Lunpia

Menikmati Kuliner Semarang di Lunpia Delight

Menikmati Kuliner Semarang di Lunpia Delight
4.2 (84%) 5 votes

Salah satu kuliner khas yang wajib dicicipi saat liburan di Semarang adalah lumpia atau biasa juga ditulis lunpia. Lunpia merupakan panganan dengan isian yang berbahan dasar rebung. Biasanya dimodifikasi juga dengan telur, ayam, ikan dan bahan isian lainnya.

Cita rasa lunpia Semarang adalah perpaduan rasa antara Tionghoa dan Indonesia. Karena berdasarkan cerita yang beredar, lumpia dipelopori oleh suami-istri dari keturunan Tionghoa-Indonesia, yaitu Tjoa Thay Joe dan Mbok Wasi pada tahun 1870.

Di Semarang, cukup banyak outlet yang menjual lumpia. Salah satunya Lunpia Delight yang terletak di Jalan Gajah Mada 107. Kalau dari Simpang Lima sebelah kiri jalan, persis di sebelah kanan Istana Buah.

Lunpia Delight dengan Maestro Chef Tan Yok Tjay dan Cik Me Me, merupakan salah satu keturunan asli dinasti Lumpia Semarang, selain Lunpia Gang Lombok, Lunpia Mbak Lien, dan Lunpia Mataram.

Di Lunpia Delight, kita bisa menikmati lunpia dengan konsep café sehingga cocok untuk menjadi tempat bersantai bersama keluarga atau teman-teman. Yang unik dari lunpia delight adalah dapurnya yang terbuka, sehingga konsumen bisa melihat bagaimana proses pembuatan lunpia, mulai dari membuat adonan, menggulung, sampai menggoreng. Dan yang paling penting, konsumen jadi lebih yakin mengenai ke-higienis-annya.

Cafe Lumpia

Pada waktu saya ke sana, Cik Me Me yang merupakan pemilik dari Lunpia Delight, tengah asyik menggulung lunpia bersama para karyawan lainnya.

Menu makanan fresh yang ditawarkan di Lunpia Delight memang hanya lumpia, dengan berbagai varian isi. Lunpia delight plain dibanderol seharga Rp 7.000. Yang dimaksud plain disini adalah isinya hanya berupa rebung. Sementara untuk lunpia delight original harganya Rp 12.000. Lunpia delight crab dan ikan kakap masing-masing seharga Rp 18.000. Anda bisa memilih, ingin lunpia versi basah atau goreng.

Untuk minuman, tersedia minuman hangat maupun dingin, seperti cappuccino, milk chocolate, dan beberapa varian menu minuman lainnya.

Lunpia

Mengenai ke-halal-annya, jangan kuatir karena Lunpia Delight sudah mengantongi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Setelah puas menikmati lunpia, Anda bisa lanjut dengan berbelanja oleh-oleh khas Jawa Tengah lainnya seperti kue mochi, bandeng, dan jenang kudus yang ada di bagian belakang, masih jadi satu ruangan dengan café. Jadi bisa menghemat waktu karena tidak perlu singgah ke outlet oleh-oleh lainnya. Meskipun, ya, variannya tidak sebanyak yang ada di sepanjang Jalan Pandanaran.

Jika Anda masih harus melanjutkan perjalanan dan butuh untuk melaksanakan sholat terlebih dahulu, di lantai dua tersedia mushola.

Dan jika jadwal perjalanan Anda cukup padat, Anda bisa memulai hari dengan sarapan lunpia selepas waktu Shubuh karena lunpia delight buka dari pukul lima pagi. Setelah itu bisa lanjut ke destinasi wisata menarik lainnya di Semarang.

(Visited 4,463 times, 1 visits today)


About

Ibu dua anak, blogger, penulis komik Mak Irits dan #DiaryMamaMie


'Menikmati Kuliner Semarang di Lunpia Delight' have 3 comments

  1. May 6, 2015 @ 12:25 pm Inung Djuwari

    hmmmm sepertinya enak…tapi sayang wadah makanannya pakai kertas dan wadah minumnya juga pakai plastik… 🙁

    Reply

  2. May 8, 2015 @ 7:41 pm erlina

    Yummy kayanya ya mak.. sy blm prnah coba. Palingan yg srg tu lumpia mb lien^^

    Reply

  3. May 16, 2015 @ 11:20 am Johanis Adityawan

    di semarang ada banyak macem dan merk loenpia belom sempat nyobain semuaa >.<

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool