Taman Djamoe

Suatu Siang di Taman Djamoe Indonesia Bergas

Suatu Siang di Taman Djamoe Indonesia Bergas
5 (100%) 1 vote

Suka pemandangan alam hijau nan menyegarkan? Kalau suka, obyek wisata ini bisa jadi pilihan lho jika berlibur di Semarang. Namanya Taman Djamoe Indonesia. Lokasinya beralamat di Jalan Semarang-Bawen Km 28 Bergas, Kabupaten Semarang.

Taman Djamoe

Taman Djamoe Indonesia

Jarak Bergas sekitar 20 km dari Kota Semarang. Taman Djamoe ini milik Perusahaan Jamu Nyonya Meneer. Taman ini dibangun oleh Charles Saerang, generasi ketiga Nyonya Meneer, sebagai wujud kepedulian terhadap tanaman obat tradisional serta melestarikan kekayaan alam Indonesia.

Saat itu, hari Minggu  (24/05). Aku dan keluarga kecilku bersemangat untuk datang ke Taman Djamoe. Melihat jadwal di webnya, hari Minggu pun buka. Sesampai disana, halaman yang luas nampak sepi sekali. Wah, sudah khawatir nih. Takut taman Djamoenya tutup.

Syukurlah, ternyata tamannya buka. Suasana lengang. Aku memencet bel dan langsung ditemui oleh Mbak resepsionisnya. Tiket masuk untuk orang dewasa adalah Rp.10.000 per orang sedangkan anak-anak Rp.4.500.

Taman Djamoe

Cantiknya Taman Djamoe Bergas

Di lobi, ada buku tamu dan aku melihat-lihat isinya. Ternyata, pengunjung yang kesini kebanyakan untuk studi banding dan riset tentang tanaman obat. Di ruang pertama ini, ada beberapa contoh jamu-jamuan seperti temulawak, kunir asam dan lainnya.

Beberapa barang peninggalan Nyonya Meneer, dipajang disana seperti piring hias, peralatan makan bahkan mesin hitung kuno. Ditempel pula sebuah poster berisi kisah asal muasal Nyonya Meneer menjadi pengusaha jamu.

Kami pun memasuki area taman yang indah. Luas tamannya sekitar 3 hektar. Dan pemandangannya begitu menyegarkan mata. Suasana hening sekali. Lalu lalang kendaraan yang padat di jalan raya besar Bawen tadi tak terdengar lagi.

Disini, hanya ada keheningan dan keindahan berpadu.

Anak-anak berlarian di taman dengan antusias. Kegembiraan terpancar di wajah mereka. Perlahan, kami menyusuri taman. Berbagai tanaman ditanam berkelompok menurut kelebihannya.

Misalnya dalam kelompok pesona warna, ada tanaman mahkota dewa yang warnanya indah. Masing-masing tanaman diberi papan nama kecil yang berisi informasi nama tanaman dan khasiatnya bagi kesehatan. Misalnya tanaman sambiloto berkhasiat untuk menyembuhkan demam, penyakit kulit dan diabetes mellitus. Kucai yang setahuku adalah sayuran, ternyata bisa menjadi aromaterapi dan anti kejang.

Terasa benar kesunyian taman indah ini.

Beberapa gazebo dibangun untuk pengunjung melepas lelah. Atau tempat menyantap makanan yang dipesan di restoran yang letaknya di bangunan utama. Adapula gardu pandang dan patung Nyonya Meneer yang legendaris.

Tanaman awal Taman Djamoe ini adalah koleksi Nyonya Meneer, berupa laos dan sereh. Untuk yang ingin membeli bibit dan bunga, ada kios tanaman dengan pot-pot kecil ditempeli label harga.

Ada rumah kaca untuk mempelajari berbagai jenis tanaman obat. Jika perut keroncongan, ada restoran di bangunan utama. Kita bisa menikmati masakan tradisional Jawa dan meminum jamu.

Oh iya, di tengah taman, ternyata ada spa! Kebayang deh asiknya dipijat di taman indah ini. Sayangnya, tidak ada pemandu yang menemani kita berkliling, ya. Saya juga tidak sempat bertanya kepada mbak resepsionisnya.

Asyik sekali taman ini, tak hanya piknik, kita belajar banyak hal tentang tanaman obat. Yuk main kesini kalau liburan di Semarang

(Visited 1,665 times, 1 visits today)


About

Penulis serial Anak Kos Dodol. Bercita-cita melanglang buana dari menulis.


'Suatu Siang di Taman Djamoe Indonesia Bergas' have 3 comments

  1. June 3, 2015 @ 8:20 pm Dwi Pramono

    Foto pertama itu rumputnya kering atau tanaman berwarna kuning, MakDew? Selain Taman Djamoe, PT. Nyonya Meneer juga membuat Museum Jamu di kawasan pabriknya di Jalan Kaligawe. Bisa jadi next article, nih..

    Reply

  2. June 5, 2015 @ 1:29 pm Suzan

    Seru banget ya mbak, jadi pengen kesana, kira-kira ada jamu gratis gak mbak hehehe

    Reply

  3. July 6, 2015 @ 10:27 am Gioveny

    Aku suka deh sama wangi jamu, tapi sama rasanya belom tentu mbak.. pahit! hehehehe

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool