Minuman Bogado, Es Tempo Dulu di Kawasan Kota Lama Semarang

Selain meninggalkan jejak warisan bangunan kuno yang eksotis, kawasan Kota Lama Semarang juga mewariskan kuliner khas Semarangan tempo dulu. Cobalah sambangi bagian barat dari Gereja Blenduk atau pas di seberang bangunan resto Ikan Bakar Cianjur. Sebuah gerobak kecil menjual minuman nan segar dan melegenda.

Namanya Es Bogado, minuman dingin dari es yang diserut merupakan jawara pada zamannya, hanya dinikmati oleh para pejabat teras Hindia Belanda dan sedikit kaum pribumi kelas atas. Sang penjual, Abdul Wahid (56), berjualan Bogado Es Tempo Doeloe sengaja menjual lantaran kini sudah tak ada lagi penjual es legenda ini.

Es Bogado yang melegenda di Semarang

Es bogado
Laki-laki asli Semarang ini mengatakan, Bogado sudah ada pada zaman era Perang Dunia 2, pada saat itu hanya dijual di sekitar terminal dan stasiun kereta api di daerah Kawasan Kota Lama. Selain itu, es ini muncul saat pabrik es batu dibuka di Kota Semarang dan Solo pada tahun 1936.“Awalnya dikenal dengan Buffet Ice, karena hanya ada di pesta para pejabat Belanda. Namun karena nama ini makin lama makin asing sehingga diubah dengan nama Bogado yang berasal dari dua buah kata Boga (berarti makanan) Gado (berarti campur), Bogado Es Tempo Doeloe menjadi ciri khas nama jualannya,” jelasnya.

Keunikan dari penjual es Bogado ini terletak dari alat pembuat es yang dibawa sampai cara pembuatannya pun juga masih terlihat kuno. Alat untuk menyerut es tersebut masih buatan perusahaan dari Belanda dan sirup khas, benar-benar mempunyai nuansa jadul atau kuno.

“Mangkuk yang digunakan mempunyai nuansa jadul, dan itu tetap saya pertahankan supaya nuansa jaman dulu tetap terkenang,” tambahnya.

Satu mangkuk Es Bogado terbuat dari enam bahan dasar seperti kacang hijau, biji selasih, pacar, cincau, pacar cina (sagu), tape singkong dan biji berwarna pink. Bahkan secara khas kacang hijau ia buat dengan resep rahasia, tak ada santan dan membuatnya harus diinapkan selama sehari untuk mendapatkan sari kacang hijau.

“Sajian minuman es ini mempunyai ciri-ciri khas dari rasa tape yang telah di oven dan susu kental asli yang nantinya dicampurkan sebagai topping yang siap dihidangkan,” ujar laki-laki yang sudah nangkring dan berjualan kurang lebih dua tahun, sebelumnya ia menjadi guru di SMK Semarang.

Satu mangkuk Es Bogado dibanderol Rp.8 ribu per porsi, gerobak es nya berjualan mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB setiap harinya.

Kini Es Bogado sejajar dengan makana jadul khas Semarang lainnya seperti lumpia, kue sengkolo, ganjel rel dan tahu pong serta yang lainnya.

Minuman Bogado, Es Tempo Dulu di Kawasan Kota Lama Semarang
3.5 (70%) 2 votes
(Visited 2,469 times, 1 visits today)


About

cowok tampan yang punya nickname @hyudee yang suka nulis dan kuliner serta hobi foto. salam manis, :)


'Minuman Bogado, Es Tempo Dulu di Kawasan Kota Lama Semarang' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool