situs purba Patiayam

Situs Purba Patiayam di Kabupaten Kudus

Situs Purba Patiayam di Kabupaten Kudus
5 (100%) 1 vote

Percayakah kalian akan peninggalan situs purba Patiayam? Pada zaman sebelum kita dilahirkan ada sebuah peradaban yang belum kita alami. Seiring berjalannya waktu peradaban tersebut berubah. Lalu kemanakah peradaban yang terdahulu? Dengan adanya peradaban yang semakin modern seperti saat ini banyak sekali orang-orang pintar yang bekerja sesuai bidangnya. Salah satunya adalah ahli arkeolog yang meneliti hasil penemuan-penemuan yang ada di bumi ini.

situs purba Patiayam

Hasil penemuan tersebut pun yang menjadi sebuah acuan bahwa ada sebuah cerita tentang peradaban yang terpendam pada jaman dahulu. Lautan yang berubah menjadi daratan atau sebaliknya dapat terjadi di dunia ini. Salah satunya adalah situs purba Patiayam yang berada di wilayah sebelah barat Kabupaten Pati dan sebelah timur Kabupaten Kudus. Tepatnya ada di Dusun Kancilan, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus.

Tak jauh dari jalan raya pantura, terdapat sebuah museum kecil yang berisi sebuah koleksi fosil-fosil hewan purba kala. Salah satu fosil yang ada di sana adalah fosil gajah stegodon. Gajah purba yang konon pernah hidup di wilayah rawa-rawa. Fosil gajah tersebut ditemukan di sekitar bukit Patiayam yang letaknya tak jauh dari museum.

Bukit dengan tinggi 350 mdpl dan berjarak sekitar 3 kilometer dari museum ini menyimpan beragam fosil purba. Beberapa diantara fosil yang ditemukan disimpan di dalam museum situs purba Patiayam untuk dilakukan penelitian dan sebagai koleksi museum tersebut.

Sedikit cerita mengenai bukit Patiayam tersebut adalah sebuah pertarungan adu ayam yang dilaksanakan di bukit tersebut, namun salah satu ayam tersebut mati dan kalah. Sehingga muncullah istilah Patiayam. Ada sedikitnya 2.700 fosil purbakala telah ditemukan di bukit tersebut. Anehnya ada beberapa fosil biota laut ikut ditemukan di sana.

Rekmendasi artikel menarik: Ini dia 5 pantai cantik di Semarang!

 

Museum Situs Purba Patiayam

 

Situs purbakala yang ada di Patiayam ini merupakan situs terlengkap. Hal ini dibuktikan dengan adanya sebuah penemuan manusia purba (Homo Erectus), Fauna veterbrata, dan fauna invertebrata. Tak luput dari itu, ditemukan juga beberapa alat-alat yang digunakan pada jaman purba dari lapisan tanah yang tidak terputus sejak minimal satu juta tahun lalu.

situs purba Patiayam

Penemuan fosil atau Balung Buto (warga menyebutnya) tersebut, bermula dari sebuah ritual yang dilakukan warga sekitar. Pada tahun 1982 salah satu warga di dusun Kancilan melakukan sebuah ritual, dalam prosesi ritual tersebut muncullah sebuah sinar kebiru-biruan yang bergerak naik turun secara berulang di atas sebuah tanah. Kemudian salah seorang warga menandai tanah tersebut dengan ranting pohon dan menggalinya pada keesokan harinya.

situs purba Patiayam

Pada penggalian tersebut, warga menemukan sebuah gading gajah berukuran 2.7 meter yang sekarang disimpan di museum Ranggawarsita Semarang.

Museum Situs Patiayam ini berdiri pada tahun 2005, yang semula hanya bertempat di rumah salah satu warga yang menjadi pengurus dari museum tersebut. Pada tahun 2011 museum tersebut dipindahkan di balai desa Terban hingga pada akhirnya di Tahun 2014 museum ini benar-benar memiliki bangunan tersendiri dan sudah mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Kolesi Fosil yang ada di Museum Situs Patiayam

 

  1. Jenis Kerang atau Molusca (Gastropoda maupun Bivalvia)
  2. Jenis Ikan Hiu (Lamnidae & Charcharhinidae)
  3. Jenis Penyu (Cheloniidae)
  4. Jenis Buaya (Crocodylidae)
  5. Jenis Harimau (Felidae)
  6. Jenis Badak (Rhinocertidae)
  7. Jenis Babi (Suidae)
  8. Jenis Kuda sungai (Hippopotamidae)
  9. jenis Gajah (Elephantidae dan Stegodontigae)
  10. Jenis Kerbau dan banteng (Bovidae)
  11. Jenis Rusa (Cervidae)

situs purba Patiayam

Yuk langsung  lihat Museum Patiyam di Semarang, cari Tiket pesawat Jakarta Semaranghotel murah di SemarangSebelum ke sana, bisa cek Wisata di Semarang dulu!

 

Temuan terbesar yang disimpan di Museum Patiayam ini adalah fosil Gajah Stegodon berupa gading sepanjang 3.7 meter yang ditemukan oleh Pak Karmijan pada tahun 2008, ketika ia sedang menggarap ladang perhutani di Desa Slumprit, Patiayam, Kudus.

situs purba Patiayam

Bukit Patiayam

Bila Ezytravelers ingin berkunjung ke situs purba Patiayam, maka kalian dapat menempuhnya dengan menggunakan kendaraan pribadi atau bus antar kota antar provinsi jurusan Semarang-Surabaya dan turun di Desa Jekulo, di Pinggir jalan Pantura sudah terdapat sebuah petunjuk jalan menuju museum tersebut dan letaknya pun tak jauh hanya sekitar 300 meter dari jalan Pantura.

Setelah kalian puas untuk melihat beberapa koleksi di sana, kalian bisa meminta petugas museum untuk mengantar kalian ke bukit Patiayam yang berjarak sekitar 3 kilometer dengan berkendara. Museum Situs Patiayam ini dapat menjadi tempat wisata edukasi bagi anak-anak.

 

(Visited 172 times, 1 visits today)


About

Seorang gadis yang doyan jalan-jalan. Selalu menceritakan cerita perjalanannya melalui tulisan dan foto.


'Situs Purba Patiayam di Kabupaten Kudus' have 1 comment

  1. January 16, 2017 @ 12:23 pm Dewi 'Dedew' Rieka

    Museum ini wisata edukasi yang kece buat anak-anak, semoga bisa bawa bocah kesana aamiin

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool