Mengunjungi Situs Klenteng Tertua di Semarang, Klenteng Siu Hok Bio

Pada umumnya kawasan pecinan di kota-kota besar di Indonesia memang padat dan ramai akan pemukiman, begitu juga di Kota Semarang. Klenteng Siu Hok Bio yang berada di Jalan Wotgandul, kawasan Pecinan Semarang ini juga diapit oleh dua bangunan ruko yang tinggi menjulang. Yang menarik adalah bangunan Klenteng Siu Hok Bio tetap dipertahankan keasliannya.

Klenteng Siu Hok Bio merupakan klenteng yang tertua di Kota Semarang. Dibangun sekitar tahun 1753 Semarang di Jalan Wotgandul Timur no 38, Pecinan Semarang. Konon kawasan ini diberinama jalan wotgandul dengan arti wot yaitu jemnbatan dan gandul yaitu menggantung. Memang di sana terdapat sebuah jembatan yang digunakan untuk menyeberang melalui Kali Semarang.

Siu hok bio (cap kaw king) 2

Untuk sampai di daerah Pecinan kita bisa melalui beberapa alterantif Jalan seperti Jalan Gajahmada melalui jalan pelampitan, kawasan Jalan Pemuda melalui Jalan KH Agus Salim, Jalan Dokter Cipto, maupun masuk melalui Jalan Pekojan. Tinggal lurus mengikuti jalan searah saja jika melalui Jalan pekojan, kita akan menemukan klenteng ini di sisi kanan jalan.

Klenteng Siu Hok Bio berada pada posisi fengshui “tusuk sate” dari pertigaan jalan Wotgandul Timur dan jalan Gang Baru. Salah satu tujuan pembangunan Kelenteng ini adalah untuk menyerap dan menetralkan ch’i buruk agar kehidupan masyarakat di sekitarnya tidak terganggu.

Siu hok bio (cap kaw king) 4

Tidak jauh dari klenteng Siu Hok Bio terdapat sebuah pasar tradisional yaitu pasar Gang Baru. Pasar Gang Baru buka mulai pukul 05.00 hingga 12.00 siang. Tidak ada salahnya setelah dari klenteng, anda berjalan-jalan ke pasar Gang Baru untuk mencicipi jajanan pasar khas Semarang.

Klenteng Siu Hok Bio merupakan ungkapan syukur atas rejeki yang didapat masyarakat sekitar Wotgandul yang dahulu terkenal cukup makmur. Awalnya daerah wotgandul hanya terdiri dari sembilan rumah, sehingga disebut wilayah Tjap Kauw King. Kelenteng Siu Hok Bio sendiri kadang juga disebut sebagai kelenteng Tjap Kauw King.

Di setiap klenteng biasanya ada para suci yang dipuja, atau dikenal dengan Sien Bing. Pada Klenteng Siu Hok Bio ini dikenal ada tiga Sien Bing yaitu Hok Tek Tjeng Sien yang merupakan dewa utama dalam ajaran Taoisme. Altarnya berada di dalam ruangan utama menghadap pintu masuk. Sedangakan di sisi kiri dan kanan altar utama terdapat altar pemujaan untuk Kwan Sing Tee Koen dan Kwan See Im Po Sat.

Siu hok bio (cap kaw king) 3

Salah satu hal yang menarik di Klenteng Siu Hok bio ini adalah cincin pegangan pintu dan ukiran yang ada di atasnya. Cincin tersebut berusia ratusan tahun, sama seperti usia klenteng ini. Daun pintu klenteng dibuat satu panel berdaun ganda dengan harapkan hawa chi bisa masuk dan bebas bersirkulasi di dalam klenteng sekaligus melambangkan keseimbangan.

Mengunjungi Situs Klenteng Tertua di Semarang, Klenteng Siu Hok Bio
2.3 (46.67%) 3 votes
(Visited 891 times, 1 visits today)


About

blogger, social media strategist, dan fanboy DC.


'Mengunjungi Situs Klenteng Tertua di Semarang, Klenteng Siu Hok Bio' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool