vihara di lasem

Tak Perlu Ke Thailand, Vihara Di Lasem Punya Patung Budha Tidur

Ezytravelers, tak usah jauh-jauh pergi ke Thailand, vihara di Lasem pun memiliki patung Buddha Tidur! Seminggu lalu, saya sempatkan untuk menelusuri sebuah situs sejarah yang ada di Vihara Ratanavana Arana Lasem. Vihara ini sering disebut-sebut ketika saya berkunjung ke Lasem.

Selain Wat Pho di Bangkok, Thailand, adanya patung Buddha tidur di Lasem membuat saya teringat sebuah Vihara bernama Long Son Pagoda di Nha Trang, Vietnam. Konon, barang siapa yang dapat menyentuh kaki sang Buddha akan mendapatkan keberuntungan. Percaya tak percaya, namun saya pun tetap mencobanya.

vihara di lasem

Vihara Ratanavana Arama Lasem ini pun memiliki sebuah patung Buddha tidur yang ukurannya besar. Dengan panjang 14 meter yang berada di area vihara tersebut. Patung Budha itu menggambarkan Sang Buddha Gautama yang meninggal dunia dengan sempurna.

Vihara di Lasem ini didirikan oleh Bhante Sudhammo di Desa Sendangcoyo, Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang. Luas area vihara ini adalah 6 hektar. Alasan didirikannya vihara di Lasem karena Lasem merupakan salah satu titik perkembangan Agama Budha di Indonesia sejak zaman Kerajaan Majapahit.

Sejarah Perjalanan Sang Budha Sidhartha Gautama

Yang membuat Vihara di Lasem ini menarik adalah adanya sebuah situs sejarah mengenai perjalanan sang Budha Sidhartha Gautama dari lahir hingga wafat. Perjalanan tersebut digambarkan menggunakan patung bewarna emas.

vihara di lasem

Ketika kita tiba di vihara tersebut, kita akan dibuat kagum dengan patung-patung yang memiliki arti penting tentang perjalanan sang Buddha. Selain cerita sejarahnya, nilai-nilai keagamaan pun tertoreh di sana.

Ketika kita melangkahkan kaki menaiki anak tangga, maka kita akan berjumpa dengan patung pertama, yaitu patung naga raksasa dan patung lainya seperti patung Dewi Mahamaya yang merupakan ibu dari Sidhartha Gautama, dan patung lahirnya Sidhartha Gautama.

Setiap kita melangkah, kita akan menyaksikan patung berwana emas lainnya, seperti patung  Sidharta Gautama sedang bersemedi di bawah pohon beringin. Patung setinggi 3 meter ini menunjukkan bahwa sang Budha sedang melakukan pertapaan selama 6 tahun di Hutan Uruvela, India.

vihara di lasem

Patung-patung lainnya adalah patung Sidharta Gautama duduk bersila di atas bunga teratai dengan posisi tangan kanan diangkat setinggi dada. Patung tersebut menceritakan bahwa, sang Budha telah menemukan tujuh langkah mencapai kesempurnaan hidup.

Kesempurnaan tersebut meliputi;

  1. Sati (perhatian)
  2. Dhamma (penyelidikan)
  3. Viriya (Semangat)
  4. Piti (Kegiuran)
  5. Pasadi (ketenangan)
  6. Samadhi (pemusatan pikiran)
  7. Upekkha (keseimbangan batin)
vihara di lasem

Patung Buddha Tidur

Di atasnya lagi, kita akan menemukan sebuah patung berukuran raksasa dengan posisi tidur. Patung ini menggambarkan sang Budha meninggal dunia dengan posisi sempurna.

Makam Pendiri Vihara Ratanavana Arama

Penelusuran saya di Vihara tersebut tak berhenti sampai di situ. Saya mencoba berjalan menuju arah belakang Vihara yang dipenuhi dengan pepohonan yang rindang. “Di belakang sana, ada makam pendiri Vihara ini mbak. ” Kata Mas Bahak, yang saat itu menemani saya mengunjungi Vihara yang megah itu.

vihara di lasem

Dengan sangat berhati-hati kami pun melewati jalanan yang hijau penuh dengan lumut dan terasa agak licin, karena posisi tanah yang agak miring.  Beberapa ekor anjing pun menyambut kami di depan makam tersebut.

Makam yang diceritakan tersebut telah dibangun dan bangunannya menyerupai candi Borobudhur. Replika Candi Borobudhur tersebut bernama Candi Sudhammo Mahathera dengan dikeliligi sebuah  pagar berwana hitam berhiaskan relief Bhante Sudhammo.

vihara di lasem

Keistimewaan lain dari Vihara ini adalah kita dapat menyaksikan garis pantai utara di Lasem. Keindahan alam Lasem dapat kita nikmati saat berada di kawasan Vihara yang terletak di dataran tinggi Lasem.

vihara di lasem

pemandangan garis pantai yang terlihat dari Vihara

Ketika berkunjung ke vihara ini, pengunjung tidak dipungut biaya atau tiket masuk, tapi kita diwajibkan untuk mengisi buku tamu, dan bila kita ingin memberikan sumbangan suka rela kepada vihara, maka pengurus pun tak menolaknya.

Untuk datang ke vihara ini memang tak mudah, sebelumnya kita harus meminta izin kepada pengurus vihara untuk melakukan kunjungan. Dulunya tempat ini memang dibuka bebas untuk umun, namun karena berbagai pertimbangan maka tempat ini ditutup dan tak sembarang pengunjung dapat masuk dengan bebas tanpa ijin.

Mau jalan-jalan? Temukan berbagai pilihannya di sini: hotel di Semarang, wisata Semarang, dan tiket pesawat ke Semarang
Tak Perlu Ke Thailand, Vihara Di Lasem Punya Patung Budha Tidur
5 (100%) 2 votes
(Visited 292 times, 1 visits today)

About

Seorang gadis yang doyan jalan-jalan. Selalu menceritakan cerita perjalanannya melalui tulisan dan foto.


'Tak Perlu Ke Thailand, Vihara Di Lasem Punya Patung Budha Tidur' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool