Pasar Papringan

Pasar Papringan : Pasar Unik di Kabupaten Temanggung

Pasar Papringan : Pasar Unik di Kabupaten Temanggung
1 (20%) 1 vote

Pada umumnya, sebuah pasar memiliki sebuah bangunan untuk transaksi berjual beli, waktu buka setiap hari atau ketika akhir pekan saja, alat pembayaran menggunakan uang rupiah sebagai alat pembayaran, dan kebanyakan yang dijual adalah kebutuhan-kebutuhan pokok. Namun, konsep pasar yang seperti dijelaskan diatas tidak akan ditemui di Pasar Papringan, Kabupaten Temanggung.

Pasar Papringan merupakan sebuah pasar yang terletak di sebuah kebun bambu (dalam bahasa Jawa disebut pring) di Dusun Kelingan, Desa Caruban, Kandangan, Kabupaten Temanggung. Pasar ini hanya ada setiap hari Minggu Wage, atau setiap 35 hari sekali. Pertama kali digelar pada Minggu Wage, tanggal 10 Januari 2016. Pasar Papringan sudah ada mulai dari pukul 06:00 hingga 12:00. Penggagas Pasar Papringan adalah Bapak Singgih S. Kartono. Beliau juga pendiri komunitas Spedagi (Sepeda Pagi). Pasar Papringan mengusung konsep Culinary, Crafts, dan Agriculture. Banyak keunikan yang bisa ditemui ketika kita datang di Pasar Papringan.

Pasar Papringan

Setiap Minggu Wage

Pasar Papringan hanya digelar setiap Minggu Wage, atau setiap 35 hari. Pasar Papringan yang digelar pada tanggal 25 Desember 2016 merupakan Pasar Papringan #10 yang sekaligus menandai usianya program yang sudah berjalan selama setahun. Untuk sementara Pasar Papringan ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Meskipun Pasar Papringan sedang tutup, konsep gelaran pasar ini bagiku sangat unik. Kita mesti menunggu selama 35 hari untuk bisa berkunjung ke sana lagi. Selang waktu selama 35 hari juga bisa digunakan panitia untuk membuat konsep acara yang beda di setiap gelaran Pasar Papringan. Bakal selalu ada yang baru di pasar ini.

penukaran koin pasar papringan

Koin Bambu Sebagai Alat Pembayaran

Ketika mengunjungi Pasar Papringan, pengunjung harus menukarkan uang mereka dengan koin bambu atau pring yang berfungsi sebagai alat pembayaran selama di pasar ini. Nominal uang kayu ini dimulai dari nominal 1 Pring hingga 50 Pring. 1 Pring = Rp 1.000. Koin bambu terbuat dari kayu yang dengan gambar logo Pasar Papringan dan nominal uang tersebut. Disediakan beberapa tempat penukaran koin bambu. Koin bambu tersebut nanti bisa ditukarkan kembali dengan uang rupiah.

koin bambu pasar papringan

Kulineran

Di Pasar Papringan, pengunjung bisa menemukan berbagai makanan atau jajanan pasar yang unik dan khas. Seperti getuk, cenil, cetot, singkong goreng, bubur, ketan, klepon, cincau dan kupat tahu. Beberapa memang masih bisa aku temui di beberapa pasar di Semarang, namun makan jajanan ini di sini ada sensasi tersendiri. Suasana desa dan kebun bambu membuat jajanan ini terasa lebih nikmat.

Makanan dan jajanan yang dijajakan di sini bebas dari MSG, pewarna, dan pemanis buatan. Bahkan, di pasar ini penggunaan plastik ditolak, para pedagang menggunakan bahan yang ramah lingkungan. Seperti batok, piring lidi atau daun pisang, daun jati, kertas, dll.

Selain makanan, di Pasar Papringan juga terdapat sebuah lapak kopi.  Ada tiga macam kopi yang siap disajikan, yaitu kopi robusta Kelingan, Balun, Rowo Seneng, Gesing dan Kopi Arabica Sumbing. Disediakan gula bagi kalian yang tidak suka kopi pahit. Harga makanan dan minuman di sini sangat murah. Jangan lupa bayarnya pakai koin bambu yaa.

kuliner pasar papringan

Barang Kerajinan, Hasil Kebun dan Pertanian

Di pasar ini banyak penjual yang menjual barang kerajinan, hasil kebun dan pertanian. Barang kerajinan yang dijual juga sangat unik dan rata-rata terbuat dari kayu. Seperti sepeda kayu, radio kayu, keranjang, tempat sampah kayu, dan kain batik khas temanggung. Barang yang dijual dijamin berkualitas. Apalagi sepeda kayu juga sudah melanglang buana. Cek aja di spedagi.org.

Selain barang kerajinan, ada warga yang menjual hasil kebun dan pertanian, seperti pisang dan singkong. Bahkan ada warga yang menjual pestisida alami untuk tanaman. Bahan pestisida terbuat dari bahan-bahan alami dan sudah terbukti ampuh untuk membunuh hama dan membantu pertumbuhan sebuah tanaman. Teknik menanam secara vertical culture juga ditampilkan di stan yang sama. Mereka dengan senang hati akan berbagi pengetahuan ilmu dan pengalaman tentang pertanian.

spedagi pasar papringan

Dolanan Bocah

Di salah satu sudut pasar, terlihat beberapa anak-anak sedang bermain. Mereka terlihat bersemangat dan ceria. Bener banget, mereka sedang bermainan permainan tradisional. Beberapa relawan menyediakan berbagai permainan tradisional, seperti enggrang, bakiak, dan tali batok. Cukup dengan membayar sebesar 1 Pring (RP 1.000) pengunjung bisa mencoba permainan ini sepuasnya sekaligus mengulang memoar masa kecil dan melestarikan permainan tradisional.

dolanan bocah pasar papringan

Kini, Pasar Papringan untuk sementara masih ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kegiatan pelestarian kebun bambu ini telah menggerakkan kegiatan pelestarian kebun bambu di tempat-tempat lain yang saat ini sedang dipersiapkan untuk diperkenalkan kepada khalayak.

Yuk keliling Semarang! Eits, ambil promo Tiket Pesawat Jakarta SemarangHotel di Semarang & Paket Wisata Murah sekarang!

Meskipun untuk sementara ditutup, Pasar Papringan telah memberikan manfaat yang sangat positif untuk perkembangan sebuah dusun dan memanfaatkan lahan kebun bambu dengan cara-cara yang kreatif. Sebuah kebun bambu berhasil disulap menjadi sebuah ruang bertemu dan saling memberi manfaat dan bisa menjadi sebuah inspirasi bagi dusun-dusun lainnya untuk mengembangkan potensi yang ada di dusun mereka dan memberikan manfaat kepada warga dusun.

Pasar Papringan
Setiap Minggu Wage (untuk sementara tutup)
Dusun Kelingan, Desa Caruban, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung.
Facebook: Pasar Papringan
Instagram: @desapapringan
Email: pasarpapringan@spedagi.org

(Visited 59 times, 1 visits today)


About

Traveller, Travel Blogger


'Pasar Papringan : Pasar Unik di Kabupaten Temanggung' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool