Tengkleng

Tengkleng Nyamleng, Pelopor Tengkleng di Semarang

Tengkleng Nyamleng, Pelopor Tengkleng di Semarang
5 (100%) 1 vote

Aneka olahan menu dari daging kambing memang nikmat menggoda. Tidak heran jika berbagai jenis olahannya banyak digemari. Jika liburan di Semarang, banyak menu kambing yang bisa Anda coba. Mulai dari sate kambing, sate buntel, gulai, tongseng, dan tengkleng.

Yang khas dari Semarang tentunya adalah Gulai Bustaman, namun jika Anda ingin mencoba menu seperti tengkleng yang dikenal dari Solo, di Semarang juga banyak yang menawarkannya. Biasanya warung yang menyediakan sate kambing juga menyediakan berbagai menu kambing lain, termasuk tengkleng.

Untuk menu tengkleng di Semarang, pelopornya adalah Warung Tengkleng Nyampleng. Warung ini, menurut penuturan pemiliknya H Rachmadi, pertama buka pada 15 Juni 1997. Lokasinya di tidak jauh dari RSJD Dr Amino Gondohutomo Pedurungan Semarang. Sekitar 15 menit perjalanan jika dari kawasan Simpang Lima ke arah Grobogan.

Tengkleng Nyamleng Semarang

Warung tenda tersebut buka dari sore hingga malam hari. Seiring waktu berjalan, banyak pelanggan yang menyarankan untuk membuka warung di siang hari. Karena itu, saat ini Tengkeng Nyamleng telah memiliki dua warung yang letaknya cukup dekat, yaitu di Jl. Majapahit No 373 buka pukul 10.00-21.00 dan di depan RSJD buka dari pukul 16.30-23.00.

“Kami awalnya agak ragu untuk menawarkan menu tengkleng di Semarang, khawatir tidak cocok dengan lidah orang Semarang. Setelah teman maupun tetangga mencoba menu yang kami tawarkan, ternyata mereka pada suka. Karena itulah kami memberanikan diri untuk membuka warung tengkleng ini,” ungkap H Rochmadi.

Untuk nama “Nyamleng” sendiri diambil dari kata dalam bahasa Jawa yang berarti lezat. Nyamleng merupakan istilah yang muncul untuk menggambarnya enaknya sebuah menu makanan. Tidak jarang kita mendengar orang mengucapkan “nyamleng” atau “maknyus” sebagai tanda puas dengan menu kuliner yang disantapnya.

Untuk mengolah tengkleng yang nikmat, pasangan suami istri, H Rocmadi dan Hj Suharti, langsung belajar pada salah satu penjual tengkleng ternama di Solo, yang masih kerabatnya. Ditambah dengan hobi memasak yang sudah dimiliki, tersajilah Tengkleng Nyamleng yang kini banyak digemari pecinta kuliner, mulai dari pejabat, artis, maupun tokoh masyarakat.

Saat mencoba menu ini, olahan bumbunya yang kental membuat kuat cita rasanya, ditambah daging kambingnya yang tidak prengus dan empuk, memang tidak salah jika banyak yang bilang “nyamleng”. Cita rasa yang tersaji, bisa dibilang sama nikmatnya dengan tengkleng ternama di Solo.

HOTEL MURAH DI SEMARANG

Untuk menikmati tengkleng, beserta nasi dan minuman di sini cukup terjangkau, tidak lebih dari Rp 50 ribu. Jika ingin menu olahan kambing lainnya, di sini juga tersedia. Ada sate kambing, tongseng, dan gongso. Untuk tongseng, ada tongseng daging kambing, iga kambing, kepala kambing, kaki kambing, dan iga sapi. Sedangkan untuk gongso, ada gongso iga kambing, kepala kambing, kaki kambing, dan iga sapi.

Jadi jika Anda sedang wisata di Semarang dan ingin mencoba tengkleng yang nikmat, tidak prengus, dengan harga yang terjangkau, Tengkleng Nyamleng bisa jadi pilihan.

(Visited 3,727 times, 1 visits today)


About

Aktif mengenalkan Wisata Semarang melalui berbagai media


'Tengkleng Nyamleng, Pelopor Tengkleng di Semarang' have 2 comments

  1. May 16, 2015 @ 12:59 pm Inung Djuwari

    Perlu dicoba ini, trims infonya mas munif

    Reply

  2. May 17, 2015 @ 11:54 pm Hidayah Sulistyowati

    Langganan kami serumah nih, mas. Emang nyamleng rasa dan suasananya 😀

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool