noeris_cafe_semarang

Nongkrong Asyik Bernuansa Jadul di Semarang

Outstadtatau Little Netherland. Begitulah sebuah julukan yang diberikan untuk Kota Lama Semarang. Sebuah kawasan yang menyimpan cerita sejarah di setiap sudutnya. Kota Lama merupakan tempat wisata di Semarang yang wajib dikunjungi. Kokohnya bangunan-bangunan tua menjadi saksi bisu bagaimana aura kejayaan yang masih terasa lekat. Menyusuri lorong demi lorong dengan berjalan kaki menjadi tantangan tersendiri. Sekarang ada alternatif pilihan dengan bus wisata Semarjawi. Tinggal duduk manis sambil dengerin guide bercuap-cuap. Asyik, kan?

Kota Lama Semarang memang menawarkan berbagai wisata pilihan di balik deretan bangunan bersejarah. Ada beberapa tempat kuliner yang memang memanjakan lidah. Mulai dari pedagang kaki lima, angkringan sampai café tersedia juga di kawasan ini. Ada juga tempat oleh-oleh yang sangat terkenal akan wingko babatnya. Nah, jika ingin rehat usai keliling menyusuri Kota Lama nggak ada salahnya mampir ke Noeri’s Café. Sebuah café bernuansa jadul nun unik. Tempatnya begitu cozy, cocok banget untuk menghabiskan waktu dan bercengkrama. Nongkrong berjam-jam di sana nggak bakalan diusir. Hihihi.

Noeri’s Café Semarang

Welcome 🙂

TIKET ACEH KE SEMARANG

Café ini menawarkan berbagai macam makanan berat, snack dan minuman. Harganya cukup terjangkau loh jika diukur dengan porsi yang “lumayan” gede. Jangan khawatir akan membuat kantong bolong gegara nongkrong di sini. Untuk makanan dan snack berkisar 20.000 per porsi. Sedangkan minuman mulai 10.000. Tuh, enggak mahal, kan? Snack-snack jadul dengan ejaan bahasa Belanda memang bikin penasaran. Bagaimana bentuk dan rasanya bikin kita pengin pesen semua. Haha. Kemaruk.

Noeri’s Café Semarang

Ini kue paling enaaaakkkkkk 😀

Wisata Kuliner Semarang

Porsinya pas buat berdua 😀

Sembari menikmati pesanan, kita juga dimanjakan dengan koleksi berbagai barang kuno nun artistic. Nuansa yang diciptakan cafe ini benar-benar melemparkan kita pada kenangan beberapa puluh tahun lalu. Ketika pada masa itu kita masih dengan mudah menjumpai barang-barang tersebut. Barang-barang yang semakin tergerus oleh jaman dan teknologi. Ada koleksi berbagai macam radio, kamera, mainan anak-anak, sepeda, dakon, sepeda ontel, minatur vespa, becak, kurungan burung dan masih banyak lagi. Pantes aja pengunjung yang dateng ke sini nggak lepas dari kamera. Koleksinya memang cocok untuk dijadikan objek foto. Apalagi jika diambil dari lantai 2, semakin terasa ciamik.

Noeri’s Café Semarang

Cafe bagian atas alias lantai 2

Cafe di Semarang

View dari lantai 2 🙂

Noeri’s Cafe berdiri pada tahun 2013. Dulunya tempat ini adalah sebuah gudang. Dengan niat untuk mengaktifkan kembali Kota Lama Semarang sebagai aktivitas warga, maka tercetuslah pendirian cafe ini. Apalagi kawasan Kota Lama Semarang ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah. Geliat wisatawan untuk berkunjung juga semakin banyak. Elok rasanya jika tersedia juga tempat beristirahat yang cozy namun tetap berkharisma.

Tempat Makan di Semarang

Tuh asik buat nongki rame-rame

Cafe ini terletak di Jalan Nuri No. 6, sebuah kawasan pergudangan di belakang Pabrik Rokok Prahoe Lajar atau berada di belakang Gereja Blenduk. Berada persis di pinggir jalan raya dengan lalu lalang kendaraan yang tak begitu ramai. Gimana tertarik untuk bertandang ke mari? Asyik bukan melepas lelah sambil menikmati suasana jadul usai mengitari Kota Lama?

Nongkrong Asyik Bernuansa Jadul di Semarang
5 (100%) 1 vote
(Visited 4,424 times, 1 visits today)


About

Penggemar makanan dan minuman tradisional (KW 5), tukang numpuk buku lupa baca, suka mlipir jalan-jalan tapi pusing liat keramaian :D


'Nongkrong Asyik Bernuansa Jadul di Semarang' have 15 comments

  1. March 23, 2015 @ 1:59 pm Dwi Pramono

    Cocok nih, setelah naik bis wisata Semarjawi dilanjutkan mencicipi kuliner bernuansa kolonial.

    Reply

    • March 24, 2015 @ 1:35 pm Lestari

      Jadi kapan nih, Pak, kita kopdar naik Semarjawi plus nongki di mari? 😀

      Reply

  2. March 23, 2015 @ 2:33 pm Dewi Rieka

    pengen makan ikan dori lagiii

    Reply

    • March 24, 2015 @ 6:44 pm Lestari

      Iyaaaa, ikan dorinya enak yooo. Hayok mrene meneh. Nek ditraktir kek kemarin rasanya makin pas 🙂 *kedip2

      Reply

  3. March 23, 2015 @ 3:42 pm munif

    jadi inget kopdar pertama hellosemarang batal di tempat ini karena banjir… 😀

    Reply

    • March 24, 2015 @ 4:34 pm Yudhie

      Wah jadi pingin ngerasain juga negh naek semarjawi trus nyicipin makan disini

      Reply

      • March 24, 2015 @ 6:45 pm Lestari

        Kopdar Hello Semarang ke sini kali ya Mas Munif. Sebagai ganti kemarin batal hihihi. Gimana nih Mas Yudhie? 🙂
        Iyaaaa, penasaran pengen ngerasain naik Semarjawi juga 😀

        Reply

  4. March 23, 2015 @ 4:32 pm Inung Djuwari

    wahhh aku ditinggal ik :'(

    Reply

    • March 24, 2015 @ 6:49 pm Lestari

      Kayaknya dirimu lagi mudik pas kami jalan-jalan. Next time yooo semoga bisa jalan bareng 😀

      Reply

  5. March 23, 2015 @ 6:45 pm rahmiaziza

    Siapa tuh yang ada di sudut pintu??? Poni boy yaa?

    Reply

    • March 24, 2015 @ 6:51 pm Lestari

      Yup, si poni. Lucuk banget diaaa. Asik dijadiin model haha 😀

      Reply

  6. March 23, 2015 @ 8:22 pm Hidayah Sulistyowati

    Yuk kapan-kapan kopdar di sini, betah deh ampe lama 😀

    Reply

    • March 24, 2015 @ 6:53 pm Lestari

      Mangkaatttt yuukkk mba Watiiii 🙂

      Reply

  7. March 25, 2015 @ 8:28 am Vhoy Syazwana

    Keren banget tempatnya. Yang jadul memang selalu seru 😀

    Reply

  8. September 27, 2017 @ 9:53 pm Geby karisma sulistiani

    Pengen ke sini mba… o ya mba.. kalo pengen makan di resto atau cafe tapi pas lagi nggak banyak orang gitu… kira” jam brpa’an ya…? Selalu kehabisan meja si akunya

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool