Kuliner Sambel Tumpang

Mampir Makan Sambel Tumpang Kalo Jalan-Jalan ke Boyolali

Mampir Makan Sambel Tumpang Kalo Jalan-Jalan ke Boyolali
5 (100%) 3 votes

Halo Ezytravelers, pernah kulineran Sambel Tumpang? Kalo kalian masih asing dengan nama kuliner yang satu ini, wajib mampir di Boyolali bila tengah tinggal di Solo atau Semarang. Kuliner Sambel Tumpang memiliki ciri khas dari rasa dan penyajiannya. Di Boyolali setiap pagi hingga siang hari, masih banyak penjual yang menjajakan Sambel Tumpang dengan aneka lauk. Teman makannya kebanyakan nasi dan bubur. Masih penasaran dengan penampilannya? Ikuti terus cerita saya yang hampir selalu mampir makan Sambel Tumpang kalo jalan-jalan ke Boyolali.

Kuliner khas dari kota Boyolali ini biasanya untuk sarapan. Tiap pagi, warung-warung yang menjajakan sambel tumpang selalu dikerumuni oleh pembeli. Namun ada juga tempat makan yang menyajikan hingga saat makan siang. Saya mengenal kuliner ini sejak kenal dengan suami yang keluarganya asli dari Boyolali. Tentu saja saya jadi ketularan suka karena tiap kali silaturahmi ke Boyolali, selalu disuguhi sambel tumpang oleh familinya. Kayaknya nggak cuma saya yang jadi ketagihan nyicip Sambel Tumpang. Beberapa pelancong pun senang wisata kuliner Sambel Tumpang bila berkunjung di Solo atau Boyolali.

http://hellosemarang.com/berburu-kuliner-maknyus-di-kawasan-wisata-tawangmangu-karanganyar-solo/

Sambel Tumpang banyak dijajakan di warung di dalam gang, di pinggir jalan, hingga di resto yang ada di dalam hotel. Semua rasanya nyaris seragam, ada keunikan yang kayaknya belum saya jumpai di kuliner lainnya.

Cara Menyajikan Sambel Tumpang

Kuliner Sambel Tumpang

Penyajian sambel tumpang bisa dengan nasi atau bubur yang ditambahkan di atasnya sayuran. Biasanya daun pepaya, kecambah, daun Adas, daun Singkong, atau Kenikir. Kemudian topingnya adalah kuah sambel tumpang. Nah, kuah sambel tumpang ini lah yang memiliki rasa khas tersendiri. Kuahnya dibuat dari bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kencur, cabai, serai, daun salam, dan daun jeruk. Ada tambahan santan dan tempe semangit yang sudah dihancurkan. Kuah sambal ini yang membuat rasa kuliner Boyolali ini begitu gurih bercampur pedas pada sambel tumpang.

Di beberapa warung di dalam gang, penyajian menggunakan daun pisang dengan disemat pakai potongan lidi. Namun ada juga yang menggunakan piring makan. Atau seperti yang saya temukan di tempat makan Mbak Dah, penyajiannya menggunakan piring dari rotan dengan alas kertas coklat dan di atasnya masih diberi selembar daun pisang.

Warung Sambel Tumpang Koyor Mbak Dah Ampel

Tempat kuliner yang terletak di jalan Garuda, Banaran, Boyolali ini buka mulai pukul 09.00 pagi hingga siang hari. Karena malam hari biasanya mesti buka di gerai yang ada di hotel setempat. Keren ya, kuliner khas turun temurun dari nenek moyang masyarakat Boyolali sudah naik kelas di hotel bintang.

Kuliner Sambel Tumpang

Di Sambel Tumpang Mbak Dah Ampel ini, kalian bisa memesan beragam menu dengan pilihan utama adalah sambel tumpang. Lauknya bisa memilih yang tersedia di sana. Ada Koyor, Telor ceplok, Empal Daging Sapi, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Bagaimana bila kalian menjumpai sajian menggiurkan seperti ini?

Kuliner Sambel Tumpang

Nasi dengan aneka sayuran yang diguyur kuah sambel tumpang dan lauk Telor Ceplok. Kalo yang kurang akrab dengan bahan kuah sambel tumpang, bisa loh memilih menu lain. Seperti menu pecel yang pilihan lauknya juga beragam. Saya sih memilih pecel karena kangen dengan sensasi pedas sambel kacangnya. Dengan lauk Empal Daging dan krupuk gendar, padu padan yang cocok untuk seporsi nasi pecel.

Kuliner Sambel Tumpang

Tapi kalo sudah sampai di Boyolali, ngapain nggak nyobain menu kuliner Sambel Tumpang? Rugi dong, kan nggak setiap bulan bisa mencicipi kuliner khas kota yang terkenal dengan icon hewan Sapi ini. Kecuali kalau di kota kalian ada resto atau warung makan yang menyajikan sambel tumpang. Eh tapi, meski ada resto yang menyajikan sambel tumpang, belum tentu rasa kuahnya serupa. Karena bahan baku utamanya adalah tempe semangit yang memiliki rasa khas. Dan nggak setiap kota memiliki bahan utama tempe selezat di Boyolali.

Di tempat sambel tumpang Mbak Dah ini, kalian juga bisa menikmati menu Garang Asem. Tapi karena sering mencicipi Garang Asem di kota Kudus, kami pun tak memilih menu ini. Oh iya, ada tambahan lauk yang tak kalah lezatnya loh. Yaitu menu serundeng yang terbuat dari parutan kelapa yang telah digongso hingga kering.

Nah Ezytravelers, setelah menyaksikan foto-foto di atas, penasaran nggak dengan rasa Sambel Tumpang? Mumpung sebentar lagi jelang akhir tahun, siapin waktu untuk jalan-jalan sambil menikmati kuliner kota Boyolali. Dan nggak hanya Sambel Tumpang serta Susu Sapi saja ya kuliner Boyolali. Masih ada Kembang Jambu, Mento, Soto, dan beberapa kuliner lainnya yang tak kalah kelezatannya. Kapan-kapan saya akan menuliskan kuliner Boyolali yang tak kalah ngehits dari Kuliner Semarang. See you, Ezytravelers.

Mau jalan-jalan? Temukan berbagai pilihannya di sini: hotel Semarang, tour murah, dan tiket pesawat Semarang
(Visited 296 times, 1 visits today)


About

Ibu dua remaja cowok yang suka jalan dan gila baca


'Mampir Makan Sambel Tumpang Kalo Jalan-Jalan ke Boyolali' have 2 comments

  1. December 4, 2016 @ 9:22 pm Eksapedia

    Kota kalahiranku 😀

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool