Sup Ikan Bu Ndut

Menikmati Sup Ikan Lezat di Semarang

Menikmati Sup Ikan Lezat di Semarang
5 (100%) 1 vote

Harpitnas a.k.a hari kejepit nasional sering dipilih sebagian orang untuk mengajukan cuti libur. Apalagi kalo anaknya usai UN dan butuh liburan ke tempat wisata. Seperti sepupu suami yang tinggal di Jakarta dan memilih liburan di kota Semarang. Dan, kami pun didapuk jadi tour guide selama empat hari tinggal di Semarang.

Hotel Amaris Semarang

Foto courtesy by Ezytravel

Karena alasan dekat dengan beberapa obyek wisata herritage dalam kota, sepupu menginap di hotel Amaris. Hotel yang berlokasi di jalan pemuda ini terletak satu gedung dengan toko buku Gramedia. Meski saya belum pernah menginap di hotel ini, dari testimoni sepupu bersama keluarganya, kamar dan pelayanannya memuaskan.

Satu hari penuh kami menemani sepupu dan keluarganya menikmati suasana kota Semarang yang tengah merekah panas. Tujuan pertama jalan-jalan kami menuju kawasan Pecinan. Kemudian beranjak menuju kota lama, dan narsis di Taman Srigunting serta Gereja Blendhuk.

Sebenarnya sepupu dan putra-putrinya ingin sekali naik bus Semarjawi dan keliling kota lama. Sayangnya karena hari itu Senin, bus-nya sedang libur. Atau kami yang datang kepagian? Entah lah. Beranjak siang, saya dan suami mengajak keluarga sepupu makan siang di satu tempat makan yang murah dan nikmat. Kalau melihat tempatnya, pasti orang tak akan menyangka bakal menemukan sajian yang nikmat.

Lokasinya ada di sebelah gedung BCA jalan pemuda. Warungnya sederhana banget, karena numpang di tanah kosong milik satu perusahaan. Jadi jangan kaget kalau sewaktu-waktu warung ini bakal pindah ke tempat lain, yaitu di tanah kosong depan kantor Polantas Semarang, jalan Raden Patah. Dekat dengan taman Srigunting.

Namun meski sederhana, Warung Sup Ikan Bu Ndut ini menyajikan ragam masakan yang memuaskan selera lidah kita. Ada rica-rica ayam yang pedas ladanya begitu ‘nendang’, ada juga urap sayuran, cumi dan yang paling saya jagokan adalah Sup Ikan Kakap.

Satu porsi sup ikan plus es teh dihargai IDR 13.000. Porsinya lumayan mengenyangkan untuk ukuran perut kami. Kalau saya sih memilih porsi separo, yaitu seharga IDR 8.000. Kami berdelapan orang hanya merogoh isi dompet tak lebih dari IDR 94.000. Wow banget kan?!

Sup Ikan yang segar dan nikmat

Sup Ikan yang segar dan nikmat

Kuah sup ikan yang berwarna kuning karena bumbu dapur kunyit, tampak bening dan terasa segar. Bagi penyuka pedas, harus menambahkan sambal cabe. Daging ikan kakap ini tidak bau anyir, mungkin karena bu Ndut yang pintar mengolah menjadi masakan kuah yang asam dan segar. Pantas saja banyak pengunjung yang datang dari luar kota, selalu membungkus sup ikan-nya untuk dibawa sebagai oleh-oleh. Saat itu saya bertemu dengan pelanggan yang berasal dari Pontianak, tengah memesan sup ikan untuk dibawa pulang ke daerah asalnya.

Pengunjung tengah menikmati sup ikan

Pengunjung tengah menikmati sup ikan

Pengunjung yang makan di warung ini banyak yang memilih tempat duduk di luar warung. Di bawah naungan pohon Kersen yang daunnya menjuntai, dengan hembusan angin yang adem, jadi terlupa kalo kami berada di tengah kota Semarang yang panas. Kami pun berlama-lama duduk di sana meski makanan di piring telah tandas tak tersisa.

(Visited 919 times, 1 visits today)


About

Ibu dua remaja cowok yang suka jalan dan gila baca


'Menikmati Sup Ikan Lezat di Semarang' have 10 comments

  1. June 5, 2015 @ 1:25 pm Suzan

    Kalo di Palembang ini disebut Pindang

    Reply

  2. June 6, 2015 @ 8:54 pm ade anita

    Tadinya mau liat penampakan sop ikan ini dari dekat. Kuahnya kuning ya? Atau bening kek kuah sup?

    Reply

  3. June 8, 2015 @ 11:55 am Inung Djuwari

    Mbak Wati, tiap hari buka jam berapa sampai jam berapa mbak? Kalau hari Minggu buka tidak?

    Reply

    • June 14, 2015 @ 12:26 am Hidayah Sulistyowati

      Jam 7 pagi udah buka, tutupnya sampai Sup ikan habis. Biasanya sih jam 4 udah tutup. Minggu sekarang buka juga.

      Reply

      • June 18, 2015 @ 4:01 pm Inung Djuwari

        akhirnya aku sudah makan ini mbak….antriiiiiii puanjaaaangggggg…. tapi maknyus kok (y)

        Reply

  4. June 12, 2015 @ 12:56 pm Arina

    Betul… enak banget sup (kepala) ikannya… murahmeriah lagi 🙂

    *padahal dulu kesana ditraktir bu RT. ups.

    Reply

  5. February 4, 2016 @ 8:39 pm antika

    kalau tanggal merah buka atau tidak mbak? kami sekeluarga rencana berkunjung ke semarang untuk kulineran pas liburan imlek

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool