tidak ada bau amis, membuat ketagihan mereka yang mencoba menu ini. Untuk mengolah hingga siap disajikan, setidaknya membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Kepala manyung yang telah panggang direbus setengah matang dulu, setelah itu baru dimasak bersama bumbunya hingga benar-benar siap disajikan.

Kenikmatan menu kepala manyung terletak pada kemampuan juru masak dalam mengolahnya. Dengan bumbu yang terdiri dari cabe, miri, bawang, kencur, dan daun jeruk, tentu banyak yang bisa membuatnya. Tentu, bumbu boleh saja sama, tapi beda yang mengolah pasti akan berbeda pula rasanya.

Harga satu porsi mangut kepala manyung Bu Fat berkisar mulai Rp 50 ribu hingga Rp 75 ribu, tergantung seberapa besar ukurannya. Warung yang kini telah dijalankan oleh generasi kedua ini, setiap hari buka dari pukul 07.00-19.00. Jika tidak ingin antre sebaiknya datang tidak pada waktu jam makan siang, karena warung selalu penuh pengunjung yang bersantap siang.

Untuk menuju ke Warung Bu Fat yang terletak di Jalan Ariloka Raya juga cukup mudah, sekitar 15 menit dari kawasan Simpang Lima. Dari Simpang Lima, Anda bisa menuju ke arah Tugu Muda kemudian lurus ke arah Banjir Kanal, setelah itu berputar balik arah di bundaran, dan belok kiri tepat untuk menyusuri jalan yang berada tepat di tepi Sungai Banjir Kanal Barat. Nanti jika menemukan plang Jalan Ariloka Raya, berbelok masuk dan terus hingga ada warung cukup besar bertulis Warung Makan Kepala Manyung Bu Fat.

Mangut Belut Bu Nasimah

Salah satu pelopor menu mangut belut di Semarang adalah warung Bu Nasimah di Sampangan. Warung tersebut telah dirintis sejak tahun 1978. Karena warung selalu penuh dengan pelanggan yang datang, pada tahun 2009 membuka cabang di pujasera Jalan Kyai Saleh, dan yang terbaru di Jalan Jati Raya Banyumanik.

Mangut Semarang

Mau jalan-jalan? Temukan berbagai pilihannya di sini: hotel semarang, tour murah, dan paket wisata

Menu belut banyak disukai karena mengandung banyak protein, dipadu dengan olahan yang tepat menjadikan menu ini khas dan enak. Menurut Bu Yanti, pemilik warung welut di pujasera Kyai Saleh yang merupakan anak Bu Nasimah, pada saat memasak menu langsung dicicipi, sehingga bumbu benar-benar telah merasuk dan pas matangnya.

Di warung welut ini, untuk membidik pasar yang lebih luas ada dua pilihan mangut belut, yaitu dengan tingkat pedas yang biasa dan yang sangat pedas. Jadi pelanggan bisa memilih sesuai dengan selera.

Untuk ke Warung Bu Nasimah yang berada di Jalan Menoreh Raya Sampangan sekitar 25 menit dari tengah kota, menyusuri jalan yang menuju kampus Unnes (Univesitas Negeri Semarang). Yang berada di tengah kota adalah cabangnya yang ada di Pujasera Kyai Saleh, dari Kawasan Simpang Lima hanya sekitar 5 menit.

Tentu selain dua tempat legendaris tersebut, masih ada beberapa tempat untuk menikmati menu mangut Semarang yang bisa Anda jumpai di Semarang. Anda pun mungkin juga telah memiliki warung langganan sendiri. Namun bagi yang pertama ingin mencoba menu mangut, baik mangut kepala manyung maupun mangut belut, bisa menuju ke dua tempat tersebut.

(Visited 593 times, 1 visits today)


About

Aktif mengenalkan Wisata Semarang melalui berbagai media


'Ini Dua Menu Mangut Legendaris di Semarang' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool