Bersantap di Tengah Kebun di Pawon Kebun Ungaran

Sering menyimak cuitan Yogist Erykar Lebang di Twitter? Atau membaca status ahli gizi Pak Wied Harry di Facebook? Nah, kalian tentu sudah familier dengan metode food combining bahkan raw food yang ngehits banget di Indonesia saat ini.

Ya, kesadaran akan pentingnya memelihara kesehatan berkembang pesat di Indonesia saat ini. Tak hanya pusat kebugaran yang semakin menjamur, berbagai jenis olahraga menjadi hits seperti lari dan yoga,  tapi juga gerakan untuk menyantap makanan sehat kian gencar didengungkan.

restoran penyaji makanan organik,Pawon Kebun Ungaran

Ternyata, terlalu sering menyantap makanan olahan dalam kemasan seperti sosis dan nugget, tidak baik untuk kesehatan. Karena itu orang mulai beralih ke makanan  sehat seperti sayur dan buah-buahan. Seperti Pak Wied Harry yang tetap bugar dan sehat di usianya kini, karena ia konsisten say no to instant food dan hanya menyantap raw food yaitu beraneka buah dan sayur segar serta organik karena bebas pestisida. Raw alias mentah, karena Pak Wied Harry menyantap sayuran seperti selada dan bayam misalnya, tanpa dimasak tapi dimakan langsung sebagai salad atau jus. Kebiasaan yang sudah lama dilakukan oleh orang Sunda, Jawa Barat. Mereka terbiasa menyantap sayuran mentah yang disebut lalapan.

MELEPAS PENAT DI GARDU PANDANG, BUKIT HARAPAN CUNTEL
Read Artikel

Melihat fenomena back to healthy life, seorang pengusaha asal Ungaran melihat peluang ini. Namanya Satya Pamungkas, kerap disapa Mas Satya. Pria lulusan Agronomi ini awalnya tertarik dengan sistem bertanam secara hidroponik karena bisa dikembangkan di lahan sempit dan bebas pestisida. Ia pun autodidak bertanam secara hidroponik di halaman rumahnya yang tidak terlalu luas.

Tidak butuh waktu terlalu lama mengembangkan usaha hidroponik yang ia beri nama Talent Green Hidroponic ini. Ia berhasil menanam berbagai jenis sayuran dan buah. Diantaranya lettuce, pokchoy, kailan, bayam, kangkung, cabe, tomat, terong, paprika, okra, melon, stroberi dan lainnya. Banyak juga jenisnya, padahal ia menanamnya di halaman rumah saja.

Mas Satya pun bisa menghasilkan sayuran dan buah segar tanpa pestisida untuk kebutuhan keluarganya. Bahkan, Mas Satya tidak segan-segan berbagi ilmu dengan memberikan pelatihan hidroponik untuk yang berminat mempelajari metode bercocok-tanam ini.

Setelah beberapa waktu menekuni hidroponik, Mas Satya pun punya ide untuk membuka sebuah restoran yang bahan makanannya berasal dari kebun hidroponik yang ia kembangkan. Walaupun belum semua bahan makanan yang ia hidangkan adalah hasil perkebunannya.

Pawon Kebun terletak di Jalan MT. Haryono No 28 A, Ungaran. Tak jauh dari perempatan bangjo ASMARA, tepat di belakang ruko ASMARA.

Penataan interior Pawon Kebun pun unik karena pengunjung restoran makan diantara deretan tanaman hidroponik yang Mas Satya tanam. Jadi kita makan ditengah kebun buah dan sayur yang dihias dengan beragam lampu warna-warni, hehe. Berasa piknik di kebun, ya.

makanan organik Pawon Kebun Ungaran

Menu incaran saya disana adalah salad sayur. Salad sayur racikan Mas Satya sudah banyak penggemarnya. Direkomendasikan oleh para tetangga hehe. Sayangnya, saat saya pesan ternyata habis. Walau kecewa, akhirnya saya memesan salad buah dengan harga seporsi adalah Rp18.000.

Selain salad buah, kami juga memesan chicken cordon bleu, nasi ayam brokoli dan chicken grill with rice. Suami ingin memesan nasi goreng tapi sayangnya juga sedang kosong. Untuk minumannya, kami pesan minuman standar yaitu teh hangat manis dan jeruk hangat. Udara malam Ungaran cukup membuat tubuh menggigil. Anginnya cukup kencang.

Sambil menunggu pesanan, anak-anak berlarian menikmati suasana Pawon Kebun yang asri. Ada buah labu yang tumbuh sudah cukup besar di deretan tanaman hidroponik. Beberapa meja dan kursi tersebar di halaman rumah yang disulap menjadi restoran ini.

Ada beberapa ornamen unik diantaranya saung mini yang hanya cukup untuk duduk berdua, sepeda yang digantung dan jendela kecil untuk juru masak meletakkan makanan organik yang sudah selesai dimasak. Tapi, tetap saja yang menjadi pusat perhatian ya deretan tanaman buah dan sayur yang ditanam secara hidroponik. Deretan tanaman buah dan sayur segar ini yang paling mencuri perhatian pengunjung.

Ketika makanan yang kami pesan tiba, kami pun segera menyantapnya.

Chicken cordon bleu ala Pawon Kebun ini porsinya cukup besar dan mengenyangkan. Seporsi dibanderol Rp22.500. Anak-anak suka karena daging ayamnya lembut dan sausnya pas. Si adik yang memesan chicken grill with sauce pun beralih menyantap hidangan milik kakaknya. Mungkin karena ayamnya dibalut tepung yang renyah ya jadi kres kres saat disantap.

Pawon Kebun UngaranEnakan punya Kakak!Hehehe.

Salad buahnya berisi beraneka buah pun cukup banyak porsinya. Taburan kejunya juga memenuhi mangkuk. Hanya tentu saja, saya lebih suka salad sayurnya. Salad ini pun diserbu bocah hingga tandas. Hiks, bagian Mama mana?

Menyenangkan bersantap malam di Pawon Kebun Ungaran.

Jika kalian sedang main ke Semarang, jangan lupa mampir ke restoran Pawon Kebun Ungaran di Kabupaten Semarang. Berasa sedang piknik di tengah kebun!

Bersantap di Tengah Kebun di Pawon Kebun Ungaran
5 (100%) 1 vote
(Visited 2,022 times, 1 visits today)

About

Penulis serial Anak Kos Dodol. Bercita-cita melanglang buana dari menulis.


'Bersantap di Tengah Kebun di Pawon Kebun Ungaran' have 1 comment

  1. May 11, 2017 @ 11:49 am hardi

    Enak juga kayaknya… suasananyapun kelihatan adem ya mas hehe

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool