Taman Srigunting

Taman Srigunting, Tempat Berkumpulnya Banyak Komunitas Semarang

Berada di Kota Lama, Taman Sigunting merupakan salah satu taman yang paling dikenal di Kota Semarang. Di taman ini, banyak komunitas berkumpul untuk melakukan berbagai macam kegiatan hingga berfoto dengan latar bangunan yang bersejarah, baik itu gedung Marba hingga yang paling populer di Kota Lama, Gereja Blenduk. Belum lengkap rasanya jika sedang liburan di Semarang belum berkunjung ke taman ini.

Dengan beberapa pohon yang besar dan rindang membuat taman ini menjadi tempat yang nyaman untuk berkumpul, baik dari pagi, sore hari hingga malam hari. Adanya kotak sampah yang terpisah baik organik dan non organik di beberapa titik taman, membuat Taman Srigunting sungguh enak dipandang.

Berada di jalan Letjen Suprapto Semarang, sebelah timur Gereja Blenduk, seberang Gedung Marba, yang mana jalan ini pada jaman dahulu adalah jalan raya pos / ruas jalan yang dibangun oleh Daendels (jalur yang menghubungkan antara Anyer hingga Panarukan).

Taman Srigunting

Pada masa pemerintahan Kolonial Belanda, taman ini adalah alun alun yang digunakan untuk tempat latihan baris berbaris tentara Belanda. Selain itu tempat ini juga digunakan menjadi tempat parade. Tak jauh berbeda dengan konsep kebudayaan Jawa, konsep yang digunakan pada kawasan Taman Srigunting ini mengedepankan adanya kesatuan antara ruang terbuka (alun alun atau taman), pusat pemerintahan (dahulu adalah balaikota, kini digunakan menjadi kantor Asuransi Jiwasraya) dan juga tempat peribadatan (Gereja Blenduk).

Beberapa kali penataan atau renovasi dilakukan terhadap taman yang memiliki panjang sisi sekitar 39 meter ini. Pada tahun 2001, penataan untuk menjadikan taman ini menjadi ruang terbuka aktif yang dapat digunakan oleh masyarakat menjadi tempat berkumpul atau rekreasi. Sebelumnya area ini adalah ruang terbuka pasif atau taman yang tidak dapat dimasuki. Lansekap yang pada awalnya dengan kontur kemudian diratakan supaya warga atau pengunjung bisa leluasa berkeliling di dalam area taman.

Taman Srigunting Gereja Blenduk

Kemudian untuk memudahkan warga atau pengunjung memasuki area taman, pada tahun 20014, renovasi kembali dilakukan. Perubahan utama yaitu pembuatan jalan masuk pada masing-masing sisi taman, dengan total empat jalan masuk. Di tengah taman yang merupakan persimpangan keempat jalan masuk dibuat tiang lampu yang bercabang empat untuk penerangan. Serta pada antar sudut diagonal, dibuat plasa yang bisa digunakan warga untuk tempat bersantai, rekreasi ataupun aneka kegiatan lainnya.

Dan pada tahun 2014 lalu, penataan kembali dilakukan. Beberapa lampu yang sudah usang diganti dengan yang lebih baik dan baru, penggantian tanaman tanaman, paving dan juga penambahan nama “Taman Srigunting” dengan ukuran yang cukup besar di sisi jalan Letjen Suprapto.

Dengan dilakukannnya renovasi dan penataan oleh pemerintah kota Semarang, diharapkan taman ini bisa menambah kenyamanan bagi warga yang ingin menggunakan taman ini untuk berbagai aktivitas, mulai dari rekreasi, bersantai hingga berkumpulnya berbagai komunitas untuk berkegiatan.

Taman Srigunting, Tempat Berkumpulnya Banyak Komunitas Semarang
5 (100%) 1 vote
(Visited 929 times, 1 visits today)



'Taman Srigunting, Tempat Berkumpulnya Banyak Komunitas Semarang' have 1 comment

  1. June 10, 2015 @ 10:02 am Inung Djuwari

    sudah tertata rapi tapi sayang masih saja ada yang buang sampah sembarangan, padahal bak sampah pun telah disediakan.

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool