Memenjarakan Hati dengan Wisata di ‘Pulau Penjara’

Sudah saatnya liburan ke tempat-tempat eksotik?

Apakah sobat Hello Semarang pernah mengetahui tentang salah satu lokasi yang ada di Jawa Tengah bernama Nusakambangan?

Nusakambangan. Ya, mendengar nama pulau satu ini mau tak mau ingatan kita akan dibawa ke sebuah bayangan dan imajinasi ngeri tentang pulau yang digunakan sebagai penjara. Pulau yang dihuni ribuan narapidana kelas kakap dari seluruh penjuru negeri.

Kaitan erat antara penjara dan Nusakambangan terjalin sejak masa kolonial. Pulau tersebut tak hanya dijadikan lokasi untuk menahan kaum-kaum yang tak sejalan dengan para penjajah dan mereka yang dicap ‘merah’ semasa Orde Baru. Pulau yang terletak di selatan Teluk Penyu ini juga digunakan untuk membuang mereka yang mengidap penyakit kusta. Di sana ada sebuah bangunan tua tak terpakai. Bangunan yang pada masa kolonial lalu digunakan untuk membuang para pengidap kusta. Kalau dipikir-pikir, ngeri juga ya riwayat pulau yang satu ini, meskipun saat ini kondisinya tidaklah seperti itu lagi.

Ngeri dan Nusakambangan, menjadi sebuah kesatuan yang tak terpisahkan. Namun, di balik kesan tersebut Nusakambangan memiliki berbagai pesona alam yang tak bisa diingkari keberadaannya. Daya tarik alamnya luar biasa menggoda. Di pulau seluas kurang lebih 121 kilometer persegi ini tersebar berbagai lokasi dengan potensi wisata yang luar biasa. Mulai dari goa, peninggalan sejarah, dan lokasi-lokasi yang belum pernah terjamah dan tereksplorasi secara luas.

nusakambangan1

Sebagaimana layaknya tempat yang berada di bibir lautan luas yang membentang, Nusakambangan punya potensi luar biasa di sektor wisata pantai. Di pulau tersebut tersebar hamparan pantai-pantai indah luar biasa di hampir semua sisi. Para pengunjung yang diperkenankan masuk ke Nusakambangan bakalan puas menikmati eksotiknya pantai-pantai yang ada di salah satu pulau terluar Indonesia itu. Apalagi untuk sampai ke lokasi tersebut perjalanannya juga tidak semudah bila dibandingkan dengan akses menuju pantai pada umumnya. Cucok banget lah kepuasan menikmati indahnya pantai di sana.

Bicara soal pantai, satu yang paling terkenal di Nusakambangan adalah Permisan. Sobat Hello Semarang yang berkunjung ke sana bakalan disuguhi  pemandangan dari sebuah pantai dengan hamparan pasir nan berkilau. Pantai ini dikelilingi karang-karang raksasa yang mencuat dari dasar samudera. Sudah pernah menikmati yang seperti ini, Sobat? Memang luar biasa ya ciptaan Sang Maha Kuasa. Meski terletak di tempat yang memiliki sisi historis kelam, namun ada keindahan yang menakjubkan yang tersimpan di sana.

Ada satu spot yang sangat istimewa di sana loh. Sebongkah karang yang bila kita datangi maka akan terlihat memiliki daya tarik yang luar biasa. Pada karang tersebut tertancap sebuah sangkur raksasa yang dikenal dengan sebutan Monumen Pisau Komando. Monumen tersebut adalah penanda bahwa lokasi ini kerap dijadikan titik pembaretan Kopassus.

Pantai lain di kawasan tersebut adalah Karang Bolong, Karang Pandan, Kalipat, Karang Bandung, Selok Pipa, Rancababakan, dan Kali Kencana. Pantai-pantai ini bisa kita nikmati setelah mengikuti alur perjalanan di sepanjang jalur hutan Nusakambangan yang rimbun.

nusakambangan3

Ada beberapa kesamaan dalam karakter yang dimiliki oleh pantai-pantai yang disebutkan di atas tadi. Pasir putih, karang, dan beberapa titik yang dapat kita nikmati untuk bermain air rata-rata menjadi nilai lebih dari kawasan tersebut.

Adapun yang menjadi pembeda dari pantai-pantai ini dibandingkan dengan di tempat lain adalah jumlah pengunjungnya. Pantai-pantai di Nusakambangan tergolong sepi, tak terlalu ramai. Jika kita berkunjung pada hari kerja biasa, bisa jadi kita akan mendapatkan kesempatan untuk menikmati pantai ini laksana milik pribadi 🙂 Bagaimana hati kita tak akan terpenjara oleh kesyahduan pantai ‘pulau penjara’ kalau caranya seperti ini, ya kan ya kaaann….

 

Cara menuju Nusakambangan

Jika sobat Hello Semarang ingin mengunjungi pantai-pantai di Nusakambangan, sobat bisa mengambil jalur darat ke arah Cilacap. Pilihannya bisa dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun dengan moda transportasi umum seperti kereta, travel, dan bus.

Sesampainya di Cilacap, ada puluhan angkutan kota yang siap mengantar kita ke Pantai Telukpenyu. Dari sana, kita bisa menyeberang ke Nusakambangan dengan menggunakan jasa perahu wisata. Biasanya sang Nakhoda akan meninggalkan kita di Nusakambangan dan akan kembali menjemput di waktu yang sudah ditentukan.

Setelah perahu tambat di dermaga penyeberangan, kita akan disuguhi sebuah peta wisata sederhana. Isinya, jalur menuju pantai-pantai yang mungkin kita inginkan. Informasi tentang beberapa pantai di Nusakambangan tak tertera di peta. Namun tenang saja, nanti kita bakalan tetap mendapatkan banyak informasi dari warga yang biasanya berdagang di dermaga tersebut.

Vote Us
(Visited 148 times, 1 visits today)

About

Ibu dua orang anak yang gemar ngomong gak penting, senang kumpul-kumpul plus ngumpulin buku


'Memenjarakan Hati dengan Wisata di ‘Pulau Penjara’' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool