Pancuran Pitu, Menikmati Pancuran Air Panas dan Pijat Lulur Belerang

Pancuran Pitu ~ Menikmati keindahan alam di Jawa Tengah tuh memang tak akan pernah ada habisnya. Adaaaa saja obyek wisata yang bakalan mengundang decak kagum dan menimbulkan kerinduan untuk berkali-kali kembali lagi ke tempat yang sama.

Emangnya nggak kepanasan apa wisata ke Jawa Tengah melulu?

Heyy… meski ibu kota Jawa Tengah terkenal akan cuaca panasnya yang eksotik, masih banyak loh lokasi lain yang ternyata memiliki kesejukan yang sanggup memanjakan kulit para penikmat wisata. Tentu saja bila teman berkunjung ke kawasan-kawasan yang berada di dataran tinggi, meskipun cuaca sedang terang benderang dan matahari bersinar ganas, tetap saja semilir angin yang dingin bakalan menyapa kulit dengan mesra.

Ada salah satu tempat wisata yang cukup ngehits di Jawa Tengah. Baturraden, terletak sekitar 14 km dari kota Purwokerta, bisa banget menjadi alternatif tujuan wisata bagi mereka yang gemar sangat bermain air. Ayooo…. siapa yang suka banget kecipak kecipik main air? Sayaaaaa….. *angkat tangan tinggi-tinggi 🙂

Baturraden merupakan sebuah lokasi wisata yang boleh dikata sudah memiliki kadar ketenaran yang cukup tinggi. Ada beragam wahana yang dapat kita nikmati selama berwisata di kawasan ini. Salah satu yang amat menarik untuk dieksplor adalah Pancuran Pitu. Air yang mengalir di pancuran tersebut berasal dari sumber air panas yang lokasinya berada di pintu utama Bumi Perkemahan Baturraden.

Pitu dalam Bahasa Jawa memiliki arti ‘tujuh’. Ya benar banget, sesuai dengan namanya Pancuran Pitu ini memiliki tujuh pancuran. Ketujuh pancuran tersebut mengeluarkan air panas yang berasal dari perut bumi. Air yang direbus secara alami oleh hawa panas hasil aktivitas vulkanik Gunung Slamet ini bersuhu sekitar 70 derajat Celcius. Waaahh… asyik banget nih ya tentunya bermain-main di pancuran dengan air yang super hangat. Biasanya kan kalau pancuran itu pasti mengeluarkan air yang super dingin dan bikin kita menggigil.

Air Pancuran Pitu tersebut memiliki kandungan sulfur yang tinggi. Namun kita yang bermain-main air di sana tak akan mencium bau belerang yang pekat menyengat di kawasan wisata tersebut. Yang ada adalah kolam-kolam air panas yang siap dijadikan tempat berendam dan pancuran yang amat menggoda sebagai tempat mandi belerang.

Untuk mencapai lokasi Pancuran Pitu ini kita perlu menuruni ratusan anak tangga. Tapi nggak perlu khawatir laaahh… kaki kita yang pegal gegara menuruni anak tangga akan terobati oleh indahnya pemandangan alam di lokasi tersebut. Sambutan pertama yang akan kita dapatkan begitu tiba di kompleks pancuran adalah tampilan mempesona sebuah tebing megah berwarna kuning menyala.

pancuran pitu untuk mandi belerang

Tebing tersebut terbentuk dari endapan belerang yang terbawa air selama jutaan tahun yang lampau. Bila selama ini kita hanya skeptis pada bau menyengat belerang, sebenarnya kandungan belerang itu memiliki banyak kegunaan. Warga sekitar banyak yang memanfatkan endapan belerang untuk dijadikan serbuk belerang. Kandungan belerang efektifnya digunakan untuk pengobatan sakit tulang/rematik dan berbagai macam penyakit kulit seperti panu, kadas, dan lain-lain.

Dan yang menarik lagi, endapan belerang tadi bisa juga digunakan sebagai lulur dan masker. Selama ini taunya lulur itu cuma yang ada di salon-salon kecantikan aja ya?

Jika sekiranya sudah lelah menjelajahi Pancuran Pitu, bisa banget loh mengobati kaki nan pegal di sana. Ada banyak tukang pijat yang biasa mangkal di kawasan pancuran tersebut. Mereka punya resep mujarab untuk menghilangkan pegal-pegal di badan. Tak hanya kaki loh yang disembuhkan pegalnya, tapi sekujur tubuh kita pun bisa dibikin rileks dengan pijat plus lulur belerang.

Dan bila merasa risih harus dipijat-pijat oleh orang lain, ada cara yang berbeda untuk mengusir rasa penat ini. Kita bisa merendam kaki di kolam atau aliran air panas di kawasan Pancuran Pitu. Jika masih kurang puas, bisa juga menikmati guyuran air panas langsung dari tebing belerang di bagian bawah lokasi wisata tersebut.

Cara Mencapai Lokasi Pancuran Pitu

Untuk mencapai lokasi ini bila start dari Semarang maka harus menuju Purwokerto terlebih dahulu. Bisa menggunakan kereta api, travel, ataupun bus. Sampai di terminal atau stasiun sudah ada angkutan kota yang menuju ke arah Baturraden.

Hanya saja, dari kawasan wisata tersebut tak ada kendaraan umum ke arah gerbang wisata Pancuran Pitu. Kita bisa mencapai Pancuran Pitu dengan menggunakan jasa ojek atau mobil-mobil warga yang kerap digunakan untuk mengangkut wisatawan. Kalau bawa kendaraan pribadi sih sudah paling oke tuh, kita bisa dengan mudah sampai ke lokasi parkir tanpa perlu berpindah-pindah moda angkutan.

Tiket masuk lokasi wisata ini terbilang murah. Hanya Rp 15 ribu. Tiket dibayarkan di pintu masuk bumi perkemahan.

So, sudah nggak bingung lagi kan bila pengin menikmati kawasan wisata nan sejuk di Jawa Tengah? Yuk kita asyik-asyikan mandi air panas dan pijatan lulur belerang di Pancuran Pitu.

Mau jalan-jalan? Temukan berbagai pilihannya di sini: hotel Semarang, tour murah, dan tiket pesawat Semarang
Pancuran Pitu, Menikmati Pancuran Air Panas dan Pijat Lulur Belerang
5 (100%) 1 vote
(Visited 207 times, 1 visits today)

About

Ibu dua orang anak yang gemar ngomong gak penting, senang kumpul-kumpul plus ngumpulin buku


'Pancuran Pitu, Menikmati Pancuran Air Panas dan Pijat Lulur Belerang' have 1 comment

  1. November 22, 2016 @ 11:11 am Vita Pusvitasari

    Wah airnya anget, bagus pancuran pitu, kapan2 mampir sana ah

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool