Selat Solo - kuliner khas kota solo

Lezatnya Selat Solo Rumah Makan Vien’s

Selat Solo, kuliner khas Kota Solo ini mungkin masih belum terdengar oleh masyarakat luas. Mungkin kalah tenar dibandingkan dengan Nasi Liwet atau Tengkleng Solo. Namun di Kota Solo, Selat Solo sangat digemari dan mudah ditemui. Khususnya ketika pagi hingga sore hari.

Memang kurang lengkap jika melakukan sebuah perjalanan ke sebuah kota tanpa mencicipi kuliner khas kota tersebut. Seperti yang sering aku lakukan ketika mengunjungi sebuah kota, aku selalu menyempatkan diri untuk mencicipi beberapa kuliner khas dari kota tersebut. Selain menulis beberapa destinasi yang akan dikunjungi, aku juga menulis daftar beberapa kuliner khas di kota tersebut. Jalan-jalan bakal terasa lebih lengkap dengan mengunjungi destinasi wisata dan sekaligus mencicipi kuliner khas di kota tersebut. Seperti ketika aku berkunjung ke Kota Solo.

Selat-solo

Kota Solo atau Surakarta terletak di sebelah selatan Kota Semarang. Jarak antara Kota Semarang sekitar 113 Km atau bisa ditempuh dalam waktu sekitar 2-2.5 jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan pribadi. Selain kendaraan pribadi, untuk menuju Kota Solo juga bisa menggunakan bus, dan kereta api. Kota Solo tidak hanya dikenal dengan budaya dan keratonnya, namun juga dengan kulinernya. Kulinernya memiliki rasa yang lezat, gurih dan citarasa yang berbeda. Beberapa kuliner khas Kota Solo diantaranya adalah Nasi Liwet, Tengkleng, Sate Buntel, Timlo Solo, dan Selat Solo. Aku akan bercerita tentang lezatnya Selat Solo.

selat-solo

Di Kota Solo terdapat beberapa rumah makan yang menyediakan menu Selat Solo. Tentunya semuanya menawarkan citarasanya masing-masing. Namun, aku memilih untuk mencicipi Selat Solo jatuh pada di Rumah Makan Vien’s. Rumah Makan Vien’s terletak di Jalan Hasanuddin No. 99 Kota Solo. Berjarak sekitar 200 meter di belakang Stasiun Balapan. Rumah makan ini juga dekat dengan Pasar Nongko. Letaknya juga bisa di cari via google maps. Kalau kalian masih bingung, kalian bisa menggunakan becak untuk menuju ke rumah makan ini. Rumah Makan Vien’s buka mulai pukul 08:00 hingga pukul 16:00.

Baca juga: Traveling ke Kota Solo? Jangan Lupa cicipi 8 Kuliner Khas Kota Solo ini

Selat Solo merupakan salah satu kuliner khas Kota Solo. Beberapa orang juga menyebutnya sebagai Bistik Jawa. Hal itu disebabkan adanya perpaduan makanan barat dan timur. Selat Solo terdiri dari wortel, buncis, ketimun, kentang goreng, selada, telur, dan daging yang disiram dengan kuah semur yang ditambahi dengan mayonase agar rasanya lebih segar. Selat Solo juga diberi irisan daging. Selain Selat Solo, Rumah Makan Vien’s juga menjual beberapa menu lain, seperti Timlo Solo, Soup Matahari, dan Stup Makaroni.

selat-solo

Aku memesan satu porsi selat daging iga, nasi putih, dan teh panas. Setelah membayar di kasir, pesanan langsung tersaji di meja. Harganya murah dan sangat terjangkau, bahkan untuk kalangan mahasiswa. Sebelum dimakan, jangan lupa berdoa dan didokumentasi terlebih dahulu. Selat daging iga terdiri dari daging iga sapi, satu butir telur, kentang goreng, keripik kentang, wortel rebus, buncis rebus, acar mentimun, dan daun selada. Kemudian disiram dengan kuah encer berwarna kecoklatan dan ditambahi mayonase. Rasanya sedikit asam, pedas, dan segar. Porsinya tidak terlalu banyak, namun sangat mengeyangkan. Kalo masih kurang bisa nambah nasi putih yang disajikan secara terpisah.

selat-solo

Rumah makan Vien’s memiliki tempat yang nyaman dan tidak terlalu luas. Penataan kursi dan meja sangat rapi dan bersih. Pengunjung di rumah makan ini sangat ramai, apalagi ketika jam makan siang. Pengunjung tak pernah terputus dan warung tak terlihat lengang. Pengunjung terdiri dari berbagai kalangan, baik yang sudah berkeluarga, mahasiswa, orang tua, maupun anak-anak. Bahkan ketika itu terlihat belasan manula melakukan agenda sarapan Selat Solo. Meskipun ramai, pelayanannya terlihat cukup cepat. Piring-piring yang sudah terisi Selat Solo sudah ditata sedemikian rupa. Kemudian tinggal menyiramnya dengan kuah ketika ada pengunjung yang memesannya. Saking ramainya, sebelum tutup pada pukul 16:00, menu Selat Solo sudah habis terjual. Selain itu, para pelayan juga sangat ramah kepada pengunjung.

Mau traveling ke Kota Solo? Temukan berbagai pilihannya di sini: Pesan Hotel di Semarang, Paket Wisata di Semarang, dan Tiket Pesawat ke Semarang

Untuk masalah harga, kalian tidak perlu khawatir kok. Seporsi selat daging iga cuma dibanderol dengan harga Rp 11.000,-. Bayangkan saja dengan harga segitu kita sudah bisa menikmati selat yang daging iga dan telur. Secara keseluruhan sangat direkomendasikan untuk makan Selat Solo di rumah makan Vien’s. Selain rasanya yang lezat, harganya juga murah. Ada beberapa rumah makan yang menjual Selat Solo. Tentu saja mereka memiliki ciri khas dan citarasa masing-masing. Semua kembali lagi kepada selera konsumen sebagai penikmat dan penilai kelezatan dan citarasa sebuah sajian kuliner.

Rumah Makan Vien’s
Jalan Hasanuddin No. 99, Kota Solo
Jam Buka: 08:00 – 16:00 WIB

Lezatnya Selat Solo Rumah Makan Vien’s
5 (100%) 1 vote
(Visited 292 times, 1 visits today)


About

Traveller, Travel Blogger


'Lezatnya Selat Solo Rumah Makan Vien’s' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool