Nasi Grombyang Semarang

Menikmati Malam dan Nasi Grombyang Khas Pemalang di Taman Menteri Supeno Semarang

Mengunjungi sebuah kota tentu tidak lengkap jika tidak menikmati kuliner dalam suasana malam. Lebih seru lagi jika menikmatinya di pusat kuliner kota tersebut. Jika Liburan ke Semarang, Anda akan menemui banyak pusat kuliner malam hari. Mulai dari pusat kuliner di Simpang Lima, di Pecinan, di Taman Menteri Supeno, dan masih banyak lagi.

Semua pusat kuliner tersebut memiliki ciri khas tersendiri, semisal di Pecinan yang khas dengan berbagai menu dan suasana oriental, dan buka hanya di malam hari saat akhir pekan. Di Simpang Lima dengan berbagai pilihan menu dan kehangatan suasana pusat Kota Semarang. Serta di Taman Menteri Supeno yang terkenal sebagai pusat kuliner tahu gimbal khas Semarang.

Jika Anda ingin berburu kuliner di Taman Menteri Supeno dan sudah pernah menikmati tahu gimbal, masih ada berbagai alternatif menu lainnya. Seperti berbagai menu seafood maupun makanan khas dari daerah lain. Salah satu yang menarik untuk dicoba adalah nasi grombyang khas Pemalang. Tepatnya di Kedai 66 Taman Menteri Supeno, di depan SMA Negeri 1 Semarang.

Nasi Grombyang Semarang

Nasi grombyang khas Pemalang ini sejenis nasi campur. Sesuai namanya Nasi grombyang ini antara isi dan kuah banyakan kuahnya, sehingga kelihatan bergoyang-goyang atau dalam bahasa setempat disebut grombyang-grombyang. Nasi Grombyang biasanya disajikan dalam mangkuk kecil, di dalamnya ada nasi, irisan daging kerbau dan kuah yang khas. Untuk menambah kenikmatan saat menyantap menu ini biasanya penjual juga menyajikan sate kerbau.

Bagi yang pertama menyantap, melihat sekilas menu ini agak mirip dengan nasi rawon. Yang membedakan, salah satunya adalah bumbunya. Tidak seperti Rawon, Nasi Grombyang ini menggunakan tauco di dalamnya, sehingga rasa manisnya cukup dominan. Yang kurang suka dengan menu manis tidak perlu kuatir, karena Nasi  ini juga dilengkapi dengan sambal hijau yang disediakan secara terpisah.

Nasi Grombyang di kedai ini telah mengalami penyesuaian pada isinya, jika di Pemalang biasanya memakai daging kerbau di sini menggunakan daging sapi. Sedangkan bumbu dan cara memasak sama dengan Nasi Grombyang di Pemalang. Tentu cita rasa Nasi Grombyang di kedai yang buka dari sore hingga tengah malam ini tidak berbeda dengan menu aslinya. Untuk menikmati menu ini harga yang ditawarkan cukup terjangkau yaitu Rp12.000, untuk sate, baik sate daging atau sate babat tiap tusuk Rp4000.

Nasi Grombyang Semarang

Hadirnya menu Nasi khas Pemalang di Taman Menteri Supeno Semarang ini tidak lepas dari keinginan Mbak Arum, Pemilik Kedai 66 untuk mengenalkan menu dari tempat asalnya. Mbak Arum yang orang tuanya tinggal di Pemalang dan berjualan nasi grombyang optimis menu Nasi Grombyang akan diterima di sini. Karena selain nikmat, menu ini juga bisa dijadikan menu makan harian, serta belum ada yang menawarkannya di Semarang.

Menikmati Malam dan Nasi Grombyang Khas Pemalang di Taman Menteri Supeno Semarang
5 (100%) 1 vote
(Visited 543 times, 1 visits today)


About

Aktif mengenalkan Wisata Semarang melalui berbagai media


'Menikmati Malam dan Nasi Grombyang Khas Pemalang di Taman Menteri Supeno Semarang' have 1 comment

  1. June 24, 2016 @ 5:01 pm Dedew

    penasaran dengan nasi grombyang ini deh 🙂

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool