Mukti Cafe, Surga Bagi Penikmat Tembakau di Semarang

Apa yang ada di benak jika mendengar kata rokok? Sekilas mungkin kita akan bilang bahwa merokok itu berbahaya, penuh dengan asap yang berbau tak sedap, dan lain sebagainya. Kesan tersebut jauh sekali dari apa yang akan kita dapatkan jika kita berkunjung ke cafe tembakau Semarang yang bernama Mukti Cafe. Mukti Cafe adalah salah satu tempat di kota Semarang yang sangat cocok bagi para penikmat tembakau atau kamu yang ingin belajar banyak hal mengenai kekayaan rempah-rempah Indonesia. Lokasinya cukup mudah dijangkau, yaitu tepat di sisi kanan dari gerbang masuk wilayah Pecinan kota Semarang.

Berawal dari seorang pedagang dari Cina yang berjualan tembakau di Semarang sejak tahun 1895, kemudian usahanya turun temurun hingga generasi ketiga saat ini yang dipegang oleh Bapak Agung. Pada jaman dahulu Mukti Cafe berfungsi sebagai gudang sekaligus rumah bagi keluarga kakek Bapak Agung, tembakaunya sendiri masih dijual dengan dipikul keliling kota Semarang. Tahun 2014 yang lalu gudang tembakau tersebut banyak didatangi para penggemar cerutu, tembakau, dan pelinting hingga dari obrolan ringan tercetuslah ide membuat sebuah tempat khusus untuk menikmati tembakau.

penampakan cafe tembakau semarang

Mukti Cafe bukan tempat yang hanya ditujukan untuk para perokok. Mas Radika sebagai manajer operasional Mukti Cafe akan dengan senang hati membagi wawasannya seputar dunia tembakau bagi para pengunjung yang datang, mula dari proses melinting, jenis-jenis cerutu hingga bermacam-macam tembakau dari berbagai daerah di Indonesia. Apakah kita perokok atau bukan, tidak ada salahnya kita mengerti tentang tanaman yang menjadi unggulan di indonesia ini. Karena jika kita mau memahami, kita akan mengerti bahwa rokok bukan sekedar lintingan yang ditata rapi dalam packaging bermerk saja, tapi jauh lebih luas daripada itu.

mukti cafe

Seperti kita ketahui Indonesia memiliki tanah yang subur sehingga sangat mudah untuk menemukan berbagai jenis rempah. Bahkan hampir setiap daerah di Indonesia memiliki tembakau khasnya masing-masing, dan itu bisa kita temukan di Mukti Cafe, seperti tembakau dari Rembang, Parakan, Madura, bahkan hingga dari Luar Jawa seperti Sumatra, Lombok hingga Sulawesi. Ada juga berbagai jenis lintingan tembakau seperti cerutu yang kertasnya juga menggunakan bahan tembakau, atau jenis klobot yaitu tembakau yang dibungkus dengan kulit jagung.

pilihan tembakau di cafe tembakau semarang

Jika kita ingin berkunjung, tembakau store buka setiap hari mulai pukul 10.00, sementara untuk kafe di lantai dua buka mulai pukul 16.00 hingga 24.00. Tembakau linting di sini bisa didapatkan mulai dari harga Rp4000an untuk 5 gram, untuk cerutu sendiri mulai harga Rp10.000, Rp15.000 tergantung seberapa banyak. Ada lagi tembakau kelas premium yang harganya mencapai Rp270.000 per batang yaitu dengant tembakau, cengkeh, dan bahan lain berkualitas tinggi. Selain tembakau, disediakan juga berbagai menu cemilan dan minuman untuk menemani kita nongkrong, seperti leker, pancake, roti maryam, dan berbagai minuman seperti kopi, cokelat, dan berbagai minuman rempah. Uniknya, menu makanan di Mukti Cafe ini terdiri dari cemilan khas Jawa, Arab, dan Cina yang menjadi ciri khas perpaduan budaya di Kota Semarang.

Dengan tembakau kita bisa ngobrol.
Banyak hal baru yang akan kita dapatkan sambil menghabiskan waktu di mukti cafe. Konsep kafenya sendiri sangat mendukung suasana akrab, yaitu agar para pengunjung bisa saling berkomunikasi satu sama lain dan juga dengan dengan pelinting tembakau. Tidak heran jika kita tidak akan menemukan fasilitas wifi di cafe ini. Tidak heran juga jika kita tidak akan menemukan “daftar harga” untuk produk-produk tembakau yang disediakan di Mukti Cafe. Di bar ada beberapa toples dengan tembakau yang sudah dipisah dengan berbagai aroma seperti Stroberi Mint, Milk, dan Cokelat, dan lain sebagainya. Mas Radika dan teamnya di Mukti Cafe akan dengan senang hati menjelaskan jenis tembakau apa saja yang direkomendasikan, mana yang berat mana yang ringan, dan banyak hal lain yang membuat kita penasaran.

ngobrol bareng pemilik mukti cafe semarang

Lintingan tembakau selalu identik dengan aktivitas orang tua, padahal itu tidak benar. Mukti cafe mengubah cara pandang itu, karena bagi anak muda melinting adalah hal baru. Melinting bukan lagi dipandang aktivitas orang tua, atau aroma tembakau yang keras, justru aktivitas melinting ini sangat personal. Kita bisa membuat cita rasa sesuai dengan kesukaan kita sendiri, ingin dibikin tipis, atau pekat dan lain sebagainya bisa kita buat sesuai dengan selera kita sendiri. Sebagai tambahan, setiap malam minggu ada stage kecil di lantai atas (Cafe) yang dimanfaatkan untuk live music, namun seluruh pengunjung dibebaskan jika ingin ikut menyumbang lagu. Bisa dibayangkan bagaimana serunya jika berkunjung ke Mukti Cafe pada Sabtu Malam.

mukti-cafe

Mau Main Ke Semarang tapi bingung booking hotel yang murah?? dapatkan promo KZL hanya di Ezytravel.co.id | Hellosemarang
Mukti Cafe, Surga Bagi Penikmat Tembakau di Semarang
4 (80%) 1 vote
(Visited 2,418 times, 1 visits today)


About

blogger, social media strategist, dan fanboy DC.


'Mukti Cafe, Surga Bagi Penikmat Tembakau di Semarang' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool