festival kuliner di Semarang

Maraton Festival Kuliner di Semarang

Vote Us

Salam lunpia…

Semarang memang paling terkenal dengan sebutan Kota Lunpia. Di kota yang hawanya hangat-hangat sedap ini makanan bernama lunpia memang telah menjadi ikon utama. Hampir setiap orang yang berkunjung dari luar kota selalu mencari kulineran yang satu ini untuk dibawa sebagai oleh-oleh bagi keluarganya.

“Belum sah datang ke Semarang kalau belum makan lunpia.” Begitulah konon kabarnya ๐Ÿ™‚

Geliat kuliner memang selalu terasa di Kota Semarang. Hampir di setiap sudut kota menampilkan aneka sajian yang selalu menggugah selera makan. Nggak pagi, nggak siang, apalagi malam hari, akan selalu ada hidangan kuliner di Semarang yang bakalan bikin kita merasa selalu kebobolan kantong. Bukankah makanan enak itu sayang untuk ditolak?

culinary-festival-in-semarang

kuliner di semarang

Potensi mengembangkan usaha kuliner di Semarang berarti luar biasa ya?

Tentu saja hal ini kembali berpulang pada berbagai faktor yang mendukung perkembangan kuliner itu sendiri. Selain rasa, kualitas makanan dan harga yang kompetitif, sebenarnya yang tidak kalah pentingnya adalah dukungan dari pemerintah untuk terus mengembangkan ramainya usaha kuliner ini, terutama untuk mereka para pengusaha kuliner kelas menengah.

Bagi mereka para pengusaha kuliner yang memiliki modal besar, tentu tak akan susah membuka gerai dimana pun dalam upayanya memperkenalkan dagangan kulinernya. Namun apa nasibnya mereka yang tidak memiliki cukup dana untuk itu.

Oleh karena itu sudah tepat sekali nih ada gelaran Culinary & Shopping Festival yang diselenggarakan di 14 kota yang tersebar di Indonesia. Semarang menjadi salah satu kota yang berpartisipasi dalam festival kuliner dan belanja ini. Bekerja sama dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia, pemerintah dan juga komunitas kuliner yang cukup besar di Semarang (Kuliner Semarang) meramaikan berbagai pusat perbelanjaan yang ada di Semarang ini dengan maraton festival kulinernya.

Kenapa disebut maraton festival kuliner?

Culinary & Shopping Festival ini tidak hanya dilaksanakan di salah satu pusat perbelanjaan saja. Silih berganti tenant pengusaha kuliner di Semarang mengisi stan-stan yang telah disediakan di berbagai pusat perbelanjaan di Semarang. Yang pertama festival kuliner ini bertempat di Java Supermall. Dilanjutkan kemudian di Mal Ciputra dan Atrium Plasa Simpang Lima.

Seperti apa sajakah kuliner di Semarang yang disuguhkan oleh mereka para pegiat kuliner kreatif tersebut?

festival kuliner bahan sate omponk

Sate Omponk

 

Yang paling berbeda dan belum banyak beredar adalah Sate Omponk. Coba perhatikan dari gambar di atas, kira-kira semacam apakah makanan ini? ๐Ÿ™‚

Sate Omponk merupakan sate yang berbahan dasar daging ayam. Digiling dan dibumbuin sedemikian rupa sehingga menjadi tampilan seperti di atas tadi. Tampilannya sekilas mirip sosis, tapi ini beda. Kandungan daging ayamnya pekat sekali sehingga tidak seperti sosis teksturnya saat disentuh.

Seperti apakah tampilannya setelah matang? Taraaaa…. baru tau loh kalau di Semarang ada pengusaha kuliner yang kreatif banget membentuk masakannya secara out of the box. Yang namanya sate kan kita tau sendiri seperti itu lah ya, potongan-potongan daging yang disusun satu persatu di tusuk sate, untuk kemudian dibakar. Ya sate ayam, sate sate kambing, hingga sate sapi.

Adakah dari teman-teman yang sudah pernah mencicipi kelezatan sate yang bentuknya berbeda ini?

festival-kuliner-sate-omponk

ย Nah seperti inilah tampilan Sate Omponk setelah diangkat dari tempat pembakaran. Disajikan bersama nasi hangat dan sambal kecap yang mirip sekali dengan sambal kecap yang biasa menjadi pelengkap sate kambing. Sambal kecap ini komplit ada irisan bawang merah dan cabe rawit, dilengkapi pula dengan tomat sebagai lalapan. Dan yang tak kalah endeuz adalah adanya jeruk nipis yang ikut serta di dalam menu Sate Omponk ini. Rasa asam dan aroma khas dari jeruk nipis yang ditambahkan ke dalam sambal ini sangat menggugah selera. Bisa juga kalau mau diteteskan di satenya. Unik dan bikin ingin tambah lagi dan lagiiiii…. (kalau di dompet masih ada jatah untuk beli-beli sih).

Masih ada lainnya lagi yang enak loh. Sudah pernah tau tentang kedahsyatan Rawon Setan?

festival kuliner rawon setan

Kuliner khas Jawa Timur ini bisa kita santap dengan mudah di Semarang. Kenapa dinamakan Rawon Setan? Apakah karena pedasnya yang nampol muka? Biasanya kan begitu, diberi imbuhan ‘setan’ bila bumbunya mengandung ‘cabai setan’ atau makanan dengan kadar pedas yang cukup lumayan. Ternyata dinamakan seperti itu karena di kota asalnya sana warungnya buka mulai jam 10 malam, jam dimana diyakini ‘setan-setan sedang bergentayangan’. Lah… ada-ada saja ya.

Rawon Setan yang ada di Culinary & Shopping festival yang berlokasi di Java Supermal ini enak sekali. Bumbu rawonnya mantap, lengkap dengan sambal yang cocok sekali untuk menggoyang lidah, plus kerupuk udang dan telur asin yang ‘masir’ sekali. Nyamm… nyaamm…

Masih banyaaakkk lagi loh kuliner istimewa yang digelar dalam festival kuliner ini. Bahkan selain Culinary & Shopping Festival ini, Komunitas Kuliner Semarang juga mengadakan festival sambal yang akan digelar bulan depan. Tetap pantengin Hello Semarang ya, nantikan liputan berikutnya.

Bon appetite…

Mau Cari Tiket Pesawat Murah Kemana Aja Dari Citilink?? promonya cuma ada diย Ezytravel.co.id Loh!!
(Visited 492 times, 1 visits today)


About

Ibu dua orang anak yang gemar ngomong gak penting, senang kumpul-kumpul plus ngumpulin buku


'Maraton Festival Kuliner di Semarang' have 6 comments

  1. October 14, 2016 @ 6:06 pm Inung

    jadi pingin sate ompong

    Reply

  2. October 14, 2016 @ 6:11 pm Emakmbolang

    Pingin jadi pengusaha kuliner juga. Aamiin.
    Ikutan acara kayak gini, pas sekali ya mbak.

    Dan…. lihat posternya, ternyata ada di Surabaya Juga….. *ngibrittttt golek badokaa ๐Ÿ™‚

    Reply

  3. October 15, 2016 @ 9:57 am Noe

    Yatuhan itu sate ompong… bentuknya gemesin ๐Ÿ˜€

    Reply

  4. October 15, 2016 @ 10:31 am Relita Aprisa

    Wah kemarin culinary k sini ndak nemu dua sate ini yaa

    Reply

  5. October 15, 2016 @ 11:13 am ade anita

    sate omponk itu mirip sate buntel ya penampakannya.

    Reply

  6. October 15, 2016 @ 1:29 pm lianny hendrawati

    Kalo rawon ada di jawa timur. Itu yang bikin penasaran sate omponk nya ๐Ÿ™‚

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

ยฉ2017ย HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool