Menjelajah Rasa Mi Ongklok, Kuliner Khas Wonosobo Yang Kaya Rasa

Ezytravelers, sudah pernah nyobain kuliner khas Wonosobo ini?

Namanya unik memang, Mi Ongklok. Jujur banget deh, pertama kali saya mencoba Mi Ongklok itu tahun 1997. Pertama kali lihat penampilannya, saya sudah ngebet pengen mencicipinya. Gimana nggak mupeng, lihat penampilannya plus pelengkap makan berupa Tempe Kemul dan Sate Sapi. Sejak merasakan mi ongklok pertama kali, saya langsung jatuh cinta. Saya selalu kangen menjelajah rasa Mi Ongklok, kuliner khas Wonosobo yang kaya rasa.

Nah, beberapa kali pula saya beruntung bisa menjelajah rasa Mi Ongklok dari berbagai warung. Kali ini saya akan mengajak Ezytravelers menjelajah rasa Mi Ongklok Bu Umi. Karena kebetulan saya baru saja mampir makan di sana akhir bulan N0vember 2016. Bersama teman-teman yang dulunya satu tempat kerja, saya diajak jalan-jalan ke beberapa tempat wisata di Wonosobo. Dari Semarang kami berangkat Sabtu pagi, dan tiba di Wonosobo jelang makan siang.

Warung Mi Ongklok Bu Umi gampang banget ditemukan. Terletak di sebelah Masjid Kauman Wonosobo, dengan cat warna kuning yang mencolok. Kebetulan saya dan teman-teman tiba di Wonosobo jelang waktu shalat Dzuhur, jadi sekalian saja mampir makan di warung Mi ongklok Bu Umi. Kalau sebelumnya sih, saya biasa makan Mi Ongklok di tempat Pak Muhadi. Yah, sesekali menjelajah rasa Mi Ongklok di tempat lain deh. Ntar saya kasih tahu ya, bagaimana rasa Mi Ongklok di Warung Bu Umi ini.

Mie Ongklok siap disajikan

Karena tiba di warung belum saatnya jam istirahat, tentu saja kami tidak punya saingan pembeli lainnya. Waktu belum juga pukul 12 siang, dan teman-teman saya yang salat langsung menuju masjid. Sementara saya yang sedang libur salat, segera memesan Mi Ongklok dan pelengkapnya, yaitu Sate Sapi.

Saat duduk menanti pesanan komplit, saya mengamati seputar warung yang kebetulan masih sepi pembeli. Asiknya kalau makan belum banyak pembeli datang, kita bisa menikmati suasananya. Warung Mi Ongklok Bu Umi sukup sederhana. Dengan fasilitas meja dan kursi yang saling berhadapan. Ada dua ruangan yang cukup untuk menampung sejumlah 50an orang pembeli.

Di meja ada beberapa jajanan khas Wonosobo, seperti Tempe Kemul dan Gebleg. Sayangnya Tempe Kemul sudah dingin, tidak seperti bayangan saya waktu makan di sini bertahun yang lalu. Tapi gimana mau awet panasnya, kalo udara dingin kota Wonosobo siap mendinginkan jajanan yang semula panas, hahaha.

Tempe Kemul dan geblek

Tempe kemul itu makanan khas yang bikin saya ketagihan. Tempe tipis dengan dibalut tepung dan daun bawang, makanya dinamakan tempe kemul. Kalo tempenya baru diangkat dari penggorengan, ada sensasi tersendiri menikmati dengan keadaan masih mengepul uap panasnya. Kalo sudah tidak panas juga enak sih, apalagi kalau dimakan bareng Mi Ongklok yang masih menguarkan uap panas. Makin maknyuss rasanya.

Jajanan lainnya adalah Gebleg, yang warnanya putih. Terbuat dari tepung sagu atau pati yang ditambahkan daun kucai, kemudian digoreng. Rasanya yang kenyal saat digigit menjadi sensasi yang mengasyikkan bagi penikmatnya.

Asal Nama Mie Ongklok

Sambil menanti sajian Mi Ongklok, saya pun iseng mendekat ke tempat meracik di bagian muka warung. Si bapak penjualnya tengah memasukkan mi gepeng berwarna kuning ke dalam gayung/sendok sayur yang terbuat dari keranjang. Kemudian beliau pun memasukkan keranjang itu ke dalam kuah panas di dalam dandang besar di atas kompor. sambil dicelupkan berulang kali, gayung itu diaduk-aduk. Atau oleh orang setempat disebut diongklok-ongklok. Makanya dinamakan mi ongklok, karena pembuatannya dilakukan seperti diaduk-aduk.

Mie diongklok-ongklok di dalam dandang

Mi yang sudah agak lunak, diangkat dan disajikan di dalam mangkuk kecil. Bersama sayur kubis, daun kucai, dengan dituangkan pati Jenang sebagai toping. Yang menjadikan Mi Ongklok berbeda juga karena toping pati Jenang. Terbuat dari adonan tepung pati, bumbu rempah, dengan kuah yang memperkaya rasa mi ongklok. Taburan bawang goreng makin memperkuat rasa lezatnya.

Mie Ongklok Bu Umi siap disajikan

Awal saya kenal Mi Ongklok belasan tahun lalu, teman makannya hanya Sate Sapi dan Tempe Kemul. Namun di warung makan Bu Umi, tersedia juga Sate Ayam dan Sate Kambing. Ezytravelers bisa memilih mau pakai sate apa untuk teman makan mi ongklok. Semuanya enak, lezat, dan kaya rasa. Saya sendiri lebih senang menikmati Mi Ongklok dengan Sate Sapi. Rasa pedas dari Pati Jenang yang sepertinya dari lada bubuk, sangat kuat terasa. Pati Jenangnya juga tetap kental meski sudah diaduk bersama mi-nya. Berasa banget deh bumbunya yang kaya rasa.

Mie Ongklok

Teman-teman saya yang sebagian besar belum pernah menyicipi mi ongklok, tadinya nggak ikut pesan. Namun setelah melihat sajian mi dalam mangkuk dan mengambil sesendok, serta menyicipinya, mereka langsung memesan masing-masing seporsi.

Apalagi waktu saya bilang,”Nyesel kalian kalo jauh-jauh ke Wonosobo tapi nggak nyicipi Mi Ongklok,”

Yess, provokasi saya sukses mengajak teman-teman saya menjelajah rasa Mi Ongklok, Kuliner khas Wonosobo yang kaya rasa. Nah, gimana dengan kalian, kapan nyoba Mi Ongklok di kota asalnya?

Mau jalan-jalan? Temukan berbagai pilihannya di sini: hotel Semarang, tour murah, dan tiket pesawat Semarang
Menjelajah Rasa Mi Ongklok, Kuliner Khas Wonosobo Yang Kaya Rasa
5 (100%) 1 vote
(Visited 717 times, 2 visits today)


About

Ibu dua remaja cowok yang suka jalan dan gila baca


'Menjelajah Rasa Mi Ongklok, Kuliner Khas Wonosobo Yang Kaya Rasa' have 4 comments

  1. January 9, 2017 @ 9:54 am Dewi 'Dedew' Rieka

    Insya Allah minggu depan nyicip iniii horeee

    Reply

    • January 9, 2017 @ 11:21 am Hidayah Sulistyowati

      Aseekkk, tanggal berapa mbak, hehee… kalo gak ada aral sih minggu ini malah mau baik lagi kesono

      Reply

  2. January 9, 2017 @ 7:53 pm Nunung Yuni A

    Waah pas laper -laper malam gini baca postingan mie ongklok.Jadi tambah laper nih. By the way meski asli Magelang saya belum pernah nyobain mie ongklok loh.Kapan-kapan kalau pas pulkam ah….nyobain mie ongklok Wonosobo

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool