Kebun Durian Watu Simbar, Wisata Agro dan Edukasi Anak

Kebun Durian Watu Simbar, Wisata Agro dan Edukasi Anak
5 (100%) 1 vote

Musim durian sudah dekat nih, sobat Ezy. Dlongop-dlongop (bunga durian) mulai nampak bermunculan di dahan pohon-pohon durian sekitar wilayah Gunungpati. Sebagai salah satu sentra perkebunan buah durian yang terkenal di Semarang, Gunungpati memang menjadi tujuan utama bagi pecinta buah berduri ini, entah beli untuk dibawa pulang atau santap di tempat. Salah satu sentra perkebunan durian yang menyediakan santap di tempat yaitu Kebun Durian Watu Simbar.

watu-simbar-pendopo2

“Mas, yuk makan durian di rumahmu?” Ajakan seorang teman kerja saya setiap kali datang musim panen durian.

“Boleh, tapi panjat sendiri ya, di belakang rumah banyak pohon durian,” Jawab saya datar

“Beneran boleh manjat sendiri? Asyiiik…” Semangat sekali, matanya berbinar, seperti anak kecil yang dikasih permen cokelat.

”Iya, boleh. Nanti aku teriak dari bawah misalkan pemiliknya datang,” Canda saya.

“Mbelgedez…!!!” Teriaknya, sambil geregetan mau melempar sandal.

Kebanyakan orang Gunungpati memang dicap mempunyai pohon durian. Namun nasib berkata sebaliknya, saya sebagai orang pribumi tidak mempunyai kebun durian, selembar daun pun tidak. Nah, ketika ada teman yang ingin menikmati durian, biasanya saya ajak ke Kebun Durian Semarang Watu Simbar,  yaitu sebuah kebun durian Semarang yang dibuka umum untuk menikmati durian sekaligus sebagai tempat wisata terpadu. Lokasinya berada di Jl. MR Koesbiyono Tjondro Wibowo, Kelurahan Pakintelan, Gunungpati, Semarang. Sekitar 2 kilometer, tanjakan ke-dua  dari perempatan Sumur Jurang menuju ke arah kampus UNNES.

Sejarah Kebun Durian Watu Simbar

 

“Nama Watu Simbar berasal dari cerita turun-temurun bahwa dulunya di wilayah ini ada sebuah batu yang saat dibelah keluar Pohon Simbar dari dalamnya,” terang Wibi, owner Kebun Durian Watu Simbar. Kebun dengan luas 3,5 hektare ini sudah ada sejak tahun 1989 silam, namun baru dikelola dan dibuka untuk umum 3 tahun ini. Dahulu kebun durian Semnarang di Watu Simbar hanyalah kebun durian biasa, dimana bila musim panen durian, buahnya langsung ditebas (diborong), tidak dijual sendiri.

Nuansa adat Jawa sangat kental terasa ketika pertama kali memasuki gerbang. Pagar hidup berupa pohon bambu  menjulang tinggi di samping kanan dan kiri melambai-lambai seakan memberi ucapan selamat datang kepada pengunjung untuk memasuki kebun durian semarang ini. Rumah Joglo dan gazebo dibangun di tengah kebun sebagai tempat pertemuan dan menikmati buah durian. Selain kebun durian, masih ada kebun sayur sawi dan kangkung misal, kebun buah dan peternakan hewan yang bisa dijadikan wisata edukasi yang cocok untuk dikunjungi bersama si kecil.

Terdapat 50 Jenis Durian

 

kebun durian Semarang watu-simbar-rumah-pohon

Makan Durian di atas Pohon

Di Kebun Durian Semarang di Watu Simbar terdapat sekitar 50 jenis pohon durian, kebanyakan adalah varian lokal liar tanpa budidaya. Banyaknya nama dan jenis durian dikarenakan orang Gunungpati yang senang memberi nama. Seperti nama “Durian Petir”, dinamai seperti itu karena pernah disambar petir. Kemudian ada durian yang dahan pohonnya miring, lalu dinamai “Durian Doyong”. Yang paling unik dan menjadi maskot kebun ini adalah “Durian Bejo”, umurnya sudah 150 tahun, dinamai Bejo karena pemiliknya bernama “Bejo”.

Pilih sendiri durian kesukaanmu

 

Banyaknya jenis durian bakal membuatmu leluasa memilih jenis durian kesukaan. Suka durian dengan daging tebal dan manis? ada Durian Gemblong.  Suka durian dengan daging buah berwarna kuning, pulen dan sedikit rasa pahit? pilih Durian Glawer dan jika ingin yang tebal, manis serta ada sensasi rasa pedas? ada Durian Bawang. Semua lengkap di sini!

Kemudian jika makan di meja sudah terlalu biasa, kamu bisa meminta untuk makan di atas pohon, sudah ada semacam rumah pohon tanpa atap dengan ketinggian 10 meter, di tengah taman. Aman kok! Sensasi nikmatnya pasti akan lebih menusuk.

Pemandangan dan Suasananya Sangat Nyaman

 

watu-simbar-pendopo

Pendopo Utama Kebun Durian Watu Simbar

Jika kamu berpikir Kebun Durian Watu Simbar hanya kebun durian biasa, kamu salah. Lokasinya yang terletak di ketinggian 527 mdpl menjanjikan panorama indah khas wilayah perbukitan. Di sisi samping gazebo utama tempat biasa pengunjung menikmati durian, kita dapat menikmati kawasan Semarang dari ketinggian. Menengok ke arah selatan kita akan disuguhi pemandangan Gunung Ungaran. Selain itu beberapa gazebo kecil di kebun juga cocok untuk bersantai menikmati udara segar.

Saya merasa sangat betah di sini, menikmati es krim kelapa muda di bawah teduhnya atap joglo yang dikelilingi pepohonan rindang, disapa semilir sejuk angin dan diiringi alunan lagu jawa. Damai…!

watu-simbar-gazebo

Gazebo, tempat istirahat dan menikmati Durian

Wisata Edukasi Pertanian dan Peternakan Bagi Anak-anak

watu-simbar-wisata-edukasi
Sumber foto : Paud Bintang Juara

Di Kebun Durian Semarang Watu Simbar, orang tua juga bisa mengenalkan berbagai jenis buah pada si kecil di alam secara langsung. Si kecil dapat belajar menanam tanaman kangkung dan sawi misalnya, merawat dan memanen sayuran yang sudah siap panen. Anak-anak juga dikenalkan dengan bermacam hewan ternak, memberi makan kambing, membelai marmut dan ikan mas di kolam. Dalam paket wisata edukasi, anak juga diajarkan bagaimana cara membuat es krim sendiri. Yang lebih berkesan adalah, setiap anak akan membawa hasil panen tanaman dan es krim yang dia buat sendiri. Wow… tentu akan memberi kesan mendalam bagi si kecil daripada sekadar belajar di dalam ruangan.

Mau jalan-jalan? Temukan berbagai pilihannya di sini: hotel semarang, tour murah, dan paket wisata

Informasi Penting

Festival Durian Gua Kreo Semarang6

Kebun durian Semarang yang terletak di Watu Simbar buka tiap hari, pukul 09.00 – 16.00 WIB. Jika ingin menikmati durian, waktu yang tepat adalah di musim panen sekitar bulan November hingga bulan Maret. Saya rekomendasikan untuk melakukan pemesanan tempat terlebih dahulu 2 atau 3 hari sebelumnya di (024) 76921737, karena jumlah buah yang dipanen terbatas tiap harinya. Untuk menyantap durian di sini cukup merogoh kocek Rp 50.000/kg saja. Jika hanya ingin jalan-jalan menikmati suasana alam, pengunjung hanya dikenakan tiket masuk Rp5.000,-/orang saat hari biasa (Senin – Jumat), dan Rp7.500,- di hari Sabtu, Minggu dan Libur Nasional. Di luar musim durian, Watu Simbar biasa digunakan untuk acara Outbond, Paintball, dan wisata edukasi anak.

(Visited 1,809 times, 3 visits today)


About

Holiday Runner yang lagi rajin renang, Tertarik dengan street photography dengan kamera handphone Owner www.slamsr.com


'Kebun Durian Watu Simbar, Wisata Agro dan Edukasi Anak' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool