kupat tahu grabag, magelang

Mampir ke Warung Kupat Tahu Pak Manthok di Grabag, Magelang

Hellooo, teman-teman penyuka kuliner. Setelah kemarin saya puas bermain air di Air Terjun Sekar Langit, kami buru-buru pulang ke Semarang. Matahari mulai tergelincir ke arah Barat. Sementara Azan Asar mulai berkumandang dari beberapa masjid dan musala yang berada di kanan kiri jalan Sunan Geseng. Makan siang kayaknya juga ikutan larut terbuang saat jalan kaki menjelajah alam di Air Terjun Sekar Langit.

sekarlangit2

Suara dari dalam perut mulai terdengar lirih. Saatnya mengisi perut lagi nih, teman-teman. Padahal suami udah menjanjikan kami bakal makan sekitar pukul 5 di Tahu Pojok Magelang.

Duuuhhh, nunggu sejam lagi rasanya sudah nggak kuat. Trus gimana dong?

“Di sini ada yang jual tahu kupat nggak sih?”
“Ada lah, tahu kupat kan asli Magelang. Tadi waktu berangkat aku lihat ada beberapa tempat yang jualan. Cuma belum buka, ntar kita lihat deh waktu pulang,” jawab suami.

“Aku nggak mau tahu kupat,” celetuk si bungsu.

“Lantas kalo nggak mau tahu kupat, mau makan apa?”

Terus terang tiap kali ke Magelang kami pasti mampir tahu kupat Populer di jalan Raya Muntilan. Ada beberapa lokasi warung yang menyajikan makanan khas kota Magelang itu. Semua warung itu ramai dengan kunjungan penyuka kuliner khas itu.

Tiba-tiba mobil berhenti di kiri jalan. Suami menunjukkan warung tenda yang menyatu dengan bangunan rumah. Dari nama yang terdapat di spanduk, terlihat ada dua menu yang menyediakan kuliner khas kota Magelang dan mi ayam kesukaan si bungsu.

“Adek pasti pengen mi ayam, kan?”

Melihat warung tenda yang menyajikan makanan kesukaannya, si bungsu langsung mengangguk. Suami segera menyeberang dan menepikan mobilnya.

kupattahu1

Warung Kupat Tahu Pak Manthok menyajikan kuliner khas Kota Magelang yaitu Kupat Tahu. Namun ada menu lain seperti Mi Ayam Goreng, Mi Ayam Goreng Bakso, dan Mi Ayam Kuah Bakso.

Saya dan suami tentu saja memesan menu favorit tiap kali melintas di kota Magelang. Yaitu Kupat Tahu dengan Kol mentah. Tak butuh waktu lama, pesanan Kupat Tahu ala Pak Manthok segera disajikan oleh karyawannya. Untuk minumnya kami memesan Teh Panas yang cocok dinikmati untuk udara sejuk pegunungan.

Saya kasih tahu deh, apa sebenarnya isi seporsi menu Kupat Tahu. Tentu saja sesuai namanya, ada potongan kupat. Kupat  atau ketupat, adalah makanan yang terbuat dari beras dan dimasak dengan cara dimasukkan dalam jalinan daun kelapa. Pasti sudah tahu lah ya bentuk kupat seperti apa.

Teman makan Kupat adalah, irisan kol mentah atau matang karena digoreng. Ada irisan tahu khas Magelang yang sudah digoreng setengah matang. Taoge atau kecambah yang udah direbus. Ada tambahan irisan bakwan, daun seledri yang diguyur dengan sambal kacang yang diuleg kasar. Kemudian masih ditambahkan kuah dari gula jawa, dan taburan bawang goreng, krupuk kanji, kacang tanah goreng yang masih utuh.

kupattahu2
Kupat Tahu memang terlihat berbeda bila dibandingkan dengan Tahu Gimbal khas Semarang. Kalo Kupat Tahu, kuahnya cair dengan taburan kacang yang menimbulkan sensasi renyah saat mencicipi kuahnya. Menikmati Kupat Tahu paling enak dengan ulegan cabe yang lumayan pedas. Yang suka pedas, bisa minta tambah cabe setan yang bakal nendang di mulut. Karena tanpa pedas, Kupat Tahu jadi membosankan.

Di warung sederhana ini, si bungsu memesan menu favoritnya yaitu Mi Ayam Goreng. Pesanan si bungsu justru datang lebih cepat dibandingkan pesanan saya dan suami.

Sajian Mi Ayam Goreng begitu menggoda. Saya ikut mencicipi sesendok, karena penasaran dengan penampilannya. Di atas piring saji, diletakkan mi goreng dengan toping irisan ayam, irisan jamur goreng, sayur sawi hijau, dan bawang goreng yang berlimpah. Waaah, si bungsu langsung merekahkan tawa melihat bawang goreng segitu banyaknya di piring saji. Tak butuh waktu lama bagi si bungsu melahap habis Mi Ayam Goreng.

magelang1

Kuahnya tidak seperti kuah mi ayam yang umumnya ada di kota Semarang. Rasanya mirip dengan saus kecap sate kambing khas Semarang. So far, rasanya enak dan mengenyangkan.

Warung Kupat Tahu dan Mi Ayam Pak Manthok terletak di pinggir jalan raya Grabag. Jalan yang bakal kita lewati bila akan menuju Air Terjun Sekar Langit. Kalo dari jalan raya Semarang – Jogya, begitu masuk arah Grabag, warung ada di sisi kiri jalan. Jadi saran saya, bila akan menuju air terjun Sekar Langit mending mampir makan dulu di warung ini. Harganya murah sih. Untuk Kupat Tahu dan Mi Ayam Goreng sama, seporsi hanya Rp8.000,-. Tuh kan murah banget!

Eh tapi mampir saat pulang seperti kami juga oke saja. Kan perut tiap orang kondisinya berbeda ya. Meski sebelum menjelajah air terjun udah mengisi perut dulu, tetap saja pulangnya mampir makan, hahaha. Yuk jalan-jalan dan kulineran di Magelang. See you next destination, guys.

Mampir ke Warung Kupat Tahu Pak Manthok di Grabag, Magelang
Vote Us
(Visited 612 times, 2 visits today)


About

Ibu dua remaja cowok yang suka jalan dan gila baca


'Mampir ke Warung Kupat Tahu Pak Manthok di Grabag, Magelang' have 3 comments

  1. October 27, 2016 @ 11:28 am diah

    8000 udh bisa kenyang gitu ya Mbak..

    Reply

  2. November 3, 2016 @ 10:03 am jejakjelata

    wahhh bikin lapar inih…

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool