Wisata Religi di Kota Semarang (Bagian II)

Wisata religi Kota Semarang selalu identik dengan beberapa tempat ibadah. Seperti Masjid Agung Jawa Tengah, Gereja Blenduk, Klenteng Sam Poo Kong, dan Vihara Buddhagaya. Padahal masih terdapat beberapa tempat ibadah yang masih bisa dijadikan destinasi wisata religi kota Semarang.

Bahkan, destinasi-destinasi tersebut juga memiliki tradisi yang masih berkembang dan dilestarikan hingga sekarang. Selain sebagai destinasi wisata religi kota Semarang, keberadaan tempat-tempat ibadah ini merupakan bentuk keharmonisan masyarakat Kota Semarang.

Masjid Pekojan

Masjid Pekojan merupakan salah satu masjid tertua di kota Semarang. Masjid Pekojan terletak di Kampung Pekojan, tidak jauh dari kawasan Pecinan Semarang. Diperkirakan masjid ini sudah berusia lebih dari 150 tahun. Pembangunan masjid Pekojan diinisiasi oleh para pedagang yang berasal dari India, Gujarat, dan Pakistan yang menetap di kampung Pekojan. Hingga saat ini, masjid yang didominasi dengan warna hijau masih digunakan untuk kegiatan ibadah. Bahkan, tiang-tiang di masjid Pekojan masih asli sejak awal pembangunan.

Selain keunikan masjidnya, yang menjadi ciri khas dari masjid ini adalah bubur India. Bubur India hanya disajikan oleh pengurus masjid ketika bulan Ramadan. Bubur India selalu disajikan sebagai makanan untuk buka puasa. Setiap hari selama bulan Ramadan, pengurus masjid memasak 200-300 mangkuk bubur India yang dibagikan secara gratis kepada jamaah masjid dan warga sekitar. Bubur India terdiri dari berbagai macam rempah, seperti jahe, bawang, kapulaga, serai, cengkeh, kayu manis, pandan dan santan kelapa yang dicampur ke dalam adukan beras.

Bubur India disajikan dengan beragam lauk, seperti bistik telur dan kentang. Sedangkan di hari lainnya terdapat kari, sambal goreng, gulai kambing, dan gulai kambing. Jamaah yang sedang menanti waktu berbuka puasa juga disuguhi dengan kurma dan secangkir susu. Bubur India ini juga dibagikan kepada warga sekitar masjid. Baik yang muslim, maupun non muslim. Dengan adanya keunikan sajian bubur India ini, masjid Pekojan bisa jadi pilihan untuk wisata religi kota Semarang, khususnya ketika bulan Ramadan.

wisata religi kota semarang

Masjid Kauman

Masjid Kauman merupakan salah satu masjid tertua di pulau Jawa. Diperkirakan dibangun pada tahun 1749. Masjid Agung Kauman terletak di jalan Alun-Alun Barat No. 11 Semarang. Dahulu, kawasan Masjid Kauman merupakan kawasan alun-alun, yang meliput tempat ibadah, pusat pemerintahan, penjara, dan pusat perdagangan. Namun sekarang kawasan masjid dipenuhi dengan bangunan tinggi dan pasar-pasar. Seperti Pasar Yaik, Pasar Johar, Pasar Kanjengan dan puluhan kios toko.

Masjid Kauman juga dikenal dengan sebutan Masjid Agung Semarang. Setiap tahunnya Masjid Kauman menjadi tempat lokasi tradisi Dugderan. Dugderan merupakan tradisi khas kota Semarang dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadan. Saat ini, tradisi Dugderan dikemas dalam bentuk karnaval yang dimulai dari Balaikota Semarang- Masjid Kauman dan berakhir di Masjid Agung Jawa Tengah. Masjid Kauman dan Karnaval Dugderan bisa menjadi salah satu destinasi wisata religi kota Semarang.

wisata religi kota semarang

Masjid Kauman

Klenteng Tay Kak Sie

Bagi wisatawan, kawasan Pecinan Semarang menjadi destinasi wisata favorit ketika berkunjung di Kota Semarang. Selain terkenal dengan Pasar Semawis-nya, kawasan Pecinan juga terkenal dengan klentengnya. Di kawasan ini, belasan klenteng masih terawat dengan baik. Dari belasan klenteng, Klenteng Tay Kak Sie adalah klenteng terbesar yang ada di kawasan Pecinan Semarang. Klenteng Tay Kak Sie dibangun pada tahun 1746 dan saat ini masih digunakan untuk beribadah etnis Tionghoa. Tidak hanya patung Dewi Kwan Iem Po Sat, ada beberapa dewa-dewi yang bisa dipuja di klenteng ini.

Setiap menjelang Tahun Baru Imlek, pengurus Klenteng Tay Kak Sie mengadakan upacara keagamaan dan pertunjukan kesenian. Acara tersebut selalu ramai dikunjungi oleh warga kota Semarang dan sekitarnya. Di sekitar klenteng, terdapat warung Lumpia Gang Lombok. Lumpia Gang Lombok sangat populer di kalangan pencinta kuliner. Tidak jarang pembeli harus rela antri untuk mendapatkan lumpia yang legendaris ini. Klenteng Tay Kak Sie bisa menjadi pilihan destinasi wisata kuliner sekaligus wisata religi kota Semarang.

wisata religi kota semarang

Vihara Mahavira Graha

Vihara Mahavira Graha terletak di Jalan Marina Raya Kompleks VI No 1, Semarang. Vihara ini tidak jauh dari kawasan Pantai Marina. Vihara Mahavira Graha diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah, H. Mardiyanto pada tanggal 20 Desember 2003. Vihara Mahavira Graha memiliki enam lantai utama dan satu lantai bawah tanah. Selain untuk ibadah, pembangunan vihara ini juga berfungsi sebagai tempat pendidikan, pelestarian budaya, dan wisata.

Lantai satu, dua, dan enam difokuskan sebagai tempat ibadah dan pemujaan. Sedangkan di lantai lain  terdapat tempat untuk perpustakaan, meditasi, museum, dan kitab-kitab yang berisi tentang ajaran Buddha dan sejarah perkembangan Buddha di dunia. Di vihara ini terdapat ratusan patung dengan berbagai macam. Nah, Vihara Mahavira Graha bisa dijadikan sebagai destinasi wisata religi kota Semarang.

wisata religi kota semarang

Gua Maria Kerep Ambarawa

Gua Maria Kerep Ambarawa terletak di jalan utama Semarang- Yogyakarta, tepatnya di Jalan Tentara Pelajar, Kerep, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Gua Kerep bisa ditempuh dalam waktu 30-45 menit dari kota Semarang. bisa menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum. Gua Maria Kerep Ambarawa pertama kali dibangun pada tahun 1954 berdasarkan ide Romo Bernardinus Soemarno SJ.

Gua Maria Kerep Ambarawa digunakan sebagai tempat ibadah umat Katholik. Namun, penganut agama lain juga diperbolehkan untuk memasuki area Gua Maria Kerep Ambarawa. Suasana di Gua Maria Kerep Ambarawa sangat asri, tenang dan sejuk. Gua Maria Kerep Ambarawa juga dilengkapi dengan aula, ruang transit, ruang ibadah, area parkir, dan kios PKL. Kios-kios ini menjual berbagai perlengkapan ibadah, aksesoris, dan souvenir khas Gua Maria Kerep Ambarawa. Khusus bagi kalian yang beragama Katholik, Gua Maria Kerep Ambarawa bisa jadi destinasi wisata religi kota Semarang.

Mau jalan-jalan? Temukan berbagai pilihannya di sini: Paket Wisata, Hotel di Semarang  dan Paket Tour Murah

wisata religi kota semarang

Demikian beberapa destinasi wisata religi kota Semarang yang bisa dijadikan pilihan lokasi liburan ketika berkunjung ke Kota Semarang. Pada dasarnya, tempat-tempat tersebut merupakan tempat ibadah. Jadi sudah seharusnya wisatawan harus menjaga ketenangan dan ketertiban selama berada di tempat tersebut. Wisatawan juga harus menghormati setiap umat yang sedang beribadah. Jangan sampai kehadiran wisatawan malah mengganggu kekhusyukan umat yang sedang beribadah.
Wisata Religi di Kota Semarang (Bagian II)
5 (100%) 1 vote
(Visited 143 times, 1 visits today)


About

Traveller, Travel Blogger


'Wisata Religi di Kota Semarang (Bagian II)' have 1 comment

  1. February 22, 2017 @ 12:14 am SYUNAMOM

    Seru sekali, Semarang mempunyai banyak tempat ibadah yang berbeda-beda, ya semuanya kece dan bernilai sejarah

    Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool