Ronde Jago, Minuman Hangat Khas Salatiga

Ronde Jago, Minuman Hangat Khas Salatiga
5 (100%) 1 vote

wedang ronde semarang

Hubungan saya dengan Kota Salatiga begitu dekat, Seandainya Patung Jendral Sudirman dan Pangeran Diponegoro beserta kudanya bisa bicara, mereka lah saksi kedekatan hubungan saya dengan kota sejuk di kaki gunung Merbabu ini. Begitu dekatnya dengan Salatiga, saya jadi punya tempat favorit untuk beristirahat melepas lelah ketika kelelahan di tengah perjalanan Semarang – Boyolali.

 

Rekomendasi Artikel : Wisata Unik 3D Museum di Semarang

 

Dinginnya udara Salatiga sudah terasa sejak memasuki kebun kopi Bawen, levelnya bertambah dingin bila mendung dan mendekati gelap. Salah satu senjata ampuh untuk menghangatkan badan, dan cocok  dengan cuaca dingin di Salatiga adalah minum Wedang Ronde hangat kebul kebul.Wedang ronde Semarang beraroma jahe ini biasanya mudah ditemukan di sepanjang Jalan Jendral Sudirman dan deretan emperan toko Pasar Raya II Salatiga. Namun ada satu lapak Wedang Ronde Semarang yang unik dan beda dari kebanyakan. Ronde Jago, letaknya memang kurang strategis, namun sangat ramai dan cukup ngehits di Salatiga. Misalkan tidak direkomendasikan, saya pun tidak bakal tahu dan tidak mampir mencicipi 12 bahan rahasia Ronde Jago ini.

wedang ronde salatiga

Iya, letaknya di belakang kios-kios pasar dan masuk gang memang susah ditemukan, bahkan saya harus memutar dua kali untuk menemukan warungnya, tetapi saat masuk ke dalam bisa saja tidak kebagian tempat duduk dan masih harus nunggu antrian pesanan. Alamatnya di Jalan Jendral Sudirman No.9, namun untuk lebih mudahnya, lokasinya berada di Gang kecil setelah patung gajah Ganesha ke-4 dan sebelum Pintu masuk utama Pasar Raya II. Ada Neon Box lumayan besar bertuliskan “Ronde Jago”.

“Mas, pesan ronde satu” pesan saya kepada Mas-mas pengantar wedang setelah berburu kursi kosong.

“Silakan menuliskan pesanan dahulu, di sana Mas” jarinya menunjuk satu bendel kertas buram dan pulpen di pojok kasir.

Weleh! saya datang sekitar pukul 18.30 dan ternyata sudah ramai saja, saya dapat antrin nomor belasan. Sembari menunggu pesanan disiapkan, saya melihat-lihat situasi warung. Sebuah lorong di belakang kios-kios ini begitu ramai dengan pengunjung yang menunggu pesanan, hampir tidak ada kursi yang menganggur, bahkan ada yang sampai lesehan. Dinding tempat berjualan sebelah kanan ditempel bermacam foto dan testimoni dari artis-artis yang mengunjungi beserta pemberitaan di media masa. Sedangkan dinding lawas berwarna putih di sebelah kiri dan belakang banyak dipajang kalender pemandangan alam. Di atas meja di dalam warung juga disediakan cemilan berupa gorengan dan roti, tape ketan hijau, dodol, bipang, atau beberapa jenis camilan di dalam toples-toples tua yang berjajar rapi di atas meja.

wedang ronde salatiga semarang

“Pesanan atas nama Slamet… Slamet!!” teriakan dari pengantar ronde

Alhamdulilah, pesanan saya Wedang Ronde Sekoteng datang juga, setelah menunggu belasan menit. Mari kita incip dan rasakan apa yang spesial?

Pantas saja Ronde Jago ramai dan menjadi ikon Wedang Ronde khas Salatiga. Sekilas tidak ada bedanya dengan ronde-ronde biasanya, tapi lihat dan rasakan, maka akan banyak sekali perbedaannya. Terdapat 12 bahan dalam satu mangkok ronde. Wangi dan pedas kuah jahe langsung hangat di tenggorokan dan perut. Kacangnya putih dan lembut, manisan tangkweh dan manisan jeruk memberikan sensasi rasa kecut, asam dan manis yang mengejutkan. Taburan agar-agar hijau, irisan kolang kaling, sagu delima dan rumput laut menambah cita rasanya. Tidak ketinggalan bulatan-bulatan besar dan kecil dari tepung beras bersisi tumbukan kacang menghadirkan cita rasa nikmat khas wedang ronde. Yang membuat saya penasaran adalah rasa unik dari tangkweh dan manisan kulit jeruknya, saya terus mengaduk aduk mencari kedua manisan tersebut. Rasanya pengen nambah manisan itu.

Selain Ronde Sekoteng, Ronde Jago juga menyediakan menu Wedang Kacang Tanah, Wedang Ronde Sekoteng Campur Kacang Tanah, Batagor Bandung dan Mie Kopyok. Sayangnya perut saya sudah kenyang, jadi tidak bisa mencoba semuanya. Soal harga mulai dari Rp12.000,- untuk Wedang, dan Rp13.000 untuk makanan.

khas salatiga

Sedikit info dari Mas mas tadi, Ronde Jago buka dari jam 2 siang sampai jam 9 malam, atau tutup sampai rondenya habis. Warung Wedang Ronde Semarang ini mulai berjualan pada tahun 1964, sekarang dikelola oleh Pak Joni dan Bu Ivon. Sayangnya, kemarin tidak sempat bertemu beliau.

Jadi, kalau kamu sedang perjalanan dari Semarang ke Solo atau ke Boyolali melewati jalur Kota Salatiga, kemudian terasa lelah, pegal, dan dingin, lebih baik istirahat dulu menghangatkan badan di Wedang Ronde Jago atau wedang ronde Semarang yang ada di emperan toko Pasar Raya II Salatiga. Rasakan sendiri perbedaan cita rasa rondenya.

Beli Tiket Pesawat Langsung Ke Semarang, dan Nikmati Hangatnya Ronde Jago

 

(Visited 1,292 times, 1 visits today)


About

Holiday Runner yang lagi rajin renang, Tertarik dengan street photography dengan kamera handphone Owner www.slamsr.com


'Ronde Jago, Minuman Hangat Khas Salatiga' have 2 comments

  1. July 29, 2016 @ 4:35 am rahmiaziza

    Aku suka yang bulatan2 isi kacangnya, kaya kue mochi ya

    Reply

    • July 29, 2016 @ 8:31 am slamsr

      kalau aku suka sama manisan jeruk dan tangkwehnya… tapi jangan banyak banyak. dikit aja biar penasaran

      Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool