Kafe Wedangan D'Museum Semarang

Nikmatnya Kuliner Malam di Kafe Wedangan D’Museum Semarang

Vote Us

Semarang adalah kota dengan cerita sejarah besar di masa lalu. Tidak heran kita bisa menemukan banyak sekali bangunan bersejarah di kota ini, antara lain bangunan-bangunan yang berada di kawasan Kota Lama, kampung pecinan, hingga yang terletak di pusat kota seperti Lawang Sewu dan Tugumuda. Kondisi tersebut dilengkapi pula dengan keberadaan Museum sejarah yang tidak jauh dari kawasan Tugu Muda, yaitu Museum Mandala Bhakti.

Kafe Wedangan D'Museum Semarang

Umumnya waktu aktif berkunjung ke museum adalah dari pagi hingga siang atau sore hari. Lalu apa jadinya jika kita berkunjung ke Museum Mandala Bhakti di malam hari? Tenang saja, karena di salah satu sudut halaman dari Museum kita dapat menikmati kuliner malam dengan konsep Kafe Wedangan D’Museum yang menyajikan menu ala warung kucingan.

Kafe Wedangan ini buka mulai 17.30 sd. 23.30 setiap hari. Kafe ini menyediakan berbagai macam pilihan nasi kucing dan aneka lauk seperti halnya kita temukan di warung nasi kucing, seperti nasi teri, nasi telur, nasi kering tempe, dan aneka lauk seperti bakso, gorengan, sate telur, sate usus hingga jajanan khas seperti tahu petis.

Wedangan yang disediakan pun begitu menggoda, susu jahe hangat di dalam cangkir enamel blurik sangat mendukung nuansa ndeso yang ada di Kafe D’Museum. Berbagai macam wedangan juga bisa kita nikmati seperti kopi susu, teh tape, wedang uwuh, dan lain sebagainya.

Kafe Wedangan D'Museum Semarang

Harga menu di kafe ini cukup terjangkau, mulai dari Rp 2.000 s.d. Rp 10.000 untuk wedangan, Rp 1.500 s.d. Rp 6.000an untuk aneka sate dan gorengan, dan Rp 3.500an untuk nasi kucing. Suasanya pun sangat menyenangkan dengan penerangan yang cukup dan tempat terbuka seperti halnya berada di warung kucingan, bedanya disediakan meja kursi bagi pengunjung yang ingin menyantap makanannya.

Kafe Wedangan D'Museum Semarang

Keberadaan kafe ini melengkapi pilihan destinasi wisata di pusat Kota Semarang. Setelah asyik berfoto ria di Tugu Muda,berjalan-jalan di Lawang Sewu, dan belajar sejarah di Museum Mandala Bhakti kita bisa sedikit melepas penat sambil menikmati indahnya suasana malam kota Semarang di Kafe Wedangan ini.

Tidak hanya itu saja, halaman parkir Museum Mandala Bhakti ini juga dimanfaatkan Pemerintah Kota Semarang sebagai pos shuttle bus gratis yang ditujukan kepada para wisatawan yang ingin membeli oleh-oleh di sepanjang Jalan Pandanaran, Semarang.

Sejak tahun 2014, Pemkot Semarang memberlakukan pelarangan parkir dengan kendaraan pribadi di sepanjang jalan Pandanaran, dan dialihkan ke beberapa pos yang telah disediakan serta memberikan fasilitas shuttle bus gratis dengan rute Pusat Kuliner Batan – Pusat Oleh-Oleh Pandanaran – Tugu Muda. Tidak perlu repot-repot lagi kan berwisata di kota Semarang?

(Visited 2,086 times, 1 visits today)


About

blogger, social media strategist, dan fanboy DC.


'Nikmatnya Kuliner Malam di Kafe Wedangan D’Museum Semarang' have 1 comment

  1. June 13, 2016 @ 9:27 pm Ika Puspitasari

    Aku kok nggak ngeh ada kafe ini di Museum Mandala Bakti. Kapan-kapan mampir, ah 😀

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool