Sekolah Kartini Semarang – Sekolah Kartini Pertama di Hindia Belanda

Sekolah Kartini Semarang – Sekolah Kartini Pertama di Hindia Belanda
5 (100%) 2 votes

Sobat Ezytravellers,

Semula saya ingin menuliskan “serba 10” tentang sekolah-sekolah tua yang ternyata cukup banyak di Semarang, sebagai lanjutan dari tulisan tentang Bodjong Straat, sebuah ruas jalan protokol di Semarang yang memiliki banyak bangunan tempo doeloe. Ternyata ada satu sekolah yang ternyata menarik diekspose secara khusus dan memiliki nilai tinggi sebagai objek kunjungan wisata heritage Lagipula lokasinya tak lebih dari 1 km dari rumah, sehingga saban hari entah berapa kali saya melewatinya.

Sebagai kota tua, Semarang memiliki banyak peninggalan bangunan bersejarah yang terpelihara bahkan masih dimanfaatkan hingga saat ini. Salah satunya adalah Sekolah Kartini, yang awalnya merupakan sekolah kepandaian putri gagasan Conrad Theodor van Deventer, ahli hukum Belanda yang terkenal dengan politik etis (balas budi) untuk meningkatkan taraf hidup dan pendidikan penduduk jajahan waktu itu.

kartini3

Sumber foto: Wikipedia

Sekolah Kartini terletak di Jalan Sultan Agung 77 Gajahmungkur Semarang, di seberang Grand Edge, hotel dan food mall baru di Semarang. Bangunan ini dirancang oleh Ir. Herman Thomas Karsten yang pada tahun 1916-1920 mendapat tugas untuk membangun kawasan pengembangan kota Semarang bagian atas (Candi Baru) karena Semarang bawah sudah dipandang terlalu padat. Beberapa karya Thomas Karsten lainnya di kawasan ini antara lain Rumah Sakit Elisabeth, Puri Wedari (rumah jabatan Pangdam), Taman Diponegoro, dan beberapa rumah tinggal (termasuk yang sekarang digunakan sebagai restoran Good Fellas )

Pada era kemerdekaan RI, tahun 1950 van Deventer School, diambil alih oleh Yayasan Ibu Kartini yang didirikan oleh Nyonya van Deventer (nama aslinya Sumbinah) dengan tetap melanjutkan misi pendidikan sebagai sekolah kesejahteraan keluarga bagi kaum wanita (yayasan tersebut masih eksis hingga saat ini). Saat ini gedung ini dipergunakan bersama oleh AKS (Akademi Kesejahteraan Sosial) dan SMA Ibu Kartini.

IMG_20150828_125207_HDR

Beberapa hal yang menarik dari gedung ini adalah masih utuhnya banyak bagian gedung dari lantai hingga atap. Tiang-tiang yang terbuat dari kayu jati asli ukuran 12×12 cm masih utuh tanpa keropos, bahkan pohon beringin di halaman depan gedung yang pada foto jadoel di header masih kecil sekarang sudah besar sekali… (yo mesti… 😀 ). Lantai aula merupakan perpaduan tegel ukuran 20×20 abu-abu, di bagian tengah tegel warna disusun diagonal. Kusen pintu dan jendela dari kayu jati dan kaca patri hampir semua masih asli, kuda-kuda pada langit-langit demikian juga pilar dan tiang menggunakan kayu jati utuh.

sekolah kartini bagian dalam

Selain ruang kelas yang sejuk karena langit-langitnya tinggi dan banyak bukaan pada dinding, aula merupakan bagian utama sekolah ini. Bentuknya mengadaptasi pendapa rumah Jawa yang terbuka tanpa dinding, kecuali pada sisi selatan yang bersisian dengan kantor. Desain pendapa ini merupakan harmonisasi antara tradisi Jawa dengan arsitektur Barat yang merupakan ciri karya arsitektur Thomas Karsten. Atap aula adalah limasan bertingkat yang disambung dengan atap~atap bangunan lain. Ini merupakan hasil perkembangan seni konstruksi atap yang rumit dan membutuhkan ketelitian dalam pelaksanaannya sehingga tidak berisiko bocor.

IMG_20150828_125300_HDR

Sebagai salah satu warisan budaya (heritage) pengelola bangunan ini pernah mendapatkan “Penghargaan Pelestarian Bangunan Kuno” dari Pemerintah Kota Semarang bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). Mudah-mudahan dengan tetap dimanfaatkannya gedung ini sebagai kampus keaslian maupun pemeliharaannya tetap terjaga dengan baik. Untuk travellers yang berminat mengunjungi gedung ini, sangat mudah menemukannya karena di depan kampus tersebut terdapat halte Trans Semarang.

Salam traveller!

(Visited 2,311 times, 3 visits today)



'Sekolah Kartini Semarang – Sekolah Kartini Pertama di Hindia Belanda' have 3 comments

  1. September 1, 2015 @ 12:14 pm TA

    Tulisan yang menarik mas… tapi saya belum pernah mengunjungi walau sering sekali lewat kalo berangkat sekolah dulu pas SMP dan SMA. Cuma ada koreksi mas, Sekolah Kartini pertama bukan di sini, tapi di Sarirejo, dekat Jalan Kartini. Dulu dinamakan SD Negeri Kartini I II III IV (SD Negeri Sarirejo) Semarang. Tahun lalu SD ini merayakan peringatan 100 tahun SD KaArtini pertama. Arsiteknya MClaine Ponte (teman kuliah Karsten), perancang Koloniale Tentoonsteling dan stasiun Poncol. Salah satu pelindung yayasannya Atmodirono, yang diabadikan jadi nama jalan di dekat Bangkong.

    Reply

    • October 28, 2016 @ 3:19 pm NN

      wah saya butuh informasi tentang sekolah kartini nih di wilayah semarang soalnya saya lagi ngadain penelitian tentang Kartini. mohon bantuannya yaa ini pin saya D2174211 terimakasih sebelumnya 🙂

      Reply

  2. January 11, 2016 @ 4:00 pm Yudi Prastiawan

    Baru saja mengunjungi bangunannya..tetap kokoh bagus namun kurang “bersih’ nampak kotor lantai aulanya…

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool