Pohon Pengantin, Spot Fotografi Hits di Salatiga

Pohon Pengantin, Spot Fotografi Hits di Salatiga
5 (100%) 1 vote

“Dua sejoli memadu kasih di pematang sawah atas nama cinta, mengabadikan kemesraan mereka di bawah Pohon Pengantin yang kini sebatang kara” melihat adegan tersebut, seketika terngiang di telinga sebuah lagu dari Jamrud, berjudul Surti Tejo (2000). Syukurlah, di sana tidak ada gubug, hanya ada sebuah pohon bengkok yang kini populer di kalangan anak muda pecinta fotografi Salatiga, Semarang dan Sekitarnya.

Pohon Pengantin

Pohon sebatang kara ini parasnya sangat eksotis ketika tertangkap bidikan lensa dan dibingkai dalam frame kamera, Sobat Ezy. Batang pohonnya sangat aduhai meliuk-liuk bagaikan peragawati dengan busana berupa ranting dan dedaunan yang menyatu dengan lantai di tengah persawahan berlatar pemandangan alam Salatiga. Anak muda jaman sekarang menyebutnya “instagramable” atau Instagram banget.

Setiap sore sampai petang tiba, entah itu golden hour atau Golden Sunset, pohon ini menjadi tujuan muda-mudi, tua-muda untuk menikmati senja. Tempat berfoto bermacam gaya bagaikan fotomodel profesional, entah bergelantungan, bersandar, sendiri, berpasangan dan berkelompok. Bahkan, tak jarang ada calon pengantin memanfaatkannya sebagai obyek foto pra nikah di sini.

Mitos yang berkembang di masyarakat setempat, konon di tempat ini ada sepasang pohon jelmaan dari sepasang pengantin. Ada juga yang bilang karena pohon di pematang sawah ini sering dijadikan tempat foto pra nikah bagi para calon pengantin. Sehingga pohon ini dijuluki sebagai pohon pengantin. Kemudian dilihat dari morfologi batang dan daun bisa disimpulkan tanaman ini termasuk dari keluarga Beringin. Batang yang meliuk-liuk dan akar yang menjulur yang menjadi ciri khas pohon beringin nampak jelas di sini. Mirip bonsai dalam pot, namun dalam ukuran yang lebih besar.

Pohon Pengantin

Dimanakah lokasinya?

Pohon pengantin atau juga disebut “Wit Nganten” ini berlokasi di Jl. Siranda Raya Bancaan, Pulutan, kota Salatiga. Jika kamu dari arah Semarang, Lurus saja ke arah kota melewati Jl. Blotongan sejauh 2.8km. Pelan-pelan saja, tidak usah ngebut. Lihat kanan jalan ada Gapura Bertuliskan “Kampus AL-AZHAR” bersebelahan persis dengan PT. PLN Salatiga. Masuk saja, lurus sejauh 300 meter sampai menemukan SMP ISLAM AL AZHAR 18 SALATIGA. Dari sini sudah sampai, tengok ke sawah di kanan jalan, sebuah pohon bengkok akan terlihat mencolok di tengah sawah. Ingat ya Sobat Ezy, ini bukan tempat wisata, jadi tidak ada parkir resmi, dan tidak ada tiket retribusi. Tapi yang jelas, pohon ini milik yang punya sawah.

Lansekap dan pemandangannya eksotik.

Setelah sampai, lihat dulu kondisi sekitar ya Sobat Ezy, Jangan sampai merusak sawah petani. Karena, bila sedang musim tanam, pematang sawah akan lembek dan becek, rawan rusak jika kamu memaksa menginjaknya untuk sampai ke Pohon Pengantin. Setelah dirasa aman, barulah coba menikmati suasana sekitar.

Pohon pengantin memang eksotis, yang membuatnya makin menarik adalah suasana di sekitar, ada hijau dan luasnya perasawahan, hamparan pegunungan yang menyundul langit, Gunung Ungaran, Gunung Telomoyo dan Gunung Merbabu. Nah, ketika senja tiba matahari akan terbenam di antara Gunung Ungaran dan Telomoyo.

Ketika sampai di sini, ketika senja tiba, kadang membuat orang galau menjadi mahir berpuisi, bagi yang berpasangan akan menyanyikan syair cinta romantis, dan yang bergerombol akan berikrar saling mengisi. Pohon Pengantin di kala senja kadang membuat kita lebay terbawa suasana. Ya, begitulah…

Mau jalan-jalan? Temukan berbagai pilihannya di sini: hotel semarang, tour murah, dan paket wisata

Pohon Pengantin

“Sendiri itu tidak buruk, tapi kamu tetap butuh kawan untuk berbagi” Kata seorang fotografer. Konon, awalnya pohon ini mempunyai pasangan, alias berdua. Namun sekarang hanya tinggal satu pohon saja dengan sebab yang masih tanda tanya. Walaupun berpisah, dia tidak lagi sendiri, masih ada warna-warni  hamparan sawah yang mengisi hari-harinya, Gunung-gunung, langit dan matahari yang selalu menamani dan membuatnya tetap cantik, Hingga kita bisa menikmati keindahannya.

Maka dari itu, sangat disayangkan bila ada yang sampai jahil merusak, mencorat-coret hingga mengurangi nilai keindahannya yang seharusnya kita rawat dan kita jaga. Oh iya, di sini juga tidak ada tempat sampah, maka dari itu tidak boleh membuang sampah, bahkan kata kata kotor pun jangan sampai terucap jika ingin pulang dengan selamat.

(Visited 474 times, 1 visits today)


About

Holiday Runner yang lagi rajin renang, Tertarik dengan street photography dengan kamera handphone Owner www.slamsr.com


'Pohon Pengantin, Spot Fotografi Hits di Salatiga' have 1 comment

  1. October 21, 2016 @ 12:27 am Yonathan Pradipta

    Hasil fotokuuuu wkwkwkw..makasih mas, sudah mau masukin hasil karya saya di artikel njenengan.

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool