Iga Bakar Tandhok

Makan dan Gaul di Iga Bakar Tandhok Semarang

Asyik mengunjungi berbagai tempat wisata di Semarang, jangan abaikan suara kukuruyuk dari dalam perut ya..

Supaya bisa lanjut keliling Semarang dengan kondisi prima, perut yang sudah mengirimkan sinyal lapar tentu saja harus diisi terlebih dulu. Agar tak merasa rugi waktu, sebaiknya sih cari tempat makan yang asyik dan unik. Sambil menyelam minum air, selain makan kita bisa mendapatkan pengalaman seru atau ilmu baru yang mungkin tak bisa kita temukan di tempat lain.

Salah satu tempat makan asyik di Semarang adalah Iga Bakar Tandhok. Sesuai namanya tentu saja menu utama yang jadi andalan dari tempat makan ini adalah iga bakar yg terletak di jalan Kelud raya no.10 Sampangan.

Akan tetapi masih banyak menu lain yang ditawarakan seperti nasi goreng, spageti, salad dan masih banyak lagi, dengan harga standar café, masih masuk dalam kategori terjangkau menurut saya.

daftar menu

Beberapa waktu lalu saya berkesempatan mencicipi iga bakar di sini. Rasanya enak, gurih, dan empuk. Satu porsi nasi tak cukup untuk mendampingi seporsi iga masuk ke dalam perut. Harus nandhok, alias nambah! Soalnya potongan daging iganya lumayan besar.

iga bakar

Kita bisa memilih mau menikmati makanan di ruang ber AC, non AC dalam, atau di pekarangan belakang dekat kolam ikan. Di ruang makan ber AC salah satu diarahkan proyektor  ke salah satu sisi tembok, yang menampilkan acara televisi. Jadi meskipun sedang di luar rumah kita tidak ketinggalan acara TV kesayangan. Tinggal request aja sama penjaganya mau menonton channel apa. Biasanya di tempat ini juga sering diadakan nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola.

cafe-iga-bakar-tandhok

Yang membuat tempat ini tambah menarik adalah, karena di sebelahnya, masih jadi satu dengan resto, merupakan basecamp dari komunitas ORArT-ORET.

Memasuki ruang basecamp sudah terasa aura seni yang kuat. Di beberapa sisi tembok sengaja dibuat lukisan wajah yang sangat besar. Katanya lukisan itu hanya diselesaikan dalam waktu sekitar empat jam saja. Kereen.

Di tempat ini komunitas ORArT-ORET sering mengadakan kegiatan seni, ya apapun yang berbau seni, baik itu gambar, musik, bahkan menyelenggarakan kelas kecantikan juga!

orart-oret

Pada saat saya berkunjung ke sana, ORArT-ORET sedang menyelenggarakan kegiatan jamstrip alias menggambar bareng, dalam rangka #KosasihDay  yaitu sebuah penghormatan untuk Bapak Komik Indonesia, almarhum RA Kosasih. Anak sulung saya Thifa, dan Ayahnya ikut berpartisipasi. Di sana kami juga bertemu dan berkenalan dengan beberapa teman baru, jadi tambah gaul deh!

Betul kan travelers, Iga Bakar Tandhok, bukan hanya sekedar tempat makan saja. Tapi juga tempat gaul yang positif.

Iga Bakar Tandhok buka setiap hari pada pukul 11.00 sampai 22.00. Oya tempat ini juga ada free wifi-nya. Jadi, meskipun paket internet habis, kita masih bisa tetap eksis di socmed sambil browsing tiket pesawat murah untuk destinasi traveling selanjutnya.

Makan dan Gaul di Iga Bakar Tandhok Semarang
5 (100%) 1 vote
(Visited 3,688 times, 8 visits today)


About

Ibu dua anak, blogger, penulis komik Mak Irits dan #DiaryMamaMie


'Makan dan Gaul di Iga Bakar Tandhok Semarang' have 3 comments

  1. April 23, 2015 @ 11:43 am 3SRD Beauty Series

    Waaahh kayaknya enak yaa
    Berarti kalo ke semarang, harus mampir ke iga bakar thandok ya 🙂

    Reply

  2. April 23, 2015 @ 11:44 am Ciku Batik Anak

    hmmm yummy iga bakarnya 🙂

    Reply

  3. April 23, 2015 @ 9:17 pm Hidayah Sulistyowati

    Cocok nih buat tempat makan plus ngumpul bareng keluarga. Perut kenyang, hati pun riang 😀

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool