Sentuhan Klasik KoenoKoeni Cafe Gallery Semarang

Banyak lokasi wisata di kota Semarang yang bisa bercerita banyak mengenai sejarah di masa lalu, seperti kawasan Kota Lama dengan bangunan-bangunan bersejarahnya, Kelenteng Sam Po Kong yang menceritakan momen kedatangan Laksamana Cheng Ho di Semarang, serta Gedung Lawang Sewu yang sempat menjadi kantor pusat perusahaan kereta api pada era penjajahan Belanda. Ketiganya masih mempertahankan keaslian arsitektur masa lampau yang selalu menjadi daya tarik para wisatawan ketika berkunjung di kota Semarang.

Nah, belum lengkap rasanya apabila berwisata sejarah di Kota Semarang tanpa mengunjungi sebuah kafe yang mengangkat konsep zadul (zaman dulu) dengan arsitektur klasik dan interior antik. Kali ini Anda saya ajak ke KoenoKoeni Cafe Gallery yang berlokasi di Jalan Tabanan no.4, Candi Baru, Semarang. Dari namanya saja sudah terdengar unik, ya? KoenoKoeni berasal dari kata Koeno yang berarti kuno dan Koeni yang berarti kuno sekali.

night-view

Begitu datang di halaman depan saja kita sudah disambut dengan pajangan dua sepeda motor Ariel keluaran 1913 serta Harley Davidson klasik yang menghiasi logo kafe KoenoKoeni. Memasuki ruangan kafe, persis pada bagian front office, kita bisa melihat pameran beraneka batik tulis Cina peranakan yang sebagian memang dijual untuk para pengunjung. Kemudian ada sebuah pintu dari kayu jati yang menjulang tinggi dengan tulisan Cina yang memisahkan ruangan utama dengan front office. Hampir seluruh sisi tembok dalam ruangan di KoenoKoeni ini terdapat lemari dan peti untuk memajang koleksi barang antik.

koeno-koeni

Belum berhenti sampai situ saja, ada satu ruangan lagi yang berada di bagian belakang dengan konsep semi outdoor, dari sana terlihat pemandangan kota Semarang dari ketinggian dengan gemerlap lampu pada malam hari. Suasana yang sangat tepat untuk menikmati waktu bersantai sambil makan malam. Ditambah iringan musik live dengan lagu-lagu favorit yang memang disediakan oleh pihak Kafe KoenoKoeni. Di sisi luar ini juga terdapat banyak sekali koleksi barang-barang antik, seperti patung hingga motor klasik. Di sisi kanan berjajar motor dan vespa antik berbagai jenis yang semakin mendukung suasana zaman dulu yang dibangun kafe ini. Tidak lupa pula tepat di atas pameran motor klasik terdapat semacam balkon yang berisi seperangkat alat gamelan Jawa lengkap denga latar belakang kusen-kusen jendela bernuansa Belanda yang digunakan sebagai latar belakang. Setiap hari Minggu siang, gamelan ini dimainkan oleh grup musik karawitan untuk memberikan nuansa Jawa klasik di kafe KoenoKoeni.

vespa

Lalu bagaimana dengan cita rasa dan pelayanan di KoenoKoeni? Nah, begitu datang pengunjung langsung disambut dengan welcome drink dan snack berupa jamu beras kencur dan keripik ketela. Kemudian kita bisa memilih menu yang terdri dari makanan Barat maupun makanan khas Jawa. Ada Nasi Campur Koenokoeni (nasi putih yang disajikan dengan empal gepuk, sambal bawang, udang goreng, pepes daun singkong, lalapan dan kerupuk udang), Nasi Sambal Tumpang, Asem-Asem Ikan Patin, Nasi Bali, Lontong Cap Gomeh, Nasi Lodeh Ikan Bawal, Nasi Langgi, Gudeg hingga Iga Bakar dengan kisaran harga Rp30.000 s.d. Rp40.000an. Salah satu menu spesialnya adalah Bestik Lidah yang disajikan dengan kentang goreng dan bawang bombay, serta menggunakan lada hitam sebagai penambah cita rasa.

Sementara itu menu barat yang bisa dinikmati di Koenokoeni antara lain Wagyu Beef on Hot Stone dengan saus, Cowboy Steak, Fetucini Chicken Alfredo dengan kisaran harga dua ratus ribuan. Ada juga aneka Salad, Soup, Sandwiches, Pasta, Pizza dengan kisaran RP 20.000 s.d. Rp 50.000an. Atau kita bisa memilih berbagai Grilled food seperti Sirloin, Eye Fillet , New Zealand Rack of Lamb dengan kisaran harga mulai Rp70.000 hingga Rp193.000. Bahkan kini KoenoKoeni kafe juga menyediakan jenis makanan Asia seperti Spicy Miso ramen, Stir Fried Brccoli & Mushrooms, serta Tom Yum Talay. Tidak perlu khawatir juga bagi yang datang bersama anak-anak karena pengunjung juga bisa memilh menu khusus For The Kids, seperti Mommy’s Spaghetti, Chicken Nugget & Fries, Corned Beef Fried Rice, Fish and Chips dengan kisaan harga mulai Rp30.000an. Serta berbagai dessert seperti Ice Cream, Chocolate Bomb, & Seasonal Fruit.

wedang-uwuh

Ketika di sana saya mencoba menu angkringan favorit saya yaitu wedang uwuh yang terdiri dari berbagai rempah-rempah seperti kayu manis, kayu secang, cengkeh, pala dan jahe. Nikmat sekali diminum sembari berdiskusi dan melihat pemandangan kota Semarang di malam hari.

Sentuhan Klasik KoenoKoeni Cafe Gallery Semarang
4 (80%) 1 vote
(Visited 776 times, 3 visits today)


About

blogger, social media strategist, dan fanboy DC.


'Sentuhan Klasik KoenoKoeni Cafe Gallery Semarang' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool