wedang tahu

Mereguk Kehangatan Wedang Tahu Pak Amad Semarang

Belum banyak orang yang mengagendakan wisata ke Semarang sebagai tujuan utama. Sebagian orang hanya menganggap Semarang sebagai kota transit alias hanya untuk ampiran. Sebagian lagi menganggap Semarang hanyalah sebuah kota yang minim tempat wisata. Tak seperti riuh rendahnya Jogja kala weekend atau musim liburan tiba. Atau Solo dan Pekalongan yang kalem tapi diminati banyak wisatawan karena terkenal akan batiknya. Kota yang tersohor akan lunpia ini sejatinya menyimpan banyak potensi wisata. Tengok saja hamparan Kota Lama yang begitu luas. Seorang kawan pernah berujar bahwa Kota Lama mirip sebuah kawasan wisata di Penang, Malaysia. Hanya saja Kota Lama kurang terurus sehingga belum begitu diminati.

Semarang, sebuah kota dengan kontur pegunungan mempunyai berbagai macam kuliner yang unik. Wedang tahu salah satunya. Saat bertandang ke Semarang harus mencicipi wedang satu ini. Wedang yang berbahan dasar kedelai ini sangat cocok dinikmati kala malam hari. Penjualan wedang ini tak menyebar di seluruh penjuru kota. Hanya ada beberapa titik saja. Wedang tahu di Jalan Gajahmada menjadi primadona. Hingga pada akhirnya membuka cabang di Jalan Setiabudi.

Wedang Tahu Semarang

Tuh menggiurkan banget kan? Anget dan seger ๐Ÿ™‚

Jika Anda sedang menikmati gemerlapnya kota Semarang di Gombel, tak ada salahnya mampir ke warung wedang tahu Pak Amad. Warung lesehan yang berada di samping Nasmoco Gombel, tepatnya di Jalan Bukit Raya. Warung lesehan ini buka dari jam 5 sore hingga 10 malam. Tapi lebih sering menunggu hingga dagangan habis.

Wedang Tahu Semarang

Lesehannya asik buat nongkrong loh ๐Ÿ™‚

Wedang tahu disajikan dalam mangkok kecil yang menjadi ciri khas orang Semarang. Kalau kebanyakan orang bilang ukuran mangkoknya sangat mini. Satu mangkok masih harus nambah lagi alias kurang nendang. Hihihi. Halusnya kembang tahu dan kuah jahe menjadi sebuah perpaduan yang khas. Manis dan hangat merasuk jadi satu. Enggak jarang juga yang bilang rasanya mirip tahu putih mentah. Apalagi sekarang musim hujan, wedang tahu bisa menjadi pilihan untuk mengusir dingin.

Wedang Tahu Semarang

Tempat mangkok, sendok dan kembang tahu ๐Ÿ™‚

PESAN HOTEL MURAH DI SEMARANG

Masalah harga janganlah ditanya. Murah meriah. Semangkok wedang tahu bisa dinikmati dengan lima ribu rupiah saja. Menyeruput wedang tahu sambil melihat lalu lalang kendaraan dan semilir angin malam sungguh amboy rasanya. Jika sedang beruntung kita juga bisa mengobrol panjang lebar dengan penjualnya yang ramah dan asik diajak ngobrol. Di sinilah yang sering disebut chemistry antara penjual dan pembeli. Jika balik lagi dengan mudah si penjual akan mengenali kita. Hehehe.

Wedang Tahu Semarang

Nah ini dia dandang legendaris tempat kuah wedang tahu

Ditengah gempuran aneka jenis makanan dan minuman modern yang serba instant, wedang tahu tengah berjuang mendapatkan hati para konsumen. Minuman tradisional yang sehat ini harus kita jaga kelestariannya. Kalau bukan kita siapa lagi? Yuk cicipi wedang tahu!

Mereguk Kehangatan Wedang Tahu Pak Amad Semarang
5 (100%) 1 vote
(Visited 3,876 times, 1 visits today)


About

Penggemar makanan dan minuman tradisional (KW 5), tukang numpuk buku lupa baca, suka mlipir jalan-jalan tapi pusing liat keramaian :D


'Mereguk Kehangatan Wedang Tahu Pak Amad Semarang' have 22 comments

  1. March 4, 2015 @ 12:41 pm Melly Feyadin

    Kayaknya enak nih mbak..wuuuuh tahunya

    Reply

    • March 5, 2015 @ 7:06 pm Lestari

      Ayok sini, Mbak Mel. Tak traktiirr wis. Enak, seger-seger anget gimana gituuu ^^

      Reply

  2. March 4, 2015 @ 1:51 pm Hidayah Sulistyowati

    Itu minuman favoritkuuuu ๐Ÿ˜€
    Ada penjual yang juga lewat depan rumahku meski nggak tiap hari.

    Reply

    • March 5, 2015 @ 7:10 pm Lestari

      Di sini kudu dateng langsung je. Tapi asik sambil nongkrong ๐Ÿ™‚

      Reply

  3. March 4, 2015 @ 2:40 pm Rusneri Sumbawati

    Hemss makin kece aja tulisannya*applause!! nice inpoh, kpn2 bisa dicoba ๐Ÿ™‚

    Reply

    • March 5, 2015 @ 7:19 pm Lestari

      Lha wingi dijak ora gelem. Hahaha. Kapan-kapan nyoba yuuk. Depan swiss boleh juga ๐Ÿ˜€

      Reply

  4. March 4, 2015 @ 2:56 pm Aan

    Tulisannya mantep, Tar.
    Aku rung tau jajan iki #ketinggalanzaman

    Reply

    • March 5, 2015 @ 7:24 pm Lestari

      Nyicip donk, Mbak. Enak kok. Lasis deh pokoknyaa ๐Ÿ™‚

      Reply

  5. March 4, 2015 @ 3:30 pm Uniek Kaswarganti

    Ajak aku ke sana Tarooooooo

    Reply

    • March 5, 2015 @ 7:25 pm Lestari

      Ayoooo. Kapan meh mrene tak traktir ๐Ÿ™‚

      Reply

  6. March 5, 2015 @ 11:02 am Dewi 'Dedew' Rieka

    belum pernah minum eh makan wedang tahuu, mau dong diajak kesini taroo…

    Reply

    • March 5, 2015 @ 7:29 pm Lestari

      Lha ya ayuk toh. Nek pas turun gunung yaaa. Hihihi nyiciip ben ketagihan ๐Ÿ™‚

      Reply

  7. March 5, 2015 @ 11:59 am Inung Djuwari

    traktir aku disana tarooo….xixixixi

    Reply

    • March 5, 2015 @ 7:37 pm Lestari

      Ayoookklaaah siaaap grak ๐Ÿ™‚

      Reply

  8. March 5, 2015 @ 1:47 pm munif

    beberapa kali sudah mencoba wedang tahu, tapi belum pernah yang di pak amad ini… ๐Ÿ™‚

    Reply

    • March 5, 2015 @ 7:43 pm Lestari

      Nek lagi di atas nyoba, Mas. Enaaakkk ๐Ÿ™‚

      Reply

  9. March 6, 2015 @ 12:43 am Dian Nafi

    aku belum pernah nyoba ๐Ÿ™

    Reply

  10. March 6, 2015 @ 1:23 pm menik

    kaya e di Setiabudi sebelum patung kuda Ngesrep (kalo dari bawah) ada juga ini mbak, tapi aku belum pernah icip ๐Ÿ˜›
    boleh deh mbak kapan-kapan aku di traktir hehehe ๐Ÿ˜›

    Reply

  11. March 6, 2015 @ 8:54 pm Iwan Setiawan

    Eh, kalo di Bogor ini disebutnya Ampas Tahu. Blon pernah ada yg khusus buka lapak seperti ini. Biasanya si mamang yg jualanya pikulan keliling. Enak, hangat-hangat. Tapi saya lebih suka disimpan dikulkas, dan dimakan pas udah dingin.. ๐Ÿ˜‰

    Reply

  12. March 7, 2015 @ 7:36 pm Johanis Adityawan

    owalah di Gombel…. *masukin list kulineran*

    Reply

  13. June 13, 2015 @ 5:24 pm arin

    yg di jl. gajah mada tpatnya di sbelah mana? buka jam brp?

    Reply

  14. June 13, 2015 @ 5:26 pm arin

    yg di jl. gajahmada tpatnya di sbelah mana? buka jam brp?

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

ยฉ2017ย HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool