mangrove demak

Pesona Hutan Mangrove Morosari

Pesona Hutan Mangrove Morosari
5 (100%) 2 votes

Mangrove

Wah, tak terasa liburan sekolah akan segera tiba. Bertepatan pula dengan libur hari Raya nih. Pas sekali kiranya jika musim liburan ini dimanfaatkan untuk liburan di Semarang dan sekitarnya.  Termasuk ke Masjid Agung Demak dan beberapa destinasi wisata di kota wali ini.

Salah satu alternatif tempat yang bisa dikunjungi adalah Wisata Mangrove di Wonosari Sayung (yang berada di pertengahan antara Semarang dan Demak) Persisnya dari jalan Raya Semarang-Demak Km. 9 pada jembatan Sayung dari arah Semarang menuju Demak beloklah  ke arah kiri. Kemudian susuri sungai sepanjang hampir 3 km ke arah laut. Di sanalah pantai Morosari berada.

Mangrove

Sebaiknya datang pagi sekitar jam enam atau jam tujuh ya. Sebab  kalau semakin siang air laut akan semakin pasang. Akibatnya kapal atau perahu tidak bisa menyusuri kawasan hutan mangrove dengan maksimal. Sehingga pemandangan indah di sana tak bisa kita nikmati seluruhnya.

Kalau kesiangan pulang trip naik perahu atau kapalnya, bisa-bisa perahu kandas sebab air surut. Hehe. Namun jangan khawatir. Sebab  para pemandu yang mengemudikan perahu atau kapal ini tahu kok ke mana harus mencari jalan untuk bisa kembali ke daratan. Biasanya melewati perairan yang biasa digunakan nelayan untuk memancing. Sedangkan perairan yang telah surut tadi dimanfaatkan oleh anak-anak sekitar untuk berenang dan bermain-main.

Mangrove

Menikmati hutan mangrove bisa dengan menaiki perahu menyusuri lewat perairan. Sewa perahu atau boat-nya berkisar antara Rp. 50.000,- s/d Rp. 100.000,-

Atau kalau mau lebih irit, bisa juga hanya dengan berjalan-jalan di sepanjang setapak dan jembatan. Hanya saja jika naik motor, parkirnya lumayan jauh ya. Jalur motor ke hutan mangrove hanya berupa jalan setapak yang dibeton selebar satu meter, dan kanan kirinya langsung laut! So,  naik motornya musti  pelan-pelan supaya tidak nyemplung masuk ke laut. Parkir motor di penitipan hanya Rp 2.000,- Murah kan?

Burung-burung bangau dan  blekok sawah yang putih tampak beterbangan di kawasan wisata ini. Hawa segar, pemandangan hijau, suara koak buruk dan berbagai penghuni habitat ini memberikan sensasi yang tak akan terlupakan. Menyejukkan, menyegarkan dan memberi inspirasi.

Mangrove

Selain pesona hutan mangrove dan burung putihnya, kita juga bisa melihat langsung  ikan blodog yang unik karena kadang melompat seperti kodok. Baleopthalmus boddarti ini merupakan salah satu penghuni tetap habitat mangrove.

Mangrove

Selain wisata alamnya, terdapat pula makam seorang ulama besar bernama Syeikh Mudzakir di tengah laut dekat kawasan mangrove Morosari ini. Beliau pejuang kemerdekaan dan ulama besar di jamannya, sekitar 1900-1960-an.   Hutan Mangrove  di Desa Tambaksari  ini hanya menyisakan lima  keluarga yang masih keturunan Syekh Mudzakir. Karena  pada tahun 1998 Desa Tambaksari terkikis abrasi air laut yang menyebabkan  80 lebih keluarga harus pindah.

Mangrove

(Visited 7,960 times, 1 visits today)


About

penikmat hujan, pecinta purnama.


'Pesona Hutan Mangrove Morosari' have 1 comment

  1. September 21, 2015 @ 9:35 pm retno

    Penasaraaan,beneran baguz g siy…??

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool