Soto Ayam Pak Mul Semarang Khas Dengan Kayu Bakar

Soto Ayam Pak Mul Semarang Khas Dengan Kayu Bakar
5 (100%) 1 vote

Soto ayam adalah makanan khas Indonesia yang disajikan dengan nasi, kuah, irisan daun seledri, bawang goreng serta topping ayam. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas soto yang berbeda-beda, bisa dilihat dari campuran lauk, penyajian nasi, dan jenis kuahnya.

Mas Arie Parikesit, penggiat kuliner Nusantara dan CEO Kelana Rasa pernah menuliskan hashtag #SotoWar di Twitter untuk mengajak followernya merekomendasikan jenis soto dan warung soto favorit mereka. Tentu saja hashtag ini ramai sekali dicuitkan penggemar soto. Dan jenis soto favoritnya pun beragam.

soto kayu bakar

Ada yang menyukai Soto Betawi menggunakan nasi uduk dan kuah santan untuk menu sotonya, daging yang digunakan pun bukan daging ayam melainkan daging sapi, serta ada irisan tomat dan kentang di dalamnya. Berbeda lagi Soto dari Jawa Timur yaitu Soto Lamongan dengan kuah yang lebih kental berwarna coklat. Bahkan jika kita menuju ke daerah Demak, kita bisa menemukan Soto Pindang Kerbau khas dari kota Kudus.

Sementara itu Soto khas Semarang biasanya menggunakan nasi dan suwiran ayam serta kuah yang bening. Soto Semarang biasanya tersaji lengkap dengan berbagai pilihan lauk seperti tempe kering, perkedel, atau sate kerang. Tidak lupa jeruk limau dan sambal untuk melengkapi cita rasa.

Kalau mengobrolkan Soto apa yang paling enak di Semarang, pasti semua punya seleranya sendiri. Tapi kalau bicara tentang keunikan, ada satu warung soto di Semarang yang patut untuk dicoba, yaitu Soto Ayam Pak Mul. Warung Soto yang berlokasi di Jalan Anjasmoro Raya, Semarang ini dikenal karena cara memasaknya yang masih menggunakan kayu bakar. Konon cita rasa kuahnya semakin nikmat apabila dimasak dengan kayu bakar.

soto kayu bakar

Warung Soto Pak Mul ini cukup mudah ditemukan. Jika ingin berwisata kuliner di sini, bisa lewat Tugu Muda ambil arah Jalan Jenderal Sudirman (ke Krapyak) kemudian belok kanan tepat di Gapura yang menuju ke arah PRPP, lurus sekitar 300 meter Warung Soto Pak Mul berada di sisi kanan. Atau jika dari Bandara Ahmad Yani, setelah keluar langsung belok ke kiri dan lurus ke arah Tugu Muda, hingga bertemu dengan gapura Puri Anjasmoro.

Masalah harga, kita cukup merogoh kocek Rp10.000 untuk satu mangkuk soto ayam. Untuk lauknya kita bisa memilih perkedel, kerupuk, atau tempe kering dengan harga masing-masing Rp1000. Sementara untuk sate ayam dan sate kerangnya dihargai Rp5.000 per tusuk.

soto pak mul

Soto Ayam Rombongan

Selain cara memasaknya dengan kayu bakar, ada satu hal lagi yang tidak kalah unik di warung ini. Jika diperhatikan setiap ada pelanggan yang datang, para pelayan di Warung Soto Pak Mul langsung berteriak “rombongan… rombongan…”, seolah memberi kode ke bagian dapur bahwa ada  banyak orang yang datang untuk membeli. Lucunya, ketika saya datang berdua saja ke warung tersebut, pelayan juga tetap berteriak “rombongan!”, mungkin warung soto tersebut biasanya didatangi oleh banyak orang sekaligus sehingga juga dikenal dengan nama Soto Ayam Rombongan.

(Visited 655 times, 1 visits today)


About

blogger, social media strategist, dan fanboy DC.


'Soto Ayam Pak Mul Semarang Khas Dengan Kayu Bakar' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool