Pemancingan di Demak

Pemancingan Bule Sanctuary

Pemancingan Bule Sanctuary
5 (100%) 1 vote

Panas, capek, lelah, haus dan kelaparan juga penat selama perjalanan wisata ke Semarang dan sekitarnya pastilah akan terbayar jika kita menemukan sebuah tempat yang tidak saja menyajikan makanan lezat tetapi juga suasana yang segar sekaligus menenangkan.

Pemancingan Bule Wonosari di Demak ini salah satu sanctuary yang bisa kita jadikan destinasi. Apalagi setelah berkeliling kota Demak untuk menikmati beberapa destinasi ataupun momen – momennya yang berharga.

Sekitar lima belas menit perjalanan jaraknya dari pusat kota Demak, pemancingan Bule berada satu jalur dengan pemancingan Brubus. Dari tepi jalan, kita bisa melihat plang papan nama pemancingan.

Pemancingan di Demak

Tempatnya yang lebih menjorok ke daerah yang lebih dalam, meski berada di tepi jalan, menjadikan pemancingan Bule ini cenderung lebih tenang.  Segala keriuhan, berisik dan polusi kota seolah teredam dan teranulir sudah.

Di bagian entrance, kita disambut dengan lukisan grafiti di bagian dinding-dinding bangunan paling depan. Dengan warna-warni yang cerah seolah menyambut kita dengan senyuman dan janji keceriaan serta kesenangan.

Pemancingan di Demak

Area makannya lebih banyak dan lebih representatif dibandingkan Brubus yang berusia lebih lama. Di bangunan paling depan dekat dengan kasir, ada area makan dengan kursi-kursi ukiran jepara dengan meja makan ukuran tinggi seperti yang ada di rumah-rumah kita. Mungkin untuk pertemuan yang bersifat lebih resmi atau mereka yang enggan melepas sepatu jika harus lesehan.

Area makan di bagian dalam terdiri saung-saung yang berdiri di atas kolam-kolam ikan. Ada dua  saung utama di area tengah ini.  Yang paling panjang membujur barat timur. Sedangkan saung satunya lagi membujur utara selatan.

Pemancingan di Demak

Kedua saung utama membentuk konfigurasi bangunan bentuk L, dengan pemandangan kolam-kolam ikan di kanan kiri.

Pemancingan di Demak

Di sini juga kita bisa menyaksikan dan menikmati view kebun jambu yang lebat di sisi barat kawasan pemancingan.  Langit biru dan air kolam yang menghijau oleh bayangan pohon jambu seolah bertemu di ujung cakrawala pandang kita.

Pemancingan di Demak

Dekat area makan utama yang bersisian dengan kolam ikan sisi barat ini terdapat area makan yang membentuk aisle alias lorong. Pas banget untuk mereka yang  ingin mendapatkan tempat dan suasana yang lebih privat. more sanctuary.

Pemancingan di Demak

Untuk mereka yang membawa anak-anak, tidak perlu khawatir karena pemancingan Bule juga menyediakan ayunan di arena play ground di sisi selatan kawasan.

Pemancingan di Demak

Pelataran selatan ini dinaungi oleh pohon-pohon jambu dan belimbing yang merupakan vegetasi khas Demak Kota Wali.

Pemancingan di Demak

Area makan sisi selatan sendiri berada mepet dinding kawasan pemancingan Bule. Berjajar meja-meja pendek dengan area yang semi terbuka, sehingga pemandangan kolam dan kebun jambu bisa dinikmati dengan leluasa.

Pemancingan di Demak

Pemancingan di Demak

Pada bagian pojok barat, kita bisa menemukan area makan yang bisa diperuntukkan untuk pertemuan-pertemuan dengan satu bagian dinding barat seolah sebagai  focal point-nya. Kapasitasnya untuk lebih banyak orang dalam satu ruangan.

Pemancingan di Demak

So, do you need a sanctuary? Sila datang ke pemancingan Bule 🙂

(Visited 800 times, 1 visits today)


About

penikmat hujan, pecinta purnama.


'Pemancingan Bule Sanctuary' have 2 comments

  1. July 11, 2015 @ 7:00 am Dwi Pramono

    Bikin penasaran, nih. Mengapa dinamakan “Bule” dan to sanctuary from what? #kepo 😀

    Reply

    • July 24, 2015 @ 2:22 pm Dian Nafi

      Nama Bule itu memang misterius banget. Le-nya itu pastinya Lele deh. Bu-nya apakah maksudnya memBUru? hahaha…
      Sanctuary from kebisingan dan keruwetan 😀

      Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool