media trip semarang

Media Trip Semarang : Wisata Budaya dan Kuliner Kota Semarang

Vote Us

Pada tanggal 2 Mei  2017 lalu, Kota Semarang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT)-nya yang ke 470 tahun. Bertepatan dengan hal tersebut, teman-teman dari Ezytravel.co.id mengadakan Media Trip Semarang. Media trip ini bertujuan untuk mengenalkan potensi wisata budaya yang ada di Kota Semarang. Acara Media Trip Semarang diadakan pada tanggal 3-4 Mei 2017. Acara tidak hanya diikuti oleh kontributor Hellosemarang.com, namun juga perwakilan beberapa media nasional dan lokal.

Beberapa teman media nasional seperti Majalah Femina, Majalah Gadis, Okezone.com, Kompas.com, Republika.co.id dan Kaskus dan tim Ezytravel.co.id datang dari Jakarta menggunakan maskapai Citilink. Berikut adalah cerita tentang Media Trip Semarang tempo Hari.

 

Klenteng Sam Po Kong

Destinasi pertama yang kami kunjungi adalah Klenteng Sam Poo Kong. Kami pergi menggunakan bus PO Nusantara yang cukup nyaman untuk traveling. Di Klenteng Sam Poo Kong, kami ditemani oleh Kakak Desi yang bertugas sebagai guide Klenteng Sam Poo Kong. Beliau akan menjelaskan tentang sejarah Klenteng Sam Poo Kong. Menurut sejarah, Klenteng Sam Poo Kong merupakan tempat pendaratan dan persinggahan seorang laksamana dari Tiongkok, yaitu Laksamana Cheng Ho.

Selain untuk sembahyang umat Kong Hu Cu, Klenteng Sam Poo Kong juga dibuka untuk wisata. Jam operasionalnya mulai pukul 08:00 hingga pukul 21:00. Kami diajak berkeliling area Klenteng Sam Poo Kong. Di Klenteng Sam Poo Kong terdapat 3 klenteng utama. Salah satunya adalah klenteng Dewa Bumi. Kami disarankan untuk tidak gaduh selama berada di area ini agar tidak mengganggu orang yang sedang sembahyang.

Di belakang klenteng utama terdapat relief yang menceritakan sejarah pelayaran yang dilakukan oleh Laksamana Cheng Ho. Di sebelah klenteng ini juga terdapat makam juru mudi kapal Laksamana Cheng Ho. Kakak Dewi juga menambahkan bahwa selain untuk sembahyang dan wisata, Klenteng Sam Poo Kong juga biasa digunakan untuk acara-acara umum, seperti festival musik dan kesenian.

Setelah puas berkeliling dan mempelajari tentang sejarah Klenteng Sam Poo Kong, perjalanan kami lanjutkan menuju Goa Kreo. Kami jadi lebih tahu bahwa sebuah tempat ibadah tidak hanya bisa digunakan untuk ibadah, namun juga untuk wisata dan kegiatan lainnya.

media trip semarang

 

Goa Kreo

Sejarah penyebaran agama Islam di Pulau Jawa dan pembangunan Masjid Agung Demak tidak bisa dipisahkan dengan keberadaan Goa Kreo. Dalam acara media trip ini, kami berkesempatan untuk berkeliling Goa Kreo. Kami ditemani oleh Pak Syafii yang bertugas sebagai guide Goa Kreo sekaligusa bertugas menjaga kami dari gangguan kera-kera yang ada di Goa Kreo.

Pak Syafii menjelaskan bahwa dulu ketika Sunan Kalijaga akan membawa potongan kayu jati sebagai tiang Masjid Agung Demak, beliau dibantu oleh empat kera yang tinggal di sekitar goa. Ketika para kera ingin ikut Sunan Kalijaga menuju Demak, Sunan Kalijaga malah memberikan amanah kepada para kera untuk menjaga daerah tersebut. Kata Kreo berasal dari kata Mangreho yang berarti peliharalah atau jagalah. Oleh karena itu, sekarang daerah ini dikenal nama Goa Kreo.

Selain berkeliling ke Goa Kreo, kami juga menikmati pemandangan dan suasana Waduk Jatibarang yang terletak di sekitar goa. Setelah puas mendapatkan informasi tentang sejarah Goa Kreo, teman-teman Media Trip Semarang diajak untuk makan siang. Kebetulan hari juga sudah beranjak siang. Kami menuju Taman Rekreasi Ngrembel Asri untuk makan siang dan beristirahat sejenak.

media trip semarang

 

Taman Rekreasi Ngrembel Asri

Tim  Media Trip Semarang mengajak kami untuk makan siang di Taman Rekreasi Ngrembel Asri. Selain karena tempat yang dekat dengan Goa Kreo, Taman Rekreasi Ngrembel Asri juga memiliki suasana yang sejuk, asri, dan tenang. Taman Rekreasi Ngrembel Asri tidak hanya sebuah pemancingan dan tempat makan, namun juga menyediakan taman bermain, tempat bersantai, dan outbond. Beberapa jenis permainan yang disediakan pihak pengelola antara lain adalah flying fox, paint ball, ATV, kolam renang, kolam pancing dan berkuda. Area Taman Rekreasi Ngrembel Asri memiliki luas sekitar 3 hektar.

media trip semarang

Setelah makan siang, kami kembali menuju kawasan pusat kota. Perjalanan kami semakin berwarna, karena sore itu Kota Semarang diguyur hujan. Kami memutuskan untuk melakukan check in di hotel terlebih dahulu dan melanjutkan perjalanan menuju Gedung Lawang Sewu pada malam harinya. Kami bermalam di Hotel Holiday Inn Express yang di support oleh Nusantaratour.co.id dan Hotel Pandanaran Semarang.

Namun hingga malam hari hujan deras tak kunjung reda. Karena kondisi tidak memungkinkan, akhirnya rencana untuk pergi ke Gedung Lawang Sewu dibatalkan dan kami dianjurkan untuk beristirahat di hotel.

 

 

Kampung Batik Semarang

Destinasi pertama yang kami kunjungi di hari kedua adalah Kampung Batik Semarang. Kampung Batik Semarang terletak di kelurahan Rejomulyo, Semarang Timur. Tidak jauh dari bundaran Bubakan. Di Kampung Batik ini kami tidak hanya diberi kesempatan untuk belanja batik, namun juga diajari bagaimana caranya membatik.

Kami singgah di Batik Handayani dan langsung disambut oleh pemiliknya, Ibu Rani. Ibu Rani mengajari kami proses membatik. Mulai dari pembuatan pola, pewarnaan, hingga penjemuran kain batik. Di Kampung Batik Semarang terdapat beberapa galeri batik.

Selain itu, kampung ini juga dilengkapi dengan mural-mural ditembok yang berfungsi untuk mempercantik kampung. Dalam media trip ini kami jadi lebih mengetahui dan belajar tentamg proses membatik. Proses membatik tidak sulit dilakukan dan terasa sangat menyenangkan. Setelah puas belajar membatik, kami pun melanjutkan perjalanan kami menuju Masjid Agung Jawa Tengah.

media trip semarang

 

Masjid Agung Jawa Tengah

Masjid Agung Jawa Tengah merupakan masjid terbesar di Jawa Tengah dengan luas lahan sekitar 10 hektar. Diresmikan pada tanggal 14 November 2006 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Masjid Agung Jawa Tengah menjadi destinasi Media Trip Semarang karena memiliki keunikan, yaitu bentuk masjid yang menggabungkan arsitektur Jawa, Islam, dan Romawi.

Masjid Agung Jawa Tengah juga dilengkapi sebuah menara yang memilik tinggi 99 meter dan diberi nama Menara Asmaul Husna. Dari atas menara, kami bisa melihat bentuk masjid dan pemandangan kota Semarang. Selain itu, Masjid Agung Jawa Tengah juga dilengkapi dengan museum yang menceritakan tentang perkembangan agama Islam di Pulau Jawa. Peserta Media Trip Semarang juga melakukan sholat dhuhur di Masjid Agung Jawa Tengah.

media trip semarang

 

Makan Tahu Gimbal

Selain berwisata budaya di Kota Semarang, peserta Media Trip Semarang juga dikenalkan dengan makanan khas Kota Semarang. Siang ini, kami diajak untuk mencicipi Tahu Gimbal. Tahu Gimbal merupakan salah satu makanan khas Kota Semarang. Tahu Gimbal terdiri dari tahu goreng, telur, rajangan kol, taoge, dan gimbal (udang yang digoreng dengan tepung). Makanan khas Kota Semarang ini banyak ditemui Taman Menteri Supeno. Banyak penjual Tahu Gimbal berjualan di area ini. Tinggal pilih saja, dan sesuaikan dengan selera.

media trip semarang

 

Tahu Petis Yudhistira

Setelah makan tahu gimbal, rasanya tidak cukup sehingga Ezytravel.co.id membawa kami ke Toko Tahu Petis Yudhistira yang terletak di Jalan Yudhistira samping kampus Udinus. Lokasi toko sangat nyaman, membuat kami betah berlama-lama di sana. Tak lupa, oleh-oleh manis berupa tahu petis, bakso tahu dan petis disediakan oleh pihak Tahu Pestis Yudhistira untuk dibagikan ke awak media dan blogger. Ah, pengalaman media trip ini menjadi sangat berkesan.

media trip semarang

Foto bersama di Tahu Petis Yudhistira

 

Toko Oleh-Oleh Bandeng Juwana

Perjalanan Media Trip Semarang diakhiri dengan berkunjung ke Toko Oleh-Oleh Bandeng Juwana. Selain menyediakan bandeng presto yang sudah jadi ikon di toko ini, Toko Oleh-Oleh Bandeng Juwana juga menyediakan berbagai oleh-oleh khas Kota Semarang lainnya. Antara lain adalah  wingko babat, kue gandjel rel, kue mochi, dan lumpia. Media Trip Semarang tidak hanya mengunjungi dan mempelajari wisata budaya yang ada di Kota Semarang, namun juga menikmati kuliner dan oleh-oleh khas Kota Semarang.

Siapa yang gak mau traveling hemat? Ambil promo murahnya tiket Garuda online dan hotel di Semarang. Wah, ternyata bisa buat paspor online juga!

Agenda Media Trip Semarang bisa menjadi sebuah pilihan mengenalkan potensi wisata budaya yang ada di Kota Semarang. Tidak hanya tentang destinasinya, namun juga tentang cerita-cerita yang berhubungan dengan sebuah destinasi. Melalui Media Trip Semarang, peserta juga dikenalkan dengan berbagai kuliner khas Kota Semarang. Tentu saja hal tersebut bisa memperkaya cita rasa kita akan sebuah kuliner khas sebuah kota.

 

(Visited 12 times, 1 visits today)


About

Traveller, Travel Blogger


'Media Trip Semarang : Wisata Budaya dan Kuliner Kota Semarang' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool